Pembuktian Irish Bella jadi Produser di Film Horor Dosa, Tayang 11 Juni
Senin, 08 Juni 2026 - 18:53 WIB
loading...
A
A
A
Produser Reza Aditya menjelaskan bahwa Dosa menjadi langkah awal HAS Pictures dan HAS Creative dalam memasuki industri film layar lebar setelah sebelumnya dikenal lewat dunia podcast dan konten digital di bawah HAS Creative.
“Kami yakin dengan genre film horor, karya perdana kami bisa diterima masyarakat. Karena film horor potensinya besar,” kata Reza.
Revaldo mengatakan film DOSA menjadi refleksi untuk dirinya sendiri. “Nonton film ini seperti berkaca. Kita semua pernah melakukan dosa,” katanya.
Kisahnya dimulai dari Bima (Riza Irsyadillah) dan istrinya, Ersya (Ratu Sofya), nekat berangkat ke luar kota meski sang ibu, Nungki (Dominique Sanda), telah melarang karena firasat buruk. Ersya bahkan tega mencekoki Nungki dengan obat tidur. Namun, perjalanan itu berubah menjadi petaka saat mobil mereka mengalami kecelakaan hebat di wilayah perbukitan akibat berpapasan dengan Nanang (Revaldo), seorang supir truk ugal-ugalan. Terdampar dalam kondisi luka-luka, Bima dan Ersya terpaksa bermalam di sebuah hotel tua misterius yang dijaga oleh resepsionis dingin bernama Sheren (Jennifer Eve).
Pencarian bantuan itu justru mengantar Bima dan Ersya pada serangkaian kejadian teror yang mengaburkan batas antara realita dan mimpi buruk. Di hotel tersebut, mereka tidak hanya bertemu kembali dengan Nanang, tetapi juga mulai dihantui oleh penampakan mengerikan dan pesan-pesan misterius yang mengarah pada dosa masa lalu. Semakin Bima berusaha menyelamatkan istrinya dari siksaan sosok algojo tak kasat mata, kaitan antara kecelakaan, hotel, dan rahasia kelam mereka, semakin terungkap jelas. Kejadian-kejadian mencekam ini perlahan menyeret mereka pada kenyataan pahit bahwa tidak ada jalan kembali bagi jiwa yang sudah terjerat ganjaran dosanya sendiri.
“Kami yakin dengan genre film horor, karya perdana kami bisa diterima masyarakat. Karena film horor potensinya besar,” kata Reza.
Revaldo mengatakan film DOSA menjadi refleksi untuk dirinya sendiri. “Nonton film ini seperti berkaca. Kita semua pernah melakukan dosa,” katanya.
Kisahnya dimulai dari Bima (Riza Irsyadillah) dan istrinya, Ersya (Ratu Sofya), nekat berangkat ke luar kota meski sang ibu, Nungki (Dominique Sanda), telah melarang karena firasat buruk. Ersya bahkan tega mencekoki Nungki dengan obat tidur. Namun, perjalanan itu berubah menjadi petaka saat mobil mereka mengalami kecelakaan hebat di wilayah perbukitan akibat berpapasan dengan Nanang (Revaldo), seorang supir truk ugal-ugalan. Terdampar dalam kondisi luka-luka, Bima dan Ersya terpaksa bermalam di sebuah hotel tua misterius yang dijaga oleh resepsionis dingin bernama Sheren (Jennifer Eve).
Pencarian bantuan itu justru mengantar Bima dan Ersya pada serangkaian kejadian teror yang mengaburkan batas antara realita dan mimpi buruk. Di hotel tersebut, mereka tidak hanya bertemu kembali dengan Nanang, tetapi juga mulai dihantui oleh penampakan mengerikan dan pesan-pesan misterius yang mengarah pada dosa masa lalu. Semakin Bima berusaha menyelamatkan istrinya dari siksaan sosok algojo tak kasat mata, kaitan antara kecelakaan, hotel, dan rahasia kelam mereka, semakin terungkap jelas. Kejadian-kejadian mencekam ini perlahan menyeret mereka pada kenyataan pahit bahwa tidak ada jalan kembali bagi jiwa yang sudah terjerat ganjaran dosanya sendiri.
(dra)
Lihat Juga :