LA Indie Movie 2026 Siap Lahirkan Sineas Baru Indonesia, Hadir dengan Konsep Visioner
Senin, 04 Mei 2026 - 10:31 WIB
loading...
LA Indie Movie kembali hadir untuk mendukung perkembangan dan kemajuan industri perfilman, setelah sempat vakum enam tahun akibat pandemi. Foto/ist
A
A
A
JAKARTA - LA Indie Movie kembali hadir untuk mendukung perkembangan dan kemajuan industri perfilman, setelah sempat vakum enam tahun akibat pandemi.
Ajang yang dimulai pada 2007 ini juga menjadi tempat berkumpul, bertukar pikiran, serta membuka jalan bagi individu yang tertarik untuk mengembangkan diri dalam perfilman Indonesia mulai dari penulis cerita dan naskah, sutradara, produser, editor, production designer, sinematografer, hingga digital creator.
Tidak saja berbagi ilmu dalam film-making workshop, juga menawarkan pengalaman unik serta peluang untuk masyarakat yang antusias membuktikan karya kreatif mereka yang tidak akan ditemukan di workshop manapun. Melalui konsep yang lebih modern dan visioner, LA Indie Movie menghadirkan tantangan baru bagi para peserta yang tertarik untuk menuangkan ide, mengasah skill serta berkreasi di dunia perfilman.
Melalui rangkaian acara yang dihadirkan, para peserta dapat mengikuti workshop, kelas-kelas inspiratif dan mentorship khusus dengan para pakar perfilman terpilih, untuk membahas cara menavigasi karier di industri perfilman nasional. Salah satu dari kontennya adalah digelarnya beberapa sesi workshop yang akan semakin berbobot dengan kehadiran para praktisi film nasional dan international.
Mulai sosok senior hingga talenta muda yang sedang naik daun, mereka akan mengupas topik bahasan menarik sekaligus berbagi pengalaman berharga yang telah mereka lalui. Pesatnya perkembangan teknologi global juga akan diulas melalui topik kecerdasan buatan (AI) yang kini telah merambah industri perfilman dan sektor konten kreatif.
“Wadah seperti LA Indie Movie sangat penting untuk regenerasi perfilman Indonesia dan juga menjadi ruang lahirnya karya dengan gagasan yang otentik dari sineas muda. Melalui rangkaian workshop dan kompetisi, wadah ini memberi bekal keterampilan dan membuka kesempatan masuk ke industri perfilman,” kata Garin Nugroho, salah satu inisiator LA Indie Movie yang telah terlibat sejak 2007.
Selain mentorship dan workshop, para finalis terpilih mendapat kesempatan untuk memproduksi film pendek impiannya dengan total hadiah hingga Rp400 juta, disertai pendampingan dari para mentor-mentor profesional untuk mendapatkan kesempatan belajar dan peluang masuk langsung ke industri film Indonesia.
“Kami berkomitmen untuk mendukung talenta kreatif Indonesia di sektor perfilman Indonesia. Sejak lebih dari 15 tahun lalu, kami bangga bisa berkontribusi mendukung dan mencetak banyak filmmaker muda Indonesia bahkan hingga sekarang ada dari mereka yang sudah berkarier secara internasional” tutur Hani Aulia dari PT Perada Swara Productions selaku perwakilan LA Indie Movie.
Selain itu, pihaknya juga akan memberikan dukungan berupa promosi film yang berhasil diproduksi di media terpilih dan memperkenalkan di festival film berskala internasional.
Sementara, LA Indie Movie akan diadakan di dua kota besar di Indonesia: Jakarta pada 13-14 Juni 2026 dan Yogyakarta pada 20-21 Juni 2026, di mana narasumber terpilih akan terlibat dalam pelatihan dan mentorship. Selain Garin Nugroho (sutradara & budayawan), ada juga Joko Anwar (sutradara), Wregas Bhanuteja (sutradara), Khozy Rizal (sutradara), Fajar Nugros (sutradara), Loeloe Hendra (sutradara), Jeihan Angga (sutradara), Odair Faleco (sutradara film AI).
