Alasan Mengapa Perawatan Gigi Malam Hari Sama Pentingnya dengan Skincare
Senin, 22 Juni 2026 - 10:25 WIB
loading...
A
A
A
Dibekali teknologi 3in1 Pro White, usmile Strength White memadukan kandungan Baking Soda dan Calcium Carbonate yang efektif mengangkat noda kuning akibat konsumsi kopi, teh, maupun rokok sepanjang hari. Setelah noda (stain) terangkat, enamel gigi akan dilapisi oleh kandungan Tetrasodium Pyrophosphate yang berfungsi membantu mencegah noda kembali menempel pada permukaan gigi.
“Kehadiran produk terbaru ini merupakan wujud nyata dari brand value usmile, yakni Prevention over Treatment. Menurut kami, nilai ini semakin disadari oleh konsumen, yang tercermin dari penjualan usmile yang terus bertumbuh. Setelah sukses mencatat lonjakan penjualan hingga 182% pada Ramadan 2026, performa penjualan usmile pada April kembali meningkat sebesar 20%. Bahkan, produk terbaru kami, Optical White, berhasil menjadi top product kategori oral care di TikTok Shop pada minggu kedua Juni 2026,” ujar Michelle, Country Manager usmile Indonesia & Malaysia.
Pertumbuhan bisnis yang sangat positif ini menjadi peluang berharga di tengah realitas makroekonomi pertengahan Juni 2026. Tekanan ekonomi yang ditandai oleh pelemahan nilai tukar rupiah hingga menembus Rp18.200 per USD dan anjloknya IHSG di bawah level 5.400 telah memberikan dampak nyata terhadap daya beli masyarakat.
Kondisi tersebut selaras dengan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai penyusutan jumlah kelas menengah, dari 57 juta jiwa (21,4%) pada 2019 menjadi 47 juta jiwa (17%) pada 2024. Sebagai langkah nyata dalam mengantisipasi tantangan ekonomi tersebut, usmile membuka peluang kemitraan melalui sektor affiliate marketing sebagai alternatif sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat usia produktif.
Mengacu pada data Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA), jumlah kreator afiliasi aktif di Indonesia kini telah menembus lebih dari tiga juta orang. Sektor ekonomi digital ini terbukti menjadi ruang usaha yang sangat menjanjikan. Dengan rekam jejak penjualan usmile yang konsisten positif dan tingkat permintaan pasar yang tinggi, kemitraan ini diharapkan dapat menjadi salah satu motor penggerak stabilitas finansial bagi ekosistem kreator afiliasi.
“Kehadiran produk terbaru ini merupakan wujud nyata dari brand value usmile, yakni Prevention over Treatment. Menurut kami, nilai ini semakin disadari oleh konsumen, yang tercermin dari penjualan usmile yang terus bertumbuh. Setelah sukses mencatat lonjakan penjualan hingga 182% pada Ramadan 2026, performa penjualan usmile pada April kembali meningkat sebesar 20%. Bahkan, produk terbaru kami, Optical White, berhasil menjadi top product kategori oral care di TikTok Shop pada minggu kedua Juni 2026,” ujar Michelle, Country Manager usmile Indonesia & Malaysia.
Pertumbuhan bisnis yang sangat positif ini menjadi peluang berharga di tengah realitas makroekonomi pertengahan Juni 2026. Tekanan ekonomi yang ditandai oleh pelemahan nilai tukar rupiah hingga menembus Rp18.200 per USD dan anjloknya IHSG di bawah level 5.400 telah memberikan dampak nyata terhadap daya beli masyarakat.
Kondisi tersebut selaras dengan laporan Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai penyusutan jumlah kelas menengah, dari 57 juta jiwa (21,4%) pada 2019 menjadi 47 juta jiwa (17%) pada 2024. Sebagai langkah nyata dalam mengantisipasi tantangan ekonomi tersebut, usmile membuka peluang kemitraan melalui sektor affiliate marketing sebagai alternatif sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat usia produktif.
Mengacu pada data Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA), jumlah kreator afiliasi aktif di Indonesia kini telah menembus lebih dari tiga juta orang. Sektor ekonomi digital ini terbukti menjadi ruang usaha yang sangat menjanjikan. Dengan rekam jejak penjualan usmile yang konsisten positif dan tingkat permintaan pasar yang tinggi, kemitraan ini diharapkan dapat menjadi salah satu motor penggerak stabilitas finansial bagi ekosistem kreator afiliasi.
Lihat Juga :