Makanan Panas Disantap dengan Sendok Plastik, Apa Dampaknya bagi Tubuh?
Kamis, 25 Juni 2026 - 11:51 WIB
loading...
A
A
A
Ia menjelaskan bahwa plastik dengan kode angka 5 umumnya lebih aman digunakan untuk makanan panas. Sebaliknya, plastik berkode 6 sebaiknya dihindari karena berpotensi lebih mudah melepaskan senyawa yang berbahaya ketika terkena suhu tinggi.
Selain itu, ia juga menyarankan masyarakat untuk memastikan adanya logo "gelas dan garpu" atau keterangan food grade sebagai standar keamanan pangan. "Kalau tidak ada logonya sama sekali, nah itu yang harus dihindari," tambah Bang Sap.
Bang Sap juga menyoroti kebiasaan masyarakat Indonesia yang sering mengonsumsi makanan berkuah panas seperti bakso dan mi dengan menggunakan sendok plastik sekali pakai. Untuk mengurangi risiko paparan bahan kimia dari plastik, ia menyarankan penggunaan alternatif yang lebih aman.
Menurutnya, sendok plastik tipis sebaiknya tidak digunakan untuk makanan panas maupun berminyak. Sebagai solusi, masyarakat dapat membawa sendok berbahan stainless steel dari rumah ketika bepergian.
Di sisi lain, Bang Sap menegaskan bahwa menjaga kebersihan tangan sebelum makan tetap menjadi langkah paling higienis. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak semata-mata memilih sendok plastik karena ingin menghindari tangan kotor, tetapi juga mempertimbangkan dampaknya terhadap kesehatan dan lingkungan.
Selain itu, ia juga menyarankan masyarakat untuk memastikan adanya logo "gelas dan garpu" atau keterangan food grade sebagai standar keamanan pangan. "Kalau tidak ada logonya sama sekali, nah itu yang harus dihindari," tambah Bang Sap.
Bang Sap juga menyoroti kebiasaan masyarakat Indonesia yang sering mengonsumsi makanan berkuah panas seperti bakso dan mi dengan menggunakan sendok plastik sekali pakai. Untuk mengurangi risiko paparan bahan kimia dari plastik, ia menyarankan penggunaan alternatif yang lebih aman.
Menurutnya, sendok plastik tipis sebaiknya tidak digunakan untuk makanan panas maupun berminyak. Sebagai solusi, masyarakat dapat membawa sendok berbahan stainless steel dari rumah ketika bepergian.
Di sisi lain, Bang Sap menegaskan bahwa menjaga kebersihan tangan sebelum makan tetap menjadi langkah paling higienis. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak semata-mata memilih sendok plastik karena ingin menghindari tangan kotor, tetapi juga mempertimbangkan dampaknya terhadap kesehatan dan lingkungan.
(nnz)
Lihat Juga :