Kisah Viral Pemikat Jiwa di X Diangkat ke Layar Lebar, Cerita Cinta Berujung Petaka
Senin, 29 Juni 2026 - 16:30 WIB
loading...
Film horor supernatural Pemikat Jiwa siap meramaikan industri perfilman Indonesia dengan mengangkat kisah dari thread di media sosial X karya Nuugro Agung. Foto/ist
A
A
A
JAKARTA - Film horor supernatural Pemikat Jiwa siap meramaikan industri perfilman Indonesia dengan mengangkat kisah yang diadaptasi dari thread viral di media sosial X karya Nuugro Agung. Cerita yang telah dibaca jutaan orang tersebut kini hadir dalam format layar lebar dengan balutan horor psikologis yang disutradarai Dom Dharmo.
Ceritanya berpusat pada kehidupan Jay (diperankan oleh Fajar Nugra), seorang pemuda yang bekerja sebagai jagal ayam. Jay memiliki obsesi mendalam untuk memikat hati Wulan (Givina). Namun, cinta tersebut terhalang karena Wulan telah bertunangan dengan Damar (Erdin Werdrayana).
Didorong oleh rasa sakit hati dan keputusasaan, Jay mengambil jalan pintas yang sangat berbahaya dengan mempelajari ajian kuno terlarang yang dikenal sebagai ‘Pemikat Jiwa’. Tanpa ia sadari, ritual mistis pelet tersebut justru mengundang entitas gaib mengerikan yang perlahan-lahan memanipulasi, mengendalikan, dan mengancam balik keselamatan jiwanya sendiri demi sebuah ambisi buta.
Perpaduan kisah mistis yang populer di media sosial dengan sentuhan horor psikologis menjadi salah satu daya tarik utama dari salah satu film yang didukung SHOW Token sebagai Executive Producer.
Dengan perpaduan selaras antara kisah mistis viral di media sosial dan dukungan ekosistem finansial modern dari SHOW Token, 'Pemikat Jiwa' siap menjadi standar baru dalam industri perfilman nasional yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Show Token sendiri menjadi perusahaan hiburan generasi baru (next-generation entertainment enterprise) yang mengintegrasikan teknologi blockchain dengan industri hiburan global. Lewat film ‘Pemikat Jiwa’, langkah ini menjadi wujud komitmen nyata dari rentetan investasi masif senilai $100 juta yang dicanangkan Show untuk memodernisasi industri hiburan serta memacu pertumbuhan ekonomi kreatif di Asia Tenggara, dengan fokus utama di Indonesia.
Investasi strategis ini merupakan wujud nyata dari visi jangka panjang Show Token untuk berkolaborasi dengan rumah produksi lokal terkemuka seperti A&Z Films. Melalui kemitraan ini, kedua belah pihak berkomitmen penuh untuk menghadirkan karya horor berkualitas tinggi yang memadukan kekuatan penceritaan lokal dengan sistem pendanaan modern berbasis ekosistem Web3.
Chief Executive Officer (CEO) Show Token, Akshay Melwani menyatakan antusiasmenya terhadap proyek ini. Ia menyampaikan bahwa keterlibatan pihaknyq sebagai Executive Producer dalam film Pemikat Jiwa bersama A&Z Films dan Makara Production menjadi tonggak sejarah penting bagi ekosistem SHOW Token.
"Ini adalah realisasi konkret dari bagian komitmen global $100 juta kami, untuk menyuntikkan nilai ekonomi nyata ke dalam industri kreatif lokal. Melalui platform ini, kami tidak hanya mendemokratisasi pendanaan film dunia nyata lewat teknologi blockchain, tetapi juga membuka akses yang lebih luas bagi para kreator berbakat Indonesia untuk naik ke panggung global," tutur Akshay.
Kemitraan strategis ini mencakup portofolio investasi pada lebih dari lima proyek film yang diproduksi secara kolaboratif bersama A&Z Films, termasuk jajaran judul potensial seperti Siti Si Vampir, Taboo, Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati dan beberapa film lainnya.
