Ingin Berat Badan Turun? Ade Rai Sarankan Aktivitas Sederhana Ini Sebelum Sarapan
Jum'at, 26 Juni 2026 - 07:18 WIB
loading...
A
A
A
Tapi jangan khawatir, metode ini bukan berarti kita tidak boleh sarapan. Sarapan bisa dilakukan setelah jam pembakaran lemak dirasa selesai. Pada intinya dalam melakukan tips ini adalah kita harus melakukan gerakan atau aktivitas fisik saat baru bangun tidur.
“Kalau seandainya dikurun waktu di sekitar di jam 8-an gitu ya, jam 7 jam 8 habis aktivitas gerak tadi, gerak itu bisa berarti non-exercise activity thermogenesis. Seperti misalnya kayak mungkin cuci piring, beres-beres rumah, mungkin kalau yang cowok, ‘Oh saya mau cuci mobil’ atau bahkan mau langsung aktivitas apa gitu ya, atau mau meeting atau apa silakan saja,” beber dia.
Saat akan mengonsumsi makanan, disarankan makanan tersebut tidak mengandung karbo. Sebab, mengonsumsi makanan karbo hanya akan membuat kita lapar dalam kurun waktu cepat. Lebih disarankan untuk makan makanan yang mengandung protein dan lemak. Hal tersebut dilakukan guna menghindari lonjakan gula darah.
“Nah, atau tentunya olahraga ya. Nah, kalau habis olahraga atau mau masukin makanan, masukinnya hanya protein dan lemak saja, karena apa? Jawabannya adalah karena protein dan lemak yang tidak memberikan yang namanya lonjakan gula darah yang terlalu drastis dan tinggi, yang menyebabkan terjadinya *roller coaster* energi yang saya sering bilang,” pungkas dia.
“Kalau seandainya dikurun waktu di sekitar di jam 8-an gitu ya, jam 7 jam 8 habis aktivitas gerak tadi, gerak itu bisa berarti non-exercise activity thermogenesis. Seperti misalnya kayak mungkin cuci piring, beres-beres rumah, mungkin kalau yang cowok, ‘Oh saya mau cuci mobil’ atau bahkan mau langsung aktivitas apa gitu ya, atau mau meeting atau apa silakan saja,” beber dia.
Saat akan mengonsumsi makanan, disarankan makanan tersebut tidak mengandung karbo. Sebab, mengonsumsi makanan karbo hanya akan membuat kita lapar dalam kurun waktu cepat. Lebih disarankan untuk makan makanan yang mengandung protein dan lemak. Hal tersebut dilakukan guna menghindari lonjakan gula darah.
“Nah, atau tentunya olahraga ya. Nah, kalau habis olahraga atau mau masukin makanan, masukinnya hanya protein dan lemak saja, karena apa? Jawabannya adalah karena protein dan lemak yang tidak memberikan yang namanya lonjakan gula darah yang terlalu drastis dan tinggi, yang menyebabkan terjadinya *roller coaster* energi yang saya sering bilang,” pungkas dia.
(nnz)
Lihat Juga :