Brand Skincare Lokal Kian Berkembang lewat Inovasi dan Ekosistem Digital
Kamis, 02 Juli 2026 - 18:52 WIB
loading...
Industri kecantikan Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan positif dalam beberapa tahun terakhir.
A
A
A
JAKARTA - Industri kecantikan Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan positif dalam beberapa tahun terakhir. Meningkatnya minat masyarakat terhadap produk perawatan kulit lokal turut membuka ruang bagi pelaku UMKM untuk membangun merek yang kompetitif, inovatif, dan dekat dengan kebutuhan konsumen.
Salah satu brand skincare lokal yang ikut tumbuh di tengah perkembangan tersebut adalah RYNBEE. Brand ini didirikan pada Oktober 2023 oleh pengusaha muda asal Purwodadi, Mega Dwi Cahyani atau yang dikenal sebagai Cahyaniryn.
RYNBEE hadir dengan konsep produk perawatan kulit yang dikembangkan untuk menjawab kebutuhan konsumen Indonesia. Cahyaniryn mengatakan, sejak awal dirinya ingin membangun brand skincare lokal yang tidak hanya mengutamakan kualitas, tetapi juga mudah dijangkau masyarakat luas.
“Sejak awal saya ingin menghadirkan skincare yang bukan hanya efektif, tetapi juga bisa diakses lebih luas oleh masyarakat. Kami percaya produk lokal punya potensi besar untuk bersaing jika dibangun dengan kualitas dan komitmen yang kuat,” ujar Cahyaniryn.
Dalam waktu relatif singkat, RYNBEE mencatat pertumbuhan penjualan yang positif. Berdasarkan data internal perusahaan, brand ini telah menjual hingga ratusan ribu produk. Capaian tersebut menjadi salah satu indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap produk skincare lokal yang dikembangkan oleh pelaku UMKM.
RYNBEE menawarkan sejumlah rangkaian perawatan kulit yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Di antaranya Paket Brightening yang diformulasikan untuk membantu kulit tampak lebih cerah dan merata, serta Paket Acne yang dirancang untuk membantu merawat kulit berjerawat sekaligus menjaga kesehatan kulit.
Selain menghadirkan produk perawatan kulit, RYNBEE juga terus mengembangkan lini produknya mengikuti kebutuhan pasar dan tren industri kecantikan. Strategi tersebut menjadi bagian dari upaya brand untuk tetap relevan di tengah persaingan produk skincare yang semakin dinamis.
Di balik perjalanan RYNBEE, Cahyaniryn dikenal sebagai kreator digital yang kemudian mengembangkan langkahnya ke dunia bisnis. Bersama sang suami, Andrey Setyawan, ia membangun brand tersebut dengan mengedepankan inovasi, kualitas produk, dan pelayanan kepada pelanggan.
Bagi Cahyaniryn, pertumbuhan brand tidak hanya dilihat dari angka penjualan, tetapi juga dari kemampuan produk lokal memberi manfaat bagi masyarakat dan ikut memperkuat ekosistem UMKM Indonesia.
“Kami ingin RYNBEE tumbuh bukan hanya sebagai brand, tetapi juga menjadi bukti bahwa UMKM lokal bisa berkembang besar lewat pemanfaatan teknologi digital dan kedekatan dengan konsumen. Itu yang terus kami jaga sampai hari ini,” kata Cahyaniryn.
Pemanfaatan pemasaran digital, e-commerce, serta interaksi yang dekat dengan konsumen menjadi salah satu strategi RYNBEE dalam memperluas pasar ke berbagai daerah di Indonesia. Pendekatan tersebut dinilai penting bagi brand lokal untuk membangun kepercayaan sekaligus memahami kebutuhan pengguna secara lebih langsung.
Ke depan, RYNBEE menargetkan untuk terus menghadirkan inovasi produk, memperkuat kualitas layanan, dan berkontribusi dalam mendorong daya saing brand skincare lokal di industri kecantikan nasional.
