Album Baru Slank Republik Fufu Fafa Resmi Meluncur, Sarat Kritik Sosial

Jum'at, 05 Juni 2026 - 19:20 WIB
loading...
Album Baru Slank Republik...
Slank kembali menggebrak panggung musik Tanah Air dengan album terbaru bertajuk Republik Fufu Fafa. Foto/Ravie Mulia Wardani.
A A A
JAKARTA - Grup band legendaris, Slank , kembali menggebrak panggung musik Tanah Air dengan album terbaru yang sarat akan kritik sosial. Bertajuk "Republik Fufu Fafa", album ini menjadi manifestasi kegelisahan Bimbim cs terhadap kondisi bangsa saat ini.

Melalui konferensi persnya di Markas Slank, Jalan Potlot, Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (5/6/2026), sang musisi yang tampil dengan formasi lengkap yakni Bimbim, Kaka, Abdee, Ridho, dan Ivanka membedah isi album yang diklaim sebagai salah satu karya paling idealis mereka.

Baca juga: Hari Terakhir Java Jazz 2026 Pecah! Slank dan Daniel Caesar Bikin Penonton Membludak

Pentolan Slank, Bimbim mengungkapkan bahwa dalam album ini mereka sengaja mengeluarkan peluru-peluru tajam lewat judul lagu yang provokatif seperti PPN 12%, Rakus, hingga Republik Fufu Fafa.

"Kita kalau ngeluarin album, kita keluarin lagu-lagu yang idealis-idealis dulu ya. Ada Republik Fufu Fafa, PPN 12%, Alarm, hingga Nusantaraku," ujar Bimbim.

Baca juga: Kaka Slank Tampil Enerjik di Java Jazz Festival 2026

Bimbim menjelaskan bahwa proses penggarapan album ini dilakukan secara intensif di studio milik Ridho, Fat Five Studio, tepat pada momen bulan suci Ramadan tahun 2025 lalu.

Suasana puasa ternyata memberikan energi tersendiri bagi para personel untuk tetap fokus berkarya.

Bimbim mengklaim tak ada yang berubah dari segi musikalitas Slank sejak awal terbentuk hingga hari ini, termasuk soal lirik yang memuat kritik sosial.

Ia menilai bahwa hal tersebut sebagai resep dan benang merah Slank yang tak lekang oleh waktu.

"Slank nggak ke mana-mana. Kita selalu percaya don't change the winning team. Bahwa kita punya formula, kita punya resep ya. Kayak Restoran Padang kan dari zaman kapan nggak berubah-berubah," tuturnya.

Senada dengan Bimbim, sang vokalis Kaka menyebut ada aura yang berbeda ketika mereka merekam lagu dalam keadaan menahan lapar dan dahaga.

"Kalau kata orang, kondisi orang lagi puasa tuh fokusnya memang lebih tajam. Jadi makanya album ini, ya lu mesti denger deh. Bagus karena ngerjainnya lagi puasa," tutur Kaka.

Tak hanya soal politik dan pajak, Slank juga menyisipkan kritik pedas mengenai isu korupsi dan kerakusan melalui lagu berjudul Rakus.

Bimbim menyebut tontonan harian masyarakat mengenai skandal korupsi menjadi inspirasi utama.

"Lagu Rakus, itu juga soal kritik. Sebenarnya kita kan di hari-hari ini dikasih tontonan tentang korupsi ya. Korupsi kan base-nya emang lu merasa kurang aja sampai lu akhirnya butuh untuk korupsi gitu," tegas Bimbim.

Selain bicara soal isu sosial, album ini juga menjadi momen emosional bagi Bimbim. Ia menciptakan lagu berjudul Papa Sick sebagai penghormatan untuk sang ayah, yang digarap tepat sebelum sang ibunda, Bunda Iffet, tutup usia.

Sementara itu, dari sisi lingkungan, gitaris Abdee Negara memberikan peringatan keras. Bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Abdee menyoroti perilaku para elit dan oligarki yang dianggap merusak alam demi investasi.

"Semoga para elit yang berkuasa bisa membuka telinga mendengar dan melakukan perubahan. Kalau nggak, kita sudah di ambang kehancuran. Harapannya semoga kita mulai hari ini ke depan menjadi lebih baik," tutup Abdee Negara.

Sebagai informasi, Slank juga memilih merilis album ini dalam bentuk fisik berupa kaset, CD dan piringan hitam dalam jumlah terbatas.

Langlah itu dilakukan demi memenuhi permintaan para kolektor dan Slankers dari lintas generasi yang ingin menyimpan rilisan fisik sang idola.

Berisi 10 lagu, album Republik Fufu Fafa bisa didengarkan diseluruh platform musik digital tepat pada Sabtu, 6 Juni 2026 pukul 00.00 WIB.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah 18 Tahun Dee...
Setelah 18 Tahun Dee Lestari Akhirnya Rilis Album Lagi, Mendiang Suami Jadi Alasan
Hari Terakhir Java Jazz...
Hari Terakhir Java Jazz 2026 Pecah! Slank dan Daniel Caesar Bikin Penonton Membludak
Slank dan Margie Segers...
Slank dan Margie Segers Duet di Java Jazz Festival 2026, Penonton Dibuat Terpukau
Slank Bakal Tampil Beda...
Slank Bakal Tampil Beda di Java Jazz Festival 2026, Lagu-lagu Dirombak Total
Idgitaf Siap Rilis Album...
Idgitaf Siap Rilis Album Kedua, Lagu Yuk Pulang dan Mendung Bikin Fans Tak Sabar
Usai Rilis Rabun Jauh,...
Usai Rilis 'Rabun Jauh', Bernadya Langsung Siapkan Album Kedua ‘Semoga Hanya di Mimpi’
Kaka Slank Tampil Enerjik...
Kaka Slank Tampil Enerjik di Java Jazz Festival 2026
Konser Slank Bersama...
Konser Slank Bersama HS di Palembang Momen Romantisme Owner Haji Suryo
Konser HS Slank Malang...
Konser HS Slank Malang Pecah, Puluhan Ribu Penonton Serbu Lapangan Rampal
Rekomendasi
Jokowi Hadiri HUT Ke-80...
Jokowi Hadiri HUT Ke-80 Bhayangkara di Cikeas
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Berita Terkini
Sunscreen Ringan Jadi...
Sunscreen Ringan Jadi Pilihan Perlindungan Kulit Harian di Iklim Tropis
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
GSDC 2026 di ICE BSD...
GSDC 2026 di ICE BSD Perkuat Posisi Indonesia dalam Industri MICE Berkelanjutan
Usia 30-an Lutut Mulai...
Usia 30-an Lutut Mulai Rewel? Mengapa Welmove Bukan Hanya Suplemen untuk Orang Tua
My Devil President:...
My Devil President: Microdrama CEO yang Penuh Plot Twist
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Swift Vows Love Story Unfolds di V+Short, Kisah Cinta CEO
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved