7 Tips Konten Review Produk agar Viral dan Dilirik Brand ala Dannisa Utami
Senin, 22 Juni 2026 - 14:12 WIB
loading...
A
A
A
2. Review Jangan Terlalu Formal
Dannisa menekankan bahwa audiens lebih suka konten yang terasa natural dan seperti cerita, bukan seperti iklan.
Gaya bahasa yang santai membuat penonton lebih mudah terhubung dengan konten.
3. Tampilkan Produk dalam Situasi Nyata
Produk akan lebih menarik jika digunakan langsung dalam aktivitas sehari-hari, bukan hanya diperlihatkan secara statis.
Hal ini membuat penonton lebih mudah membayangkan manfaatnya.
4. Jujur Lebih Penting dari Sekadar Terlihat Sempurna
Kejujuran menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan audiens. Menurut Dannisa, tidak perlu selalu memuji produk secara berlebihan.
“Kalau memang bagus bilang bagus, kalau ada kurangnya juga bilang jujur,” katanya.
Baca Juga : Sukses Bangun Personal Branding, Kreator M. Ridho Bagikan Strategi Konten Visual Estetik
5. Storytelling Lebih Kuat dari Fitur Produk
Alih-alih hanya menjelaskan spesifikasi, konten akan lebih menarik jika dikemas dalam bentuk cerita pengalaman pribadi.
Storytelling membuat penonton lebih mudah mengingat konten.
6. Viral Bukan Tujuan Utama
Dannisa menegaskan bahwa viral adalah hasil, bukan tujuan. Yang paling penting adalah konsistensi dalam membuat konten.
Banyak kreator gagal berkembang karena hanya mengejar satu konten viral tanpa melanjutkan produksi.
7. Pahami Audiens dan Tren
Setiap platform memiliki karakter yang berbeda. Kreator perlu memahami tren, tetapi tetap mempertahankan ciri khas agar tidak kehilangan identitas.
Dannisa menekankan bahwa audiens lebih suka konten yang terasa natural dan seperti cerita, bukan seperti iklan.
Gaya bahasa yang santai membuat penonton lebih mudah terhubung dengan konten.
3. Tampilkan Produk dalam Situasi Nyata
Produk akan lebih menarik jika digunakan langsung dalam aktivitas sehari-hari, bukan hanya diperlihatkan secara statis.
Hal ini membuat penonton lebih mudah membayangkan manfaatnya.
4. Jujur Lebih Penting dari Sekadar Terlihat Sempurna
Kejujuran menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan audiens. Menurut Dannisa, tidak perlu selalu memuji produk secara berlebihan.
“Kalau memang bagus bilang bagus, kalau ada kurangnya juga bilang jujur,” katanya.
Baca Juga : Sukses Bangun Personal Branding, Kreator M. Ridho Bagikan Strategi Konten Visual Estetik
5. Storytelling Lebih Kuat dari Fitur Produk
Alih-alih hanya menjelaskan spesifikasi, konten akan lebih menarik jika dikemas dalam bentuk cerita pengalaman pribadi.
Storytelling membuat penonton lebih mudah mengingat konten.
6. Viral Bukan Tujuan Utama
Dannisa menegaskan bahwa viral adalah hasil, bukan tujuan. Yang paling penting adalah konsistensi dalam membuat konten.
Banyak kreator gagal berkembang karena hanya mengejar satu konten viral tanpa melanjutkan produksi.
7. Pahami Audiens dan Tren
Setiap platform memiliki karakter yang berbeda. Kreator perlu memahami tren, tetapi tetap mempertahankan ciri khas agar tidak kehilangan identitas.
Lihat Juga :