Langkah progresif ini menjadi bukti nyata bagaimana model bisnis Show Token mampu memperluas cakupan ekosistem kekayaan intelektual (IP ecosystem) dan menyerap talenta-talenta terbaik di industri kreatif.
Dukungan finansial terdesentralisasi (decentralized funding) ini diharapkan mampu menjadi pemantik bagi proyek-proyek film nasional lainnya untuk mendapatkan akses pendanaan yang transparan, efisien, dan berbasis komunitas.
Ceritanya berpusat pada kehidupan Jay (diperankan oleh Fajar Nugra), seorang pemuda yang bekerja sebagai jagal ayam. Jay memiliki obsesi mendalam untuk memikat hati Wulan (Givina). Namun, cinta tersebut terhalang karena Wulan telah bertunangan dengan Damar (Erdin Werdrayana).
Didorong oleh rasa sakit hati dan keputusasaan, Jay mengambil jalan pintas yang sangat berbahaya dengan mempelajari ajian kuno terlarang yang dikenal sebagai ‘Pemikat Jiwa’. Tanpa ia sadari, ritual mistis pelet tersebut justru mengundang entitas gaib mengerikan yang perlahan-lahan memanipulasi, mengendalikan, dan mengancam balik keselamatan jiwanya sendiri demi sebuah ambisi buta.
Perpaduan kisah mistis yang populer di media sosial dengan sentuhan horor psikologis menjadi salah satu daya tarik utama dari salah satu film yang didukung SHOW Token sebagai Executive Producer.
Dengan perpaduan selaras antara kisah mistis viral di media sosial dan dukungan ekosistem finansial modern dari SHOW Token, 'Pemikat Jiwa' siap menjadi standar baru dalam industri perfilman nasional yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Show Token sendiri menjadi perusahaan hiburan generasi baru (next-generation entertainment enterprise) yang mengintegrasikan teknologi blockchain dengan industri hiburan global. Lewat film ‘Pemikat Jiwa’, langkah ini menjadi wujud komitmen nyata dari rentetan investasi masif senilai $100 juta yang dicanangkan Show untuk memodernisasi industri hiburan serta memacu pertumbuhan ekonomi kreatif di Asia Tenggara, dengan fokus utama di Indonesia.
Investasi strategis ini merupakan wujud nyata dari visi jangka panjang Show Token untuk berkolaborasi dengan rumah produksi lokal terkemuka seperti A&Z Films. Melalui kemitraan ini, kedua belah pihak berkomitmen penuh untuk menghadirkan karya horor berkualitas tinggi yang memadukan kekuatan penceritaan lokal dengan sistem pendanaan modern berbasis ekosistem Web3.
Chief Executive Officer (CEO) Show Token, Akshay Melwani menyatakan antusiasmenya terhadap proyek ini. Ia menyampaikan bahwa keterlibatan pihaknyq sebagai Executive Producer dalam film Pemikat Jiwa bersama A&Z Films dan Makara Production menjadi tonggak sejarah penting bagi ekosistem SHOW Token.
"Ini adalah realisasi konkret dari bagian komitmen global $100 juta kami, untuk menyuntikkan nilai ekonomi nyata ke dalam industri kreatif lokal. Melalui platform ini, kami tidak hanya mendemokratisasi pendanaan film dunia nyata lewat teknologi blockchain, tetapi juga membuka akses yang lebih luas bagi para kreator berbakat Indonesia untuk naik ke panggung global," tutur Akshay.
Kemitraan strategis ini mencakup portofolio investasi pada lebih dari lima proyek film yang diproduksi secara kolaboratif bersama A&Z Films, termasuk jajaran judul potensial seperti Siti Si Vampir, Taboo, Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati dan beberapa film lainnya.
Langkah progresif ini menjadi bukti nyata bagaimana model bisnis Show Token mampu memperluas cakupan ekosistem kekayaan intelektual (IP ecosystem) dan menyerap talenta-talenta terbaik di industri kreatif.
Dukungan finansial terdesentralisasi (decentralized funding) ini diharapkan mampu menjadi pemantik bagi proyek-proyek film nasional lainnya untuk mendapatkan akses pendanaan yang transparan, efisien, dan berbasis komunitas.
(dra)
Lihat Juga :