Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Kamis, 07 Mei 2026 - 18:30 WIB
loading...
Demam bisa menjadi salah satu gejala hantavirus. Foto: Yahoo
A
A
A
JAKARTA - Publik tengah dihebohkan dengan penularan Hantavirus atau Virus Hanta yang terjadi di kapal pesiar MV Hondius. Penularan virus itu membuat 3 penumpang meninggal dunia.
Fenomena ini sontak membuat publik cemas. Kementerian Kesehatan RI pun melakukan pencegahan guna mengantisipasi virus masuk ke Indonesia.
Hantavirus adalah virus yang ditularkan melalui hewan pengerat, seperti tikus, dan dapat menyebabkan penyakit serius pada manusia. Penularan biasanya terjadi melalui udara yang terkontaminasi urine, kotoran, atau air liur tikus.
Baca Juga : Ahli Epidemiologi Sebut Indonesia Punya Peluang Cegah Virus Hanta, Begini Caranya
Infeksi hantavirus bisa berkembang menjadi kondisi berbahaya seperti Hantavirus Pulmonary Syndrome yang menyerang sistem pernapasan. Oleh karena itu, penting untuk mengenali gejalanya sejak dini.
Berikut lima gejala hantavirus yang perlu diwaspadai, dirangkum iNews Media Group, Kamis (7/5/2026):
1. Demam Tinggi Mendadak
Gejala awal hantavirus sering kali ditandai dengan demam tinggi yang muncul secara tiba-tiba. Suhu tubuh bisa meningkat drastis dan biasanya disertai rasa tidak nyaman pada tubuh.
2. Nyeri Otot yang Parah
Penderita sering mengalami nyeri otot, terutama di bagian paha, pinggul, punggung, dan bahu. Rasa nyeri ini bisa cukup mengganggu aktivitas sehari-hari.
Baca Juga : Waspada Virus Hanta, Menkes Budi Minta Screening ke WHO, Siapkan Rapid Test dan PCR
3. Kelelahan Ekstrem
Tubuh terasa sangat lemas dan tidak bertenaga, bahkan setelah beristirahat. Kelelahan ini menjadi salah satu tanda umum infeksi virus.
4. Gangguan Pencernaan
Beberapa penderita mengalami mual, muntah, diare, atau sakit perut. Gejala ini sering muncul di fase awal dan bisa membuat kondisi tubuh semakin melemah.
5. Sesak Napas
Gejala yang paling serius adalah kesulitan bernapas. Hal ini terjadi karena cairan mulai menumpuk di paru-paru, yang dapat berkembang menjadi kondisi darurat medis.
Fenomena ini sontak membuat publik cemas. Kementerian Kesehatan RI pun melakukan pencegahan guna mengantisipasi virus masuk ke Indonesia.
Hantavirus adalah virus yang ditularkan melalui hewan pengerat, seperti tikus, dan dapat menyebabkan penyakit serius pada manusia. Penularan biasanya terjadi melalui udara yang terkontaminasi urine, kotoran, atau air liur tikus.
Baca Juga : Ahli Epidemiologi Sebut Indonesia Punya Peluang Cegah Virus Hanta, Begini Caranya
Infeksi hantavirus bisa berkembang menjadi kondisi berbahaya seperti Hantavirus Pulmonary Syndrome yang menyerang sistem pernapasan. Oleh karena itu, penting untuk mengenali gejalanya sejak dini.
Berikut lima gejala hantavirus yang perlu diwaspadai, dirangkum iNews Media Group, Kamis (7/5/2026):
1. Demam Tinggi Mendadak
Gejala awal hantavirus sering kali ditandai dengan demam tinggi yang muncul secara tiba-tiba. Suhu tubuh bisa meningkat drastis dan biasanya disertai rasa tidak nyaman pada tubuh.
2. Nyeri Otot yang Parah
Penderita sering mengalami nyeri otot, terutama di bagian paha, pinggul, punggung, dan bahu. Rasa nyeri ini bisa cukup mengganggu aktivitas sehari-hari.
Baca Juga : Waspada Virus Hanta, Menkes Budi Minta Screening ke WHO, Siapkan Rapid Test dan PCR
3. Kelelahan Ekstrem
Tubuh terasa sangat lemas dan tidak bertenaga, bahkan setelah beristirahat. Kelelahan ini menjadi salah satu tanda umum infeksi virus.
4. Gangguan Pencernaan
Beberapa penderita mengalami mual, muntah, diare, atau sakit perut. Gejala ini sering muncul di fase awal dan bisa membuat kondisi tubuh semakin melemah.
5. Sesak Napas
Gejala yang paling serius adalah kesulitan bernapas. Hal ini terjadi karena cairan mulai menumpuk di paru-paru, yang dapat berkembang menjadi kondisi darurat medis.
(wur)
Lihat Juga :