Perjalanan RYNBEE menjadi gambaran bagaimana pelaku UMKM dapat memanfaatkan teknologi digital untuk membangun merek yang bertumbuh, dipercaya, dan mampu bersaing di tengah pesatnya perkembangan industri kecantikan Indonesia.
Salah satu brand skincare lokal yang ikut tumbuh di tengah perkembangan tersebut adalah RYNBEE. Brand ini didirikan pada Oktober 2023 oleh pengusaha muda asal Purwodadi, Mega Dwi Cahyani atau yang dikenal sebagai Cahyaniryn.
RYNBEE hadir dengan konsep produk perawatan kulit yang dikembangkan untuk menjawab kebutuhan konsumen Indonesia. Cahyaniryn mengatakan, sejak awal dirinya ingin membangun brand skincare lokal yang tidak hanya mengutamakan kualitas, tetapi juga mudah dijangkau masyarakat luas.
“Sejak awal saya ingin menghadirkan skincare yang bukan hanya efektif, tetapi juga bisa diakses lebih luas oleh masyarakat. Kami percaya produk lokal punya potensi besar untuk bersaing jika dibangun dengan kualitas dan komitmen yang kuat,” ujar Cahyaniryn.
Dalam waktu relatif singkat, RYNBEE mencatat pertumbuhan penjualan yang positif. Berdasarkan data internal perusahaan, brand ini telah menjual hingga ratusan ribu produk. Capaian tersebut menjadi salah satu indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap produk skincare lokal yang dikembangkan oleh pelaku UMKM.
RYNBEE menawarkan sejumlah rangkaian perawatan kulit yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Di antaranya Paket Brightening yang diformulasikan untuk membantu kulit tampak lebih cerah dan merata, serta Paket Acne yang dirancang untuk membantu merawat kulit berjerawat sekaligus menjaga kesehatan kulit.
Selain menghadirkan produk perawatan kulit, RYNBEE juga terus mengembangkan lini produknya mengikuti kebutuhan pasar dan tren industri kecantikan. Strategi tersebut menjadi bagian dari upaya brand untuk tetap relevan di tengah persaingan produk skincare yang semakin dinamis.
Di balik perjalanan RYNBEE, Cahyaniryn dikenal sebagai kreator digital yang kemudian mengembangkan langkahnya ke dunia bisnis. Bersama sang suami, Andrey Setyawan, ia membangun brand tersebut dengan mengedepankan inovasi, kualitas produk, dan pelayanan kepada pelanggan.
Bagi Cahyaniryn, pertumbuhan brand tidak hanya dilihat dari angka penjualan, tetapi juga dari kemampuan produk lokal memberi manfaat bagi masyarakat dan ikut memperkuat ekosistem UMKM Indonesia.
“Kami ingin RYNBEE tumbuh bukan hanya sebagai brand, tetapi juga menjadi bukti bahwa UMKM lokal bisa berkembang besar lewat pemanfaatan teknologi digital dan kedekatan dengan konsumen. Itu yang terus kami jaga sampai hari ini,” kata Cahyaniryn.
Pemanfaatan pemasaran digital, e-commerce, serta interaksi yang dekat dengan konsumen menjadi salah satu strategi RYNBEE dalam memperluas pasar ke berbagai daerah di Indonesia. Pendekatan tersebut dinilai penting bagi brand lokal untuk membangun kepercayaan sekaligus memahami kebutuhan pengguna secara lebih langsung.
Ke depan, RYNBEE menargetkan untuk terus menghadirkan inovasi produk, memperkuat kualitas layanan, dan berkontribusi dalam mendorong daya saing brand skincare lokal di industri kecantikan nasional.
Perjalanan RYNBEE menjadi gambaran bagaimana pelaku UMKM dapat memanfaatkan teknologi digital untuk membangun merek yang bertumbuh, dipercaya, dan mampu bersaing di tengah pesatnya perkembangan industri kecantikan Indonesia.
(dra)
Lihat Juga :