Pria Mudah Lelah dan Mengantuk Meski Cukup Tidur? Bisa Jadi Tanda Testosteron Rendah
Minggu, 21 Juni 2026 - 07:43 WIB
loading...
Pria yang terus merasa mengantuk dan lelah bisa jadi tanda testoteron rendah. Foto: Geolong Health
A
A
A
JAKARTA - Sebagai seorang pria, pernahkah kamu merasa mudah lelah, cepat mengantuk dan tidak fokus saat siang hari atau bekerja? Padahal kamu merasa istirahat kamu cukup. Hati-hati, kondisi tersebut tidak boleh disepelekan.
Dokter spesialis andrologi sekaligus influencer kesehatan, dr. Jefry Tribowo dalam unggahan di channel YouTube miliknya mengungkapkan bahwa gejala-gejala tersebut bisa menjadi penanda awal terjadinya penurunan hormon testosteron pada pria.
Ia menyebut, seorang pria dengan kadar testosteron rendah biasanya akan merasakan rasa lelah yang persisten. Kondisi ini secara signifikan menurunkan produktivitas pria dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga : Jangan Kebanyakan! Makanan Ini Bisa Bikin Fungsi Seksual Pria Menurun
"Kalau dulu pada siang hari dia bisa bekerja produktif, namun belakangan ini terasa kalau siang itu justru mengantuk dan kemampuan bekerjanya mulai menurun,” kata dr. Jefry, dikutip Sabtu (20/6/2026).
Selain kelelahan fisik, penurunan kadar hormon ini juga berdampak pada fungsi kognitif. Dr. Jefry menyebutkan bahwa banyak pria merasa kemampuan berpikir mereka menurun atau sering dikenal sebagai *brain fog*.
"Selain itu, dia juga akan merasakan kalau setiap kali bekerja, itu perasaannya kurang fokus, gampang terdistraksi, bahkan dia ngerasa kalau kemampuan berpikirnya ini tidak sejernih dulu atau istilahnya dikenal dengan brain fog," ucap dia.
Hal yang lebih mengkhawatirkan, kelelahan ini seringkali tidak hilang meskipun pria tersebut telah beristirahat. Kondisi ini sering memicu frustasi karena mereka merasa ada perubahan drastis pada kebugaran tubuhnya sendiri.
Baca Juga : 7 Manfaat Daun Kelor untuk Pria, Bisa Tingkatkan Kualitas Sperma
“Uniknya lagi ya, pada seseorang yang hormon testosteronnya rendah, selama apapun dia sudah melakukan istirahat, anehnya dia tetap ngerasain badannya ini tetap mudah capek dan lelah yang sering mengakibatkan seorang pria akhirnya menjadi frustasi karena dia merasa dirinya sangat berubah sekali,” tutur dr. Jefry.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa rasa lelah akibat hormon testosteron yang rendah itu dipengaruhi oleh peran hormon testosteron dalam memproduksi sel darah merah.
"Kenapa testosteron rendah ini bisa mengakibatkan tubuh kita mulai lelah? Salah satu penyebabnya adalah karena hormon testosteron ini juga berperan penting untuk produksi sel darah merah," tamba dia.
Ketika kadar testosteron rendah, pria lebih rentan mengalami anemia atau kurang darah tanpa penyebab yang jelas. Kondisi ini menyebabkan suplai oksigen ke jaringan tubuh menjadi tidak optimal, yang akhirnya berujung pada rasa lelah dan kantuk yang terus-menerus.
“Karena sel darah merahnya ini rendah, otomatis suplai oksigen di jaringannya pun menjadi kurang optimal, sehingga badannya menjadi mudah capek dan mengantuk. Itulah mengapa sebaiknya, kalau kita merasakan ya gampang lelah, sebaiknya jangan sepelekan,” pungkas dia
Dokter spesialis andrologi sekaligus influencer kesehatan, dr. Jefry Tribowo dalam unggahan di channel YouTube miliknya mengungkapkan bahwa gejala-gejala tersebut bisa menjadi penanda awal terjadinya penurunan hormon testosteron pada pria.
Ia menyebut, seorang pria dengan kadar testosteron rendah biasanya akan merasakan rasa lelah yang persisten. Kondisi ini secara signifikan menurunkan produktivitas pria dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga : Jangan Kebanyakan! Makanan Ini Bisa Bikin Fungsi Seksual Pria Menurun
"Kalau dulu pada siang hari dia bisa bekerja produktif, namun belakangan ini terasa kalau siang itu justru mengantuk dan kemampuan bekerjanya mulai menurun,” kata dr. Jefry, dikutip Sabtu (20/6/2026).
Selain kelelahan fisik, penurunan kadar hormon ini juga berdampak pada fungsi kognitif. Dr. Jefry menyebutkan bahwa banyak pria merasa kemampuan berpikir mereka menurun atau sering dikenal sebagai *brain fog*.
"Selain itu, dia juga akan merasakan kalau setiap kali bekerja, itu perasaannya kurang fokus, gampang terdistraksi, bahkan dia ngerasa kalau kemampuan berpikirnya ini tidak sejernih dulu atau istilahnya dikenal dengan brain fog," ucap dia.
Hal yang lebih mengkhawatirkan, kelelahan ini seringkali tidak hilang meskipun pria tersebut telah beristirahat. Kondisi ini sering memicu frustasi karena mereka merasa ada perubahan drastis pada kebugaran tubuhnya sendiri.
Baca Juga : 7 Manfaat Daun Kelor untuk Pria, Bisa Tingkatkan Kualitas Sperma
“Uniknya lagi ya, pada seseorang yang hormon testosteronnya rendah, selama apapun dia sudah melakukan istirahat, anehnya dia tetap ngerasain badannya ini tetap mudah capek dan lelah yang sering mengakibatkan seorang pria akhirnya menjadi frustasi karena dia merasa dirinya sangat berubah sekali,” tutur dr. Jefry.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa rasa lelah akibat hormon testosteron yang rendah itu dipengaruhi oleh peran hormon testosteron dalam memproduksi sel darah merah.
"Kenapa testosteron rendah ini bisa mengakibatkan tubuh kita mulai lelah? Salah satu penyebabnya adalah karena hormon testosteron ini juga berperan penting untuk produksi sel darah merah," tamba dia.
Ketika kadar testosteron rendah, pria lebih rentan mengalami anemia atau kurang darah tanpa penyebab yang jelas. Kondisi ini menyebabkan suplai oksigen ke jaringan tubuh menjadi tidak optimal, yang akhirnya berujung pada rasa lelah dan kantuk yang terus-menerus.
“Karena sel darah merahnya ini rendah, otomatis suplai oksigen di jaringannya pun menjadi kurang optimal, sehingga badannya menjadi mudah capek dan mengantuk. Itulah mengapa sebaiknya, kalau kita merasakan ya gampang lelah, sebaiknya jangan sepelekan,” pungkas dia
(wur)
Lihat Juga :