Tantri Kotak Siap Tempuh Jalur Hukum Usai Ditipu Miliaran Rupiah
Senin, 29 Juni 2026 - 08:41 WIB
loading...
Tantri Kotak dan sang suami siap tempuh jalur hukum setelah menjadi korban penipuan investasi bodong. Foto/Instagram @tantrisyalindri.
A
A
A
JAKARTA - Tantri Kotak dan sang suami, Arda Naff, memastikan tidak akan tinggal diam setelah menjadi korban penipuan investasi bodong. Saat ini, mereka tengah berdiskusi dengan kuasa hukum untuk membawa kasus tersebut ke jalur hukum.
Tantri menjelaskan bahwa hingga saat ini keberadaan pelaku yang diketahui bernama Popi Novitasari masih misterius. Pelaku diduga kabur bersama kedua anaknya.
"Sedang proses (hukum) karena korbannya banyak, jadi aku harus menyatukan suara dan langkah-langkah yang tepat. Kita nggak mau grusa-grusu karena ini menyangkut banyak orang," ujar Tantri di Cilandak, Jakarta Selatan belum lama ini.
Baca juga: Tantri Kotak Beberkan Awal Mula Jadi Korban Penipuan, Bermula dari Teman Sekolah Anak
Arda Naff menambahkan bahwa gelagat pelaku sangat terstruktur saat melarikan diri. Pelaku sengaja memutus semua akses komunikasi untuk menghilangkan jejak.
"Nomor telepon, social media dia sampai ke anak-anaknya juga hilang. Langsung left grup di hari itu juga. Kalau cuma tertidur nggak mungkin hapus semua jejak gitu kan, ini sangat terstruktur untuk ngilangin jejak," kata Arda.
Tantri pun secara terbuka menyebutkan nama lengkap pelaku agar masyarakat waspada. Ia berharap jejak digital ini bisa mencegah jatuhnya korban-korban baru di masa depan.
Baca juga: Tantri Kotak Diduga Jadi Korban Penipuan Rp10 Miliar, Arda Naff Angkat Bicara
"Namanya Popi Novitasari. Saya harus sebut namanya karena saya pengen semua orang ke depannya, kalaupun memang orang ini nggak ketemu, tapi minimal namanya tertera di manapun untuk tidak lagi ada korban selanjutnya," tegas Tantri.
Tantri kemudian menyampaikan pesan menohok bagi sang mantan sahabat jika melihat pemberitaan yang beredar luas mengenai masalah ini.
"Kalau secara manusia aku memaafkan, tapi tetap harus ada yang dipertanggungjawabkan. Bentuk rasa tanggung jawabnya yang kita butuhkan," tutupnya.
Tantri menjelaskan bahwa hingga saat ini keberadaan pelaku yang diketahui bernama Popi Novitasari masih misterius. Pelaku diduga kabur bersama kedua anaknya.
"Sedang proses (hukum) karena korbannya banyak, jadi aku harus menyatukan suara dan langkah-langkah yang tepat. Kita nggak mau grusa-grusu karena ini menyangkut banyak orang," ujar Tantri di Cilandak, Jakarta Selatan belum lama ini.
Baca juga: Tantri Kotak Beberkan Awal Mula Jadi Korban Penipuan, Bermula dari Teman Sekolah Anak
Arda Naff menambahkan bahwa gelagat pelaku sangat terstruktur saat melarikan diri. Pelaku sengaja memutus semua akses komunikasi untuk menghilangkan jejak.
"Nomor telepon, social media dia sampai ke anak-anaknya juga hilang. Langsung left grup di hari itu juga. Kalau cuma tertidur nggak mungkin hapus semua jejak gitu kan, ini sangat terstruktur untuk ngilangin jejak," kata Arda.
Tantri pun secara terbuka menyebutkan nama lengkap pelaku agar masyarakat waspada. Ia berharap jejak digital ini bisa mencegah jatuhnya korban-korban baru di masa depan.
Baca juga: Tantri Kotak Diduga Jadi Korban Penipuan Rp10 Miliar, Arda Naff Angkat Bicara
"Namanya Popi Novitasari. Saya harus sebut namanya karena saya pengen semua orang ke depannya, kalaupun memang orang ini nggak ketemu, tapi minimal namanya tertera di manapun untuk tidak lagi ada korban selanjutnya," tegas Tantri.
Tantri kemudian menyampaikan pesan menohok bagi sang mantan sahabat jika melihat pemberitaan yang beredar luas mengenai masalah ini.
"Kalau secara manusia aku memaafkan, tapi tetap harus ada yang dipertanggungjawabkan. Bentuk rasa tanggung jawabnya yang kita butuhkan," tutupnya.
(nnz)
Lihat Juga :