Sukses Lewat 'Cerita Lila', SHOW Bersiap Dukung Deretan Film Indonesia Go International
Jum'at, 26 Juni 2026 - 19:59 WIB
loading...
Foto: Doc. Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Industri hiburan di Asia Tenggara, khususnya Indonesia, resmi memasuki babak baru yang lebih inklusif dan menyeluruh. Melalui acara peluncuran resmi (Launch Event) yang sukses digelar pada 26 Juni 2026, SHOW membuktikan komitmen kuatnya dalam mendukung pertumbuhan industri perfilman tanah air.
Langkah strategis ini diambil guna memangkas tingginya hambatan modal tradisional (high capital barriers) yang kerap dihadapi oleh para kreator lokal. SHOW hadir sebagai pelopor ekosistem berbasis blockchain dan kecerdasan buatan (AI) pertama yang siap merevolusi sekaligus menopang masa depan industri film dan hiburan.
Menyasar Generasi Digital Lewat 4 Pilar Ekosistem
Dengan mengusung tagline "Bridging Crypto and Entertainment: Invest Beyond the Screen," SHOW membidik target pasar demografi anak muda yang aktif secara digital. Kehadiran SHOW Token dirancang sebagai bahan bakar utama yang menggerakkan interaksi, transaksi, serta inovasi di dalam empat pilar ekosistem utama:
-SHOW Movie: Memberikan pengalaman menonton yang interaktif lewat konsep watch & earn.
-SHOW AI & Marketplace: Ruang eksplorasi dan produksi konten kreatif berbasis kecerdasan buatan.
-SHOW KIDS: Pengembangan kekayaan intelektual (Intellectual Property/IP) animasi orisinal yang mengangkat budaya lokal.
"Indonesia memiliki kekayaan narasi yang luar biasa, namun sering kali langkah kita terhenti di pasar domestik karena keterbatasan infrastruktur global. Di SHOW, kami tidak menunggu pintu global terbuka untuk kami; kami membangun ekosistem digital baru di mana karya anak bangsa dapat langsung diakses, dimiliki, dan diapresiasi oleh dunia tanpa perantara," tutur Akshay Melwani, CEO SHOW Token.
Debut Strategis dan Target Pendanaan Puluhan Film
Sebagai bukti nyata pergerakannya di bulan Juni 2026 ini, SHOW Token resmi memulai debutnya sebagai Executive Producer lewat kolaborasi dengan MVP Pictures untuk film horor "Cerita Lila". Film ini sukses meraup 500 ribu penonton hanya dalam sepekan awal penayangannya. Kolaborasi ini akan segera dilanjutkan dengan film "Sihir Tanah Kubur" pada bulan Juli mendatang yang juga berpotensi menarik minat besar masyarakat.
Ke depan, SHOW Token ditargetkan ikut mendanai produksi lebih dari 30 judul film bergenre horor dan drama sepanjang tahun ini. SHOW akan bekerja sama dengan sejumlah rumah produksi ternama, termasuk MVP Pictures, A&Z Production, serta berbagai studio lokal dan global terkemuka lainnya.
Beberapa judul film unggulan yang siap didukung antara lain:
-Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati
-Taboo
-Siti Vampire
-Sebelum Tiga Puluh
Manfaat Nyata bagi Pemegang Token (Utility)
Melalui partisipasi strategis ini, para pemegang token ke depannya akan mendapatkan utilitas riil di dalam ekosistem, antara lain:
-Decentralized Executive Producing: Hak untuk mendukung pendanaan film-film yang telah bekerja sama dengan SHOW.
-Exclusive Behind-the-Scenes Access: Hak akses eksklusif untuk melihat proses di balik layar.
-Governance & Voting Rights: Hak suara dalam pengambilan keputusan kreatif tertentu.
-Exclusive Reward: Kesempatan mendapatkan apresiasi berbasis kekayaan intelektual (IP) melalui ekosistem SHOW.
Komitmen Investasi US$ 100 Juta di Asia Tenggara
Langkah ekspansi masif ini didorong oleh komitmen kuat untuk membangun ekosistem jangka panjang di kawasan regional. Joshua Khubani, COO SHOW, menambahkan:
“Target investasi seratus juta dolar kami di Asia Tenggara bukan sekadar tentang angka pertumbuhan, melainkan tentang membangun arsitektur baru bagi ekonomi kreatif digital. Kami memandang Indonesia bukan sebagai pasar konsumtif, melainkan sebagai episentrum talenta yang selama ini kekurangan likuiditas dan sistem distribusi yang efisien. Kami hadir untuk menyelesaikan inefisiensi itu.”
