Konflik Timur Tengah Ancam Pariwisata RI, Kemenpar Buka Pasar Baru di Asia dan Oceania
Kamis, 21 Mei 2026 - 12:53 WIB
loading...
A
A
A
“Pencapain ini terus kami jaga momentumnya di tengah situasi sektor pariwisata yang masih dinamis dan penuh tantangan. Mulai dari dinamika geopolitik di Timur Tengah dan juga tekanan ekonomi global hingga perubahan perilaku wisatawan. Jadi, situasi ini tidak hanya menuntut kita untuk mampu bertahan tetapi juga bertransformasi secara tangguh dan adaptif,” ucap dia.
Apalagi tren pariwisata global saat ini terus menuntut digitalisasi pengalaman wisata yang unik, personal dan berkualitas tinggi dan berkelanjutan.
“Praktik pariwisata yang berkelanjutan ini juga kita perlu siasat. satu bersama bukan hanya dari pusat, tetapi di daerah juga dengan asosiasi dan pelaku industri pariwisata. Dan situasi ini juga membuat kita harus bekerja keras dan kami memiliki lima program unggulan di lingkungan pariwisata tahun 2026,” pungkas dia.
Apalagi tren pariwisata global saat ini terus menuntut digitalisasi pengalaman wisata yang unik, personal dan berkualitas tinggi dan berkelanjutan.
“Praktik pariwisata yang berkelanjutan ini juga kita perlu siasat. satu bersama bukan hanya dari pusat, tetapi di daerah juga dengan asosiasi dan pelaku industri pariwisata. Dan situasi ini juga membuat kita harus bekerja keras dan kami memiliki lima program unggulan di lingkungan pariwisata tahun 2026,” pungkas dia.
(wur)
Lihat Juga :