Tiga Hari Nyerutu Gratis, Sultan Cigar Gelar Cigarnesia di Jakarta
Selasa, 05 Mei 2026 - 20:09 WIB
loading...
PT Sejahtera Cerutu Indonesia (Sultan Cigar Indonesia) menggelar event bertajuk Cigarnesia. Foto/Dwinarto.
A
A
A
JAKARTA - PT Sejahtera Cerutu Indonesia (Sultan Cigar Indonesia) menggelar event bertajuk Cigarnesia, perayaan budaya cerutu terbuka untuk publik yang berlangsung selama tiga hari, 3 - 5 Juni 2026, di Juntos, Lotte Mall, Jalan Dr Satrio, Kuningan, Jakarta Selatan.
Kegiatan ini menjadi momentum bagi pecinta cerutu, termasuk pemula, untuk merasakan pengalaman "nyerutu" secara gratis dalam suasana santai dan eksklusif, sekaligus memperdalam pengetahuan tentang dunia cerutu.
Baca juga: Banjir Bogor dan Jakarta: Alarm Keras Transformasi Tata Kota Berbasis Air
Dalam rangkaian acara, Sultan Cigar Indonesia menghadirkan sejumlah program, antara lain edukasi cerutu yang membahas sejarah, jenis, hingga teknik menikmati cerutu, demonstrasi rolling cigar oleh para ahli (tursedor), serta free cigar experience bagi pengunjung untuk mencoba berbagai varian cerutu secara cuma-cuma.
Founder Sultan Cigar Indonesia, Frederiko Ratu Kedang atau Om Fred, mengatakan Cigarnesia bukan sekadar event biasa, melainkan upaya memperkenalkan cerutu sebagai bagian dari gaya hidup yang sarat nilai seni dan tradisi.
Kegiatan ini menjadi momentum bagi pecinta cerutu, termasuk pemula, untuk merasakan pengalaman "nyerutu" secara gratis dalam suasana santai dan eksklusif, sekaligus memperdalam pengetahuan tentang dunia cerutu.
Baca juga: Banjir Bogor dan Jakarta: Alarm Keras Transformasi Tata Kota Berbasis Air
Dalam rangkaian acara, Sultan Cigar Indonesia menghadirkan sejumlah program, antara lain edukasi cerutu yang membahas sejarah, jenis, hingga teknik menikmati cerutu, demonstrasi rolling cigar oleh para ahli (tursedor), serta free cigar experience bagi pengunjung untuk mencoba berbagai varian cerutu secara cuma-cuma.
Founder Sultan Cigar Indonesia, Frederiko Ratu Kedang atau Om Fred, mengatakan Cigarnesia bukan sekadar event biasa, melainkan upaya memperkenalkan cerutu sebagai bagian dari gaya hidup yang sarat nilai seni dan tradisi.
Lihat Juga :