Tren Wisata 2026: Wisatawan Indonesia Kini Pilih Destinasi Lewat 'Pengalaman Emosional' di Media Sosial

Jum'at, 15 Mei 2026 - 19:05 WIB
loading...
Tren Wisata 2026: Wisatawan...
Foto: Doc. Istimewa
A A A
JAKARTA - Perubahan perilaku wisatawan Indonesia dalam memilih destinasi luar negeri semakin terlihat sepanjang 2025–2026. Jika sebelumnya lebih mengandalkan panduan perjalanan konvensional, keputusan wisatawan nusantara untuk berlibur ke luar negeri kini lebih banyak dipengaruhi konten digital yang personal, autentik, dan bernuansa pengalaman emosional.

Tren tersebut mendorong platform gaya hidup dan media sosial berbasiskan komunitas, seperti Xiaohongshu, memperluas kolaborasi strategis dengan Singapore Tourism Board guna menangkap peluang pasar wisata Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Strategy Head, Commercial Cross-border, Xiaohongshu, Lai Sisi, mengatakan, "Konten yang dibuat kreator di media sosial kini tidak lagi hanya berfungsi sebagai panduan perjalanan wisata, namun menjadi referensi gaya hidup dan sumber inspirasi berbasiskan pengalaman nyata."

Singapura: Destinasi Favorit Wisatawan Indonesia

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, arus kunjungan wisatawan nusantara ke luar negeri mencapai sekitar 9,16 juta perjalanan sepanjang 2025, meningkat 2,45% dari tahun sebelumnya. Singapura menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan Indonesia dengan porsi sekitar 13,4% dari total perjalanan luar negeri masyarakat Indonesia.

Sementara itu, Singapore Tourism Board mencatat kunjungan wisatawan Indonesia ke Singapura mencapai sekitar 2,4 juta orang pada 2025, menjadikan Indonesia salah satu pasar wisata terbesar bagi Singapura.

"Kami berupaya membuka konektivitas penerbangan baru dari Palembang dan Belitung, serta berkolaborasi memproduksi konten, seperti dengan rumah produksi ternama di Indonesia, MD Entertainment, melalui film 'Ahlan Singapore' yang segera tayang di Netflix," ujar Melissa Ow, Chief Executive, Singapore Tourism Board, di Tourism Industry Conference 2026.

Menurut Xiaohongshu, Singapura dinilai memiliki kombinasi daya tarik yang sesuai dengan preferensi wisatawan Asia, termasuk Indonesia. Selain akses yang dekat dan konektivitas penerbangan yang kuat, Singapura dinilai konsisten menghadirkan hiburan kelas dunia, agenda olahraga internasional, wisata kuliner, hingga layanan wellnesspremium.

Dalam kerja sama strategis tersebut, Xiaohongshu dan Singapore Tourism Board akan mengembangkan pendekatan pemasaran berbasiskan data perilaku pengguna untuk memahami pola perjalanan lintasgenerasi. Fokus utama diarahkan pada empat kelompok wisatawan, yakni keluarga muda, generasi urban yang mencari pengalaman emosional, wisatawan premium yang lebih berorientasi pada gaya hidup, serta wisatawan yang bepergian bersama orang tua atau anak.

Xiaohongshu dan Singapore Tourism Board menilai masih terdapat kesenjangan besar antara tingginya pencarian informasi wisata dengan ketersediaan konten yang relevan dan autentik, khususnya untuk kebutuhan keluarga muda dan wisatawan yang menggemari pengalaman personal.

Untuk menjawab peluang tersebut, Xiaohongshu memperkenalkan strategi pemasaran tiga tahap pada 2026. Tahap pertama difokuskan pada penguatan konten berbasiskan komunitas dan preferensi pengguna. Tahap kedua diarahkan untuk memperkuat positioningmerek destinasi. Sementara, tahap ketiga menitikberatkan pada konversi konsumsi wisata melalui ekosistem digital yang terukur.

Xiaohongshu kini memiliki 520.000 kreator konten perjalanan wisata dengan lebih dari 1.000 pengikut. Kehadiran para kreator tersebut turut membentuk tren dan cara baru bagi wisatawan yang ingin merencanakan liburan, sekaligus menciptakan peluang bisnis baru bagi industri pariwisata.
(unt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Rasa Penasaran...
Dari Rasa Penasaran Menjadi Inspirasi, Inilah Kisah Hery Lain Sisi
Aripat Melangkah ke...
Aripat Melangkah ke Fase Baru Bersama Residivis Creative
Bajak Film dan Konten...
Bajak Film dan Konten Ilegal, Awas Bisa Dipenjara 10 Tahun dan Denda Rp4 Miliar!
Vision+ Ungkap Pembajakan...
Vision+ Ungkap Pembajakan Film Rugikan Industri Kreatif hingga Rp30 Triliun
Diajarin Mancing Sekali,...
Diajarin Mancing Sekali, Langsung Dapet Ikan? Begini Lucunya Azia Riza di Pemancingan
Ini Negara di Asia yang...
Ini Negara di Asia yang Paling Diminati Wisatawan Indonesia
Pacu Daya Saing Pariwisata,...
Pacu Daya Saing Pariwisata, Kemenpar Dorong Kebijakan Bebas Visa Kunjungan
Menpar Widiyanti Pamer...
Menpar Widiyanti Pamer Sumbangan Sektor Pariwisata ke Pertumbuhan Ekonomi, Sebesar Apa?
AMSI Ungkap Fenomena...
AMSI Ungkap Fenomena AI Crawler Jadi Tekanan Baru Industri Media
Rekomendasi
HUT ke-118, Ikatan Notaris...
HUT ke-118, Ikatan Notaris Indonesia Dorong Penegakan Etik dan Adaptasi Digital
Benedetto Vigna: Jika...
Benedetto Vigna: Jika Mobil Otonom Bisa Mengemudi Sendiri, Mengapa Membeli Ferrari
Sepatu Pink Jadi Tren...
Sepatu Pink Jadi Tren di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Kasus Hanania Travel:...
Kasus Hanania Travel: 16 Influencer Diperiksa, Rp110 Juta Uang Saku Disita Polisi
Meidra Idol Ternyata...
Meidra Idol Ternyata Tomboy dan Belum Pernah Pacaran
Bukan Cuma Jago Nyanyi,...
Bukan Cuma Jago Nyanyi, Meidra Idol Ternyata Pernah Terjun ke Dunia Kapal Tanker
Rayakan 70 Juta Streaming...
Rayakan 70 Juta Streaming Masa Ini, Nanti, dan Masa Indah Lainnya, Nuca Adakan 'LAGI Sama Nuca
Rekomendasi Judul Microdrama...
Rekomendasi Judul Microdrama China di V+Short, Ceritanya Singkat tapi Bikin Nagih
Raisa Diduga Jalan Bareng...
Raisa Diduga Jalan Bareng Chef Asal Prancis di Tokyo, Netizen Bahas Finansial sang Pria
Infografis
19 Kampus Indonesia...
19 Kampus Indonesia yang Peringkat Dunianya Melonjak di QS WUR 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved