Tak Suka Film Horor, Rano Karno Nonton 'Ghost in the Cell' karena Dibujuk Istri

Minggu, 07 Juni 2026 - 18:29 WIB
loading...
Tak Suka Film Horor,...
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menghadiri acara nonton bareng film Ghost in the Cell di Jakarta, Minggu (7/6/2026). Foto: IMG/Danandaya Arya Putra
A A A
JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengaku sempat berdebat dengan sang istri sebelum menghadiri acara nonton bareng film Ghost in the Cell di Jakarta, Minggu (7/6/2026). Meski dikenal bukan penggemar film horor, rasa penasaran terhadap karya sutradara Joko Anwar akhirnya membuatnya tak ingin melewatkan film yang telah ditonton jutaan orang tersebut.

Sebelum menonton film Ghost in the Cell, Rano mengaku sempat berdebat dengan istrinya. Ia juga didesak agar segera mungkin menonton film buatan Joko Anwar itu.

"Saya sebelum berangkat ke sini berdebat dengan istri saya, karena dia (istri Rano) sudah nonton film ini. Saya jujur salah satu orang yang tidak suka filmnya Joko, tidak suka karena membuat saya ingin nonton filmnya," kata Rano kepada wartawan, Minggu (7/6/2026).

Baca Juga : Joko Anwar Berani Kritik Pemerintah di 'Ghost in The Cell', Ini Alasannya!

Rano mengaku tidak terlalu menyukai film horor karena merasa dirinya penakut. Namun karena film tersebut disutradarai oleh Joko Anwar hal tersebut justru membuatnya menjadi penasaran.

"Pertama kali saya nonton yaitu Penyerbuan Bukit Duri. Luar biasa. Film ini, saya termasuk orang yang nggak suka horor. Penakut saya. Tapi istri saya bilang, 'Nggak, filmnya lucu', Apalagi ada Aming kan," ucapnya.

Di sisi lain ia menyebut bahwa Ghost in the Cell telah mencatat prestasi membanggakan dengan meraih hampir 3,5 juta penonton sejak tayang pada 16 April. Tak hanya sukses di dalam negeri, film tersebut juga berhasil menembus pasar internasional.

"Yang luar biasa ini juga mencatat pencapaian internasional dengan hak distribusi telah terjual di 148 negara, ini prestasi yang luar biasa," sambungnya.

Baca Juga : 'Ghost in the Cell' Karya Joko Anwar Tembus 86 Negara sebelum Tayang di Indonesia

Sementara itu, Kepala BKN PDIP Once Mekel, menjelaskan bahwa acara nobar ini merupakan bentuk apresiasi terhadap karya anak bangsa sekaligus menjaga api semangat ide-ide Bung Karno. Dia menegaskan pentingnya kebudayaan yang mengakar dari kehidupan masyarakat.

“Kulturanesia ini adalah satu komunitas yang dibentuk oleh BKN untuk satu gerakan. Pertama, agar kita mengapresiasi dan mendukung kesenian dan kebudayaan. Juga dalam konteks sebagai satu gerakan sesuai dengan amanat dari Bung Karno, bahwa kebudayaan harus mengakar dari kehidupan masyarakat Indonesia dan juga harus menginspirasi kita semua menjadi sumber kekuatan persatuan dan juga mengangkat harkat dan martabat kita sebagai bangsa," kata Once.

Lebih lanjut, Once menyampaikan bahwa bulan ini menjadi momen peringatan kelahiran Bung Karno pada 6 Juni 1901. Menurutnya, peringatan ini bukan sekadar mengenang masa lalu.

“Kita ingin supaya kita selalu diingatkan, bukan hanya untuk memperingati kehidupan dari Bung Karno tapi juga kita sama-sama menjaga api semangatnya, ide gagasan dari Bung Karno yang tidak akan pernah mati," tuturnya.
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kisah Viral Pemikat...
Kisah Viral Pemikat Jiwa di X Diangkat ke Layar Lebar, Cerita Cinta Berujung Petaka
Jirayut Debut Akting...
Jirayut Debut Akting di Film Cek Kodham, Akui Sempat Tak Percaya Diri
Industri Perfilman Indonesia...
Industri Perfilman Indonesia Masuki Era Baru Pendanaan Digital, Puluhan Proyek Film Siap Dikembangkan
Film Tanah Runtuh Karya...
Film Tanah Runtuh Karya Denny Siregar Soroti Konflik Poso dan Ikatan Keluarga
Didukung BNN, Sarah...
Didukung BNN, Sarah Sechan Cegah Narkotika Masuk Dunia Anak lewat Film Maju
Berangkat dari Kisah...
Berangkat dari Kisah Viral, Cerita Lila Menjelma Jadi Horor Layar Lebar
HUT ke-499, Pramono-Rano...
HUT ke-499, Pramono-Rano Resmi Luncurkan Logo 5 Abad Jakarta
Diiringi Tanjidor, Pramono...
Diiringi Tanjidor, Pramono Anung dan Rano Karno Hadiri Malam Perayaan HUT ke-499 Jakarta
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
Rekomendasi
Perkuat Ekonomi Rakyat,...
Perkuat Ekonomi Rakyat, BSI Apresiasi Penempatan SAL untuk Pembiayaan Produktif
Jelang Hari Bhayangkara,...
Jelang Hari Bhayangkara, Polri Gelar Doa Bersama Lintas Agama
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
Berita Terkini
Sunscreen Ringan Jadi...
Sunscreen Ringan Jadi Pilihan Perlindungan Kulit Harian di Iklim Tropis
Mencicipi Lima Abad...
Mencicipi Lima Abad Jakarta dari Meja Makan, Warisan Kuliner Peranakan di Kota Tua
GSDC 2026 di ICE BSD...
GSDC 2026 di ICE BSD Perkuat Posisi Indonesia dalam Industri MICE Berkelanjutan
Usia 30-an Lutut Mulai...
Usia 30-an Lutut Mulai Rewel? Mengapa Welmove Bukan Hanya Suplemen untuk Orang Tua
My Devil President:...
My Devil President: Microdrama CEO yang Penuh Plot Twist
Sinopsis Microdrama...
Sinopsis Microdrama Swift Vows Love Story Unfolds di V+Short, Kisah Cinta CEO
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved