Penguatan Manajemen Risiko Jadi Kunci Keamanan Industri Pangan

Rabu, 01 Juli 2026 - 11:13 WIB
loading...
Penguatan Manajemen...
Keamanan pangan menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga kualitas hidup masyarakat. Foto/ist
A A A
JAKARTA - Keamanan pangan menjadi salah satu aspek penting dalam menjaga kualitas hidup masyarakat. Tidak hanya berkaitan dengan mutu produk, penerapan standar keamanan pangan juga menjadi bagian dari perlindungan konsumen dan daya saing industri pangan nasional.

Hal tersebut menjadi perhatian dalam Forum Koordinasi Nasional Pangan Steril Komersial Tahun 2026 yang digelar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Jakarta. Forum bertajuk “Kiprah Satu Dasawarsa Program Manajemen Risiko: Akselerasi Pertumbuhan Sarana Produksi Pangan Steril Komersial Berdaya Saing” ini juga menjadi bagian dari peringatan Hari Keamanan Pangan Sedunia atau World Food Safety Day 2026.

Program Manajemen Risiko (PMR) sendiri telah dicanangkan BPOM sejak 2015. Program ini bertujuan mendorong kemandirian industri pangan olahan dalam memastikan keamanan produk, mulai dari proses produksi, pengemasan, hingga distribusi kepada konsumen.

Kepala BPOM, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., mengatakan bahwa selama satu dekade, PMR telah menunjukkan peran penting dalam memperkuat pengawasan internal industri.

“Selama satu dasawarsa, Program Manajemen Risiko (PMR) telah membuktikan bahwa pengawasan internal yang mandiri (self-control) oleh industri mampu menekan risiko keamanan pangan secara signifikan, mulai dari tahap proses pengolahan yang baik (good manufacturing process) hingga pengemasan,” ujar Taruna.

Ia menambahkan, keberhasilan program tersebut tidak lepas dari komitmen pelaku industri dalam menerapkan standar ketat untuk melindungi konsumen.

“Kami optimistis, penerapan PMR yang konsisten ini akan menumbuhkan rasa tanggung jawab kolektif yang mendongkrak kualitas serta daya saing industri pangan nasional di kancah global,” katanya.

Sebagai bagian dari rangkaian forum, BPOM bersama Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMMI) juga menggelar Pameran Edukasi Ekosistem Pangan Steril Komersial. Kegiatan ini menjadi ruang berbagi pengetahuan dan praktik baik mengenai sistem keamanan pangan, termasuk bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.

PT Heinz ABC Indonesia menjadi salah satu peserta yang turut berbagi pengalaman dalam penerapan Program Manajemen Risiko di fasilitas produksinya. General Counsel and Head of Corporate Affairs PT Heinz ABC Indonesia, Mira Buanawati, mengatakan keikutsertaan perusahaan dalam forum tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah memperluas pemahaman mengenai pangan steril komersial yang aman dan berkualitas.

“Keikutsertaan ABC Indonesia dalam kegiatan ini merupakan wujud komitmen kami dalam mendukung upaya pemerintah meningkatkan pemahaman masyarakat dan pelaku usaha, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah, mengenai pentingnya pangan steril komersial yang aman dan berkualitas,” ujar Mira.

Menurut Mira, forum tersebut juga menjadi kesempatan bagi perusahaan untuk membagikan pengalaman dalam menerapkan PMR, termasuk pada produk sarden dan produk UHT yang melalui proses sterilisasi secara komprehensif.

Ia menegaskan, keamanan pangan bukan hanya soal pemenuhan regulasi, tetapi juga bagian dari tanggung jawab perusahaan kepada konsumen.

“Komitmen tersebut sejalan dengan nilai ‘Doing the Right Thing’ di dalam operasional ABC Indonesia. Kami senantiasa memastikan kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku sekaligus memandang keamanan pangan sebagai tanggung jawab bersama untuk melindungi konsumen,” tutur Mira.

Lebih lanjut, Mira menilai kolaborasi antara regulator, industri, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem pangan yang lebih aman. Dengan keterlibatan berbagai pihak, penerapan standar keamanan pangan diharapkan dapat terus meningkat dan memberi manfaat langsung bagi konsumen.

Dalam proses produksinya, perusahaan menerapkan sejumlah standar keamanan pangan berlapis, mulai dari Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB), ISO 22000:2018, hingga Hazard Analysis Critical Control Point(HACCP). Selain itu, seluruh produknya juga telah memiliki sertifikasi halal.

Penerapan standar tersebut menjadi bagian dari upaya industri pangan dalam menjaga kualitas, konsistensi, dan keamanan produk. Dengan penguatan manajemen risiko, industri diharapkan mampu menghadirkan produk yang tidak hanya aman dikonsumsi, tetapi juga memiliki daya saing lebih kuat di pasar nasional maupun global.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gaya Hidup Sehat, Konsumen...
Gaya Hidup Sehat, Konsumen Perkotaan Kian Selektif Pilih Pangan Harian
Perluas Jaringan di...
Perluas Jaringan di 30 Titik Indonesia, Nia Nature Sediakan Suplemen Herbal Berstandar BPOM
Jamu Aman Bebas Bahan...
Jamu Aman Bebas Bahan Kimia Obat Jadi Kunci Jaga Warisan Budaya Indonesia
Hati-hati! BPOM Sebut...
Hati-hati! BPOM Sebut Kosmetik Mengandung Merkuri dan Steroid Sangat Berbahaya
BPOM Temukan 11 Kosmetik...
BPOM Temukan 11 Kosmetik Berbahaya Mengandung Merkuri hingga Pemicu Kanker
Aturan Baru, BPOM Siap...
Aturan Baru, BPOM Siap Tindak Tegas Penjualan Obat Ilegal di Minimarket
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Ringankan Beban Warga Kendari
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Sultra Diserbu Warga
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
Rekomendasi
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Sadis Taufik Hidayat di Polda Jabar Digelar Tertutup
Hakim Tolak JPU soal...
Hakim Tolak JPU soal Uang Pengganti Rp4,8 Triliun ke Nadiem, Rekomendasikan Jalur TPPU
5 Akhlak Dasar Muslim...
5 Akhlak Dasar Muslim yang Kini Mulai Langka, Nomor 5 Jadi Kunci Menjaga Ukhuwah
Berita Terkini
Sarah Gibson Resmi Berpisah...
Sarah Gibson Resmi Berpisah dari Diska Resha, Tetap Sepakat Co-Parenting
Kisah Unik Syifa Hadju,...
Kisah Unik Syifa Hadju, Afgan, Sheila Dara, dan Baskara di Balik Secangkir Kopi
Ditanya Gugatan Hak...
Ditanya Gugatan Hak Asuh Anak Usai Umrah, Ruben Onsu: Biar Pengacara yang Bicara
Bikin Momen Kumpul Keluarga...
Bikin Momen Kumpul Keluarga di Rumah Makin Seru dengan Inspirasi Kegiatan ala Shopee
Ruben Onsu Resmi Daftarkan...
Ruben Onsu Resmi Daftarkan Gugatan Hak Asuh Anak, Sidang Perdana 15 Juli 2026
Kasus Hanania Travel:...
Kasus Hanania Travel: 16 Influencer Diperiksa, Rp110 Juta Uang Saku Disita Polisi
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved