10-15 Persen Pasangan Usia Subur Alami Infertilitas, Wamenkes Dante Buka Suara
Minggu, 31 Mei 2026 - 09:30 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga : Coba Segala Cara tapi Belum Hamil? Awas Indikasi Awal Kemandulan
“Pernahkah kita membayangkan betapa beratnya perjalanan sepasang suami istri yang datang ke klinik fertilitas? Mereka datang bukan untuk berobat dari sakit fisik, tetapi memperjuangkan sebuah kehidupan yang belum hadir. Di sinilah layanan fertilitas berbeda, yang kita rawat bukan hanya tubuh, tetapi juga jiwa dan harapan,” tambah dia.
Di Indonesia sendiri saat ini memiliki beberapa layanan fertilitas seperti Reproduksi Berbantu (TRB) atau bayi tabung (In Vitro Fertilization/IVF). Pelayanan tersebut telah meningkat secara nasional di 59 rumah sakit di 15 provinsi dengan pelayanan yang sudah mengantongi izin.
Salah satunya adalah RSCM melalui Klinik Yasmin dengan delapan layanan utama. Seperti infertilitas dan bayi tabung (Yasmin IVF), gangguan haid, endometriosis, sindrom ovarium polikistik (PCOS), keguguran berulang, ginekologi remaja, menopause, hingga preservasi fertilitas.
Adanya berbagai fasilitas tersebut diharapkan dapat menghadirkan layanan fertilitas yang lebih dekat, humanis, dan berbasis teknologi modern bagi masyarakat Indonesia. Sehingga bisa membantu lebih banyak pasangan yang mengalami infertilitas.
“Pernahkah kita membayangkan betapa beratnya perjalanan sepasang suami istri yang datang ke klinik fertilitas? Mereka datang bukan untuk berobat dari sakit fisik, tetapi memperjuangkan sebuah kehidupan yang belum hadir. Di sinilah layanan fertilitas berbeda, yang kita rawat bukan hanya tubuh, tetapi juga jiwa dan harapan,” tambah dia.
Di Indonesia sendiri saat ini memiliki beberapa layanan fertilitas seperti Reproduksi Berbantu (TRB) atau bayi tabung (In Vitro Fertilization/IVF). Pelayanan tersebut telah meningkat secara nasional di 59 rumah sakit di 15 provinsi dengan pelayanan yang sudah mengantongi izin.
Salah satunya adalah RSCM melalui Klinik Yasmin dengan delapan layanan utama. Seperti infertilitas dan bayi tabung (Yasmin IVF), gangguan haid, endometriosis, sindrom ovarium polikistik (PCOS), keguguran berulang, ginekologi remaja, menopause, hingga preservasi fertilitas.
Adanya berbagai fasilitas tersebut diharapkan dapat menghadirkan layanan fertilitas yang lebih dekat, humanis, dan berbasis teknologi modern bagi masyarakat Indonesia. Sehingga bisa membantu lebih banyak pasangan yang mengalami infertilitas.
(wur)
Lihat Juga :