Selain itu, Ifa Isfansyah (produser), Tia Hasibuan (produser), Muhammad Zaidy (produser), Asmara Abigail (aktor), Claresta Taufan (aktor), Batara Goempar (director of photography), Ical Tanjung (director of photography), Vida Sylvia (production designer), Dita Gambiro (production designer), Aline Jusria (editor), Andhy Pulung (editor), Kalvin Irawan (VFx artist) dan Upie Guava (VFx artist).
Ajang yang dimulai pada 2007 ini juga menjadi tempat berkumpul, bertukar pikiran, serta membuka jalan bagi individu yang tertarik untuk mengembangkan diri dalam perfilman Indonesia mulai dari penulis cerita dan naskah, sutradara, produser, editor, production designer, sinematografer, hingga digital creator.
Tidak saja berbagi ilmu dalam film-making workshop, juga menawarkan pengalaman unik serta peluang untuk masyarakat yang antusias membuktikan karya kreatif mereka yang tidak akan ditemukan di workshop manapun. Melalui konsep yang lebih modern dan visioner, LA Indie Movie menghadirkan tantangan baru bagi para peserta yang tertarik untuk menuangkan ide, mengasah skill serta berkreasi di dunia perfilman.
Melalui rangkaian acara yang dihadirkan, para peserta dapat mengikuti workshop, kelas-kelas inspiratif dan mentorship khusus dengan para pakar perfilman terpilih, untuk membahas cara menavigasi karier di industri perfilman nasional. Salah satu dari kontennya adalah digelarnya beberapa sesi workshop yang akan semakin berbobot dengan kehadiran para praktisi film nasional dan international.
Mulai sosok senior hingga talenta muda yang sedang naik daun, mereka akan mengupas topik bahasan menarik sekaligus berbagi pengalaman berharga yang telah mereka lalui. Pesatnya perkembangan teknologi global juga akan diulas melalui topik kecerdasan buatan (AI) yang kini telah merambah industri perfilman dan sektor konten kreatif.
“Wadah seperti LA Indie Movie sangat penting untuk regenerasi perfilman Indonesia dan juga menjadi ruang lahirnya karya dengan gagasan yang otentik dari sineas muda. Melalui rangkaian workshop dan kompetisi, wadah ini memberi bekal keterampilan dan membuka kesempatan masuk ke industri perfilman,” kata Garin Nugroho, salah satu inisiator LA Indie Movie yang telah terlibat sejak 2007.
Selain mentorship dan workshop, para finalis terpilih mendapat kesempatan untuk memproduksi film pendek impiannya dengan total hadiah hingga Rp400 juta, disertai pendampingan dari para mentor-mentor profesional untuk mendapatkan kesempatan belajar dan peluang masuk langsung ke industri film Indonesia.
“Kami berkomitmen untuk mendukung talenta kreatif Indonesia di sektor perfilman Indonesia. Sejak lebih dari 15 tahun lalu, kami bangga bisa berkontribusi mendukung dan mencetak banyak filmmaker muda Indonesia bahkan hingga sekarang ada dari mereka yang sudah berkarier secara internasional” tutur Hani Aulia dari PT Perada Swara Productions selaku perwakilan LA Indie Movie.
Selain itu, pihaknya juga akan memberikan dukungan berupa promosi film yang berhasil diproduksi di media terpilih dan memperkenalkan di festival film berskala internasional.
Sementara, LA Indie Movie akan diadakan di dua kota besar di Indonesia: Jakarta pada 13-14 Juni 2026 dan Yogyakarta pada 20-21 Juni 2026, di mana narasumber terpilih akan terlibat dalam pelatihan dan mentorship. Selain Garin Nugroho (sutradara & budayawan), ada juga Joko Anwar (sutradara), Wregas Bhanuteja (sutradara), Khozy Rizal (sutradara), Fajar Nugros (sutradara), Loeloe Hendra (sutradara), Jeihan Angga (sutradara), Odair Faleco (sutradara film AI).
Selain itu, Ifa Isfansyah (produser), Tia Hasibuan (produser), Muhammad Zaidy (produser), Asmara Abigail (aktor), Claresta Taufan (aktor), Batara Goempar (director of photography), Ical Tanjung (director of photography), Vida Sylvia (production designer), Dita Gambiro (production designer), Aline Jusria (editor), Andhy Pulung (editor), Kalvin Irawan (VFx artist) dan Upie Guava (VFx artist).
(dra)
Lihat Juga :