Peluncuran ini diharapkan dapat menjadi ruang kolaborasi strategis antara pemerintah, asosiasi film, dan komunitas teknologi. Bersama-sama, mereka akan mengawal pemanfaatan blockchain dan AI demi masa depan sinema Indonesia yang sehat, inklusif, dan berkembang lebih baik bagi para penulis, sutradara, hingga animator—sekaligus membawa kreativitas Nusantara bersinar di kancah internasional.
Langkah strategis ini diambil guna memangkas tingginya hambatan modal tradisional (high capital barriers) yang kerap dihadapi oleh para kreator lokal. SHOW hadir sebagai pelopor ekosistem berbasis blockchain dan kecerdasan buatan (AI) pertama yang siap merevolusi sekaligus menopang masa depan industri film dan hiburan.
Menyasar Generasi Digital Lewat 4 Pilar Ekosistem
Dengan mengusung tagline "Bridging Crypto and Entertainment: Invest Beyond the Screen," SHOW membidik target pasar demografi anak muda yang aktif secara digital. Kehadiran SHOW Token dirancang sebagai bahan bakar utama yang menggerakkan interaksi, transaksi, serta inovasi di dalam empat pilar ekosistem utama:
-SHOW Movie: Memberikan pengalaman menonton yang interaktif lewat konsep watch & earn.
-SHOW AI & Marketplace: Ruang eksplorasi dan produksi konten kreatif berbasis kecerdasan buatan.
-SHOW KIDS: Pengembangan kekayaan intelektual (Intellectual Property/IP) animasi orisinal yang mengangkat budaya lokal.
"Indonesia memiliki kekayaan narasi yang luar biasa, namun sering kali langkah kita terhenti di pasar domestik karena keterbatasan infrastruktur global. Di SHOW, kami tidak menunggu pintu global terbuka untuk kami; kami membangun ekosistem digital baru di mana karya anak bangsa dapat langsung diakses, dimiliki, dan diapresiasi oleh dunia tanpa perantara," tutur Akshay Melwani, CEO SHOW Token.
Debut Strategis dan Target Pendanaan Puluhan Film
Sebagai bukti nyata pergerakannya di bulan Juni 2026 ini, SHOW Token resmi memulai debutnya sebagai Executive Producer lewat kolaborasi dengan MVP Pictures untuk film horor "Cerita Lila". Film ini sukses meraup 500 ribu penonton hanya dalam sepekan awal penayangannya. Kolaborasi ini akan segera dilanjutkan dengan film "Sihir Tanah Kubur" pada bulan Juli mendatang yang juga berpotensi menarik minat besar masyarakat.
Ke depan, SHOW Token ditargetkan ikut mendanai produksi lebih dari 30 judul film bergenre horor dan drama sepanjang tahun ini. SHOW akan bekerja sama dengan sejumlah rumah produksi ternama, termasuk MVP Pictures, A&Z Production, serta berbagai studio lokal dan global terkemuka lainnya.
Beberapa judul film unggulan yang siap didukung antara lain:
-Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati
-Taboo
-Siti Vampire
-Sebelum Tiga Puluh
Manfaat Nyata bagi Pemegang Token (Utility)
Melalui partisipasi strategis ini, para pemegang token ke depannya akan mendapatkan utilitas riil di dalam ekosistem, antara lain:
-Decentralized Executive Producing: Hak untuk mendukung pendanaan film-film yang telah bekerja sama dengan SHOW.
-Exclusive Behind-the-Scenes Access: Hak akses eksklusif untuk melihat proses di balik layar.
-Governance & Voting Rights: Hak suara dalam pengambilan keputusan kreatif tertentu.
-Exclusive Reward: Kesempatan mendapatkan apresiasi berbasis kekayaan intelektual (IP) melalui ekosistem SHOW.
Komitmen Investasi US$ 100 Juta di Asia Tenggara
Langkah ekspansi masif ini didorong oleh komitmen kuat untuk membangun ekosistem jangka panjang di kawasan regional. Joshua Khubani, COO SHOW, menambahkan:
“Target investasi seratus juta dolar kami di Asia Tenggara bukan sekadar tentang angka pertumbuhan, melainkan tentang membangun arsitektur baru bagi ekonomi kreatif digital. Kami memandang Indonesia bukan sebagai pasar konsumtif, melainkan sebagai episentrum talenta yang selama ini kekurangan likuiditas dan sistem distribusi yang efisien. Kami hadir untuk menyelesaikan inefisiensi itu.”
Peluncuran ini diharapkan dapat menjadi ruang kolaborasi strategis antara pemerintah, asosiasi film, dan komunitas teknologi. Bersama-sama, mereka akan mengawal pemanfaatan blockchain dan AI demi masa depan sinema Indonesia yang sehat, inklusif, dan berkembang lebih baik bagi para penulis, sutradara, hingga animator—sekaligus membawa kreativitas Nusantara bersinar di kancah internasional.
(unt)
Lihat Juga :