Influencer Indonesia Curhat Alami Rasisme di Korea Selatan Viral, Warganet Ikut Geram
Senin, 11 Mei 2026 - 12:00 WIB
loading...
Bianca Kartika. Foto: Instagram
A
A
A
JAKARTA - Influencer asal Indonesia yang tinggal di Korea Selatan, Bianca Kartika baru-baru ini mengungkap pengalamannya menjadi korban rasisme . Ia membagikan kisah tersebut menjawab komentar netizen di TikTok.
Jawaban Bianca pun diposting ulang di akun X @kamarlintang dan menjadi perbincangan warganet. Dalam unggahan tersebut, Bianca menceritakan dua pengalaman yang ia alami saat bertransaksi jual beli barang second dengan warga Korea Selatan.
Pengalaman pertama saat Bianca menjual barang bekas miliknya kepada warga lokal Korea. Awalnya proses tawar-menawar berjalan lancar hingga Bianca mengirim nomor rekening.
Baca Juga : Baskara Mahendra Kena Rasisme dari KNetz, Netizen Indonesia Pasang Badan
Namun, transaksi mendadak batal setelah calon pembeli mengetahui Bianca merupakan orang asing. Tak hanya itu, Bianca juga mengalami kejadian serupa ketika ingin membeli barang second milik warga Korea Selatan.
Saat itu, Bianca sudah tiba di lokasi COD dan memberi tahu identitasnya sebagai orang asing. Namun, penjual disebut langsung membatalkan transaksi secara tiba-tiba.
“Jujur kalau buat aku pribadi, dibanding rasis yang orang-orang pikirin, menurut aku tuh lebih kayak hal-hal sederhana yang terjadi di daily life,” ujar Bianca.
Ia mengaku pengalaman diskriminasi sehari-hari seperti itu terasa menyebalkan dan menyakitkan karena terjadi terus-menerus.
“Ketika itu terjadi setiap hari, terus menerus, jujur nyebelin dan nyakitin juga sih guys,” lanjutnya.
Baca Juga : Dituding Rasis ke Budaya Arab, Sabrina Carpenter Minta Maaf
Unggahan tersebut pun langsung ramai dikomentari warganet. Banyak yang setuju bahwa warga negara Korea Selatan memang sering melakukan rasisme terhadap orang asing.
Apalagi jika orang tersebut tampak berpenampilan menggunakan hijab. Di mana langsung menandakan bahwa ia adalah orang asing.
“Pernah lihat konten orang juga di YouTube. Apalagi kalau berhijab, ada banget diskriminasinya,” tulis akun @rumah_sen***.
“Rasis ada di mana-mana, nggak kenal asal dan nggak kenal orang,” komentar akun @IamY***.
“Pernah dengar di podcast siapa gitu lupa, negeri tersebut emang paling rasis,” tulis akun @chink**.
Jawaban Bianca pun diposting ulang di akun X @kamarlintang dan menjadi perbincangan warganet. Dalam unggahan tersebut, Bianca menceritakan dua pengalaman yang ia alami saat bertransaksi jual beli barang second dengan warga Korea Selatan.
Pengalaman pertama saat Bianca menjual barang bekas miliknya kepada warga lokal Korea. Awalnya proses tawar-menawar berjalan lancar hingga Bianca mengirim nomor rekening.
Baca Juga : Baskara Mahendra Kena Rasisme dari KNetz, Netizen Indonesia Pasang Badan
Namun, transaksi mendadak batal setelah calon pembeli mengetahui Bianca merupakan orang asing. Tak hanya itu, Bianca juga mengalami kejadian serupa ketika ingin membeli barang second milik warga Korea Selatan.
Saat itu, Bianca sudah tiba di lokasi COD dan memberi tahu identitasnya sebagai orang asing. Namun, penjual disebut langsung membatalkan transaksi secara tiba-tiba.
“Jujur kalau buat aku pribadi, dibanding rasis yang orang-orang pikirin, menurut aku tuh lebih kayak hal-hal sederhana yang terjadi di daily life,” ujar Bianca.
Ia mengaku pengalaman diskriminasi sehari-hari seperti itu terasa menyebalkan dan menyakitkan karena terjadi terus-menerus.
“Ketika itu terjadi setiap hari, terus menerus, jujur nyebelin dan nyakitin juga sih guys,” lanjutnya.
Baca Juga : Dituding Rasis ke Budaya Arab, Sabrina Carpenter Minta Maaf
Unggahan tersebut pun langsung ramai dikomentari warganet. Banyak yang setuju bahwa warga negara Korea Selatan memang sering melakukan rasisme terhadap orang asing.
Apalagi jika orang tersebut tampak berpenampilan menggunakan hijab. Di mana langsung menandakan bahwa ia adalah orang asing.
“Pernah lihat konten orang juga di YouTube. Apalagi kalau berhijab, ada banget diskriminasinya,” tulis akun @rumah_sen***.
“Rasis ada di mana-mana, nggak kenal asal dan nggak kenal orang,” komentar akun @IamY***.
“Pernah dengar di podcast siapa gitu lupa, negeri tersebut emang paling rasis,” tulis akun @chink**.
(wur)
Lihat Juga :