Inovasi Layanan Ortopedi Dorong Pemulihan Pasien Lebih Cepat dan Terarah
Selasa, 09 Juni 2026 - 08:25 WIB
loading...
A
A
A
“Kami ingin masyarakat semakin mengenal Siloam Hospitals Mampang sebagai rumah sakit premium dengan layanan orthopaedi yang kuat, lengkap, dan menyeluruh. Kehadiran dr. Peter Gifford dari Brisbane, Australia, bersama para pembicara nasional membuka ruang transfer knowledge yang berharga agar layanan kami terus berkembang sesuai kebutuhan pasien,” ujar Ratih.
Sebagai bagian dari penguatan layanan, pendekatan ortopedi terintegrasi dilakukan mulai dari pemeriksaan awal, diagnosis, pemilihan terapi, tindakan medis, hingga rehabilitasi. Proses ini melibatkan kolaborasi dokter spesialis ortopedi, rehabilitasi medik, radiologi, anestesi, keperawatan, fisioterapis, serta tenaga kesehatan lainnya.
Layanan tersebut juga didukung fasilitas diagnostik, radiologi, sports performance center, kamar operasi modern, robotic-assisted surgery, navigasi bedah, prosedur minimal invasif, hingga regenerative medicine seperti stem cell dan orthobiologics. Teknologi ini digunakan untuk membantu meningkatkan presisi tindakan serta menyesuaikan perawatan dengan kebutuhan pasien.
Founder Siloam Hospitals Mampang, Prof. Dr. dr. Andri M. T. Lubis, Sp.OT, Subsp.CO(K), menilai perkembangan teknologi ortopedi perlu diterapkan secara tepat agar memberi manfaat nyata bagi pasien.
“Melalui Siloam Orthovolution 2026, kami ingin membangun ruang pembelajaran yang ilmiah dan aplikatif, agar inovasi dalam teknologi, teknik operasi, dan pemulihan pasien dapat diterapkan secara tepat,” ujar Prof. Andri.
Founder Siloam Hospitals Mampang, dr. Henry Suhendra, Sp.OT, Subsp.CO(K), menambahkan bahwa penanganan masalah tulang dan sendi tidak selalu harus berakhir dengan operasi. Menurutnya, terapi konservatif dan rehabilitasi tetap memiliki peran penting dalam perjalanan pemulihan pasien.
Sebagai bagian dari penguatan layanan, pendekatan ortopedi terintegrasi dilakukan mulai dari pemeriksaan awal, diagnosis, pemilihan terapi, tindakan medis, hingga rehabilitasi. Proses ini melibatkan kolaborasi dokter spesialis ortopedi, rehabilitasi medik, radiologi, anestesi, keperawatan, fisioterapis, serta tenaga kesehatan lainnya.
Layanan tersebut juga didukung fasilitas diagnostik, radiologi, sports performance center, kamar operasi modern, robotic-assisted surgery, navigasi bedah, prosedur minimal invasif, hingga regenerative medicine seperti stem cell dan orthobiologics. Teknologi ini digunakan untuk membantu meningkatkan presisi tindakan serta menyesuaikan perawatan dengan kebutuhan pasien.
Founder Siloam Hospitals Mampang, Prof. Dr. dr. Andri M. T. Lubis, Sp.OT, Subsp.CO(K), menilai perkembangan teknologi ortopedi perlu diterapkan secara tepat agar memberi manfaat nyata bagi pasien.
“Melalui Siloam Orthovolution 2026, kami ingin membangun ruang pembelajaran yang ilmiah dan aplikatif, agar inovasi dalam teknologi, teknik operasi, dan pemulihan pasien dapat diterapkan secara tepat,” ujar Prof. Andri.
Founder Siloam Hospitals Mampang, dr. Henry Suhendra, Sp.OT, Subsp.CO(K), menambahkan bahwa penanganan masalah tulang dan sendi tidak selalu harus berakhir dengan operasi. Menurutnya, terapi konservatif dan rehabilitasi tetap memiliki peran penting dalam perjalanan pemulihan pasien.
Lihat Juga :