7 Tips Bikin Konten Review Produk yang Menarik ala Kreator TikTok Novita Sari
Selasa, 07 Juli 2026 - 17:59 WIB
loading...
A
A
A
Konsistensi juga membuat kemampuan berbicara, teknik pengambilan gambar, hingga cara menyampaikan review berkembang secara alami.
“Saya tidak pernah berpikir harus cepat terkenal. Saya hanya terus membuat konten. Ternyata dari situ followers bertambah sedikit demi sedikit sampai akhirnya bisa seperti sekarang,” jelas Novita.
Inilah alasan mengapa konsistensi menjadi poin paling penting. Tanpa konsistensi, kemampuan yang dimiliki tidak akan berkembang, dan kesempatan untuk dilirik brand pun akan semakin kecil.
6. Ikuti Perkembangan Tren, tetapi Tetap Miliki Ciri Khas
Media sosial terus berubah. Konten yang viral hari ini belum tentu masih diminati beberapa bulan ke depan. Karena itu, kreator perlu mengikuti perkembangan tren agar tetap relevan.
Novita sendiri pernah fokus membuat konten drama ketika jenis konten tersebut sedang digemari pengguna TikTok. Ketika TikTok Shop mulai berkembang, ia kembali beradaptasi dengan membuat konten review produk dan lifestyle.
Meski mengikuti tren, ia tetap mempertahankan gaya penyampaian yang menjadi ciri khasnya sehingga audiens tetap mengenali identitas kontennya.
“Kita harus mau belajar mengikuti perkembangan media sosial. Jangan takut mencoba format baru, tetapi tetap jadi diri sendiri,” ujarnya.
7. Bangun Reputasi, Jangan Hanya Mengejar Cuan
Banyak kreator pemula langsung tergiur menerima semua tawaran kerja sama. Padahal, membangun reputasi jauh lebih penting dibandingkan mengejar keuntungan sesaat.
Novita menilai kepercayaan audiens merupakan aset terbesar seorang content creator. Karena itu, ia selalu berusaha memberikan review yang jujur dan membuat konten dengan kualitas terbaik.
Kepercayaan itulah yang akhirnya membuat berbagai brand terus bekerja sama dengannya. Dari endorsement pertama yang hanya bernilai Rp50 ribu, kini ia dipercaya mengerjakan kampanye dengan nilai jutaan hingga puluhan bahkan ratusan juta rupiah. Pengalaman tersebut juga membawanya hingga berhasil memiliki produk sendiri.
“Kalau kita menjaga kualitas dan kepercayaan audiens, peluang akan datang dengan sendirinya. Jangan hanya berpikir soal uang, tapi pikirkan juga bagaimana membuat orang percaya dengan konten kita,” pungkas Novita.
Perjalanan Novita Sari menjadi bukti bahwa tidak ada kesuksesan yang datang secara instan. Berawal dari iseng mengikuti tren TikTok pada 2020, ia mampu mengubah konten review produk menjadi ladang cuan, mengumpulkan 11,5 juta pengikut, dipercaya berbagai brand besar, hingga membangun bisnis melalui produk miliknya sendiri. Bagi Novita, semua itu berawal dari satu langkah sederhana: berani memulai, terus belajar, dan konsisten menjalani proses.
“Saya tidak pernah berpikir harus cepat terkenal. Saya hanya terus membuat konten. Ternyata dari situ followers bertambah sedikit demi sedikit sampai akhirnya bisa seperti sekarang,” jelas Novita.
Inilah alasan mengapa konsistensi menjadi poin paling penting. Tanpa konsistensi, kemampuan yang dimiliki tidak akan berkembang, dan kesempatan untuk dilirik brand pun akan semakin kecil.
6. Ikuti Perkembangan Tren, tetapi Tetap Miliki Ciri Khas
Media sosial terus berubah. Konten yang viral hari ini belum tentu masih diminati beberapa bulan ke depan. Karena itu, kreator perlu mengikuti perkembangan tren agar tetap relevan.
Novita sendiri pernah fokus membuat konten drama ketika jenis konten tersebut sedang digemari pengguna TikTok. Ketika TikTok Shop mulai berkembang, ia kembali beradaptasi dengan membuat konten review produk dan lifestyle.
Meski mengikuti tren, ia tetap mempertahankan gaya penyampaian yang menjadi ciri khasnya sehingga audiens tetap mengenali identitas kontennya.
“Kita harus mau belajar mengikuti perkembangan media sosial. Jangan takut mencoba format baru, tetapi tetap jadi diri sendiri,” ujarnya.
7. Bangun Reputasi, Jangan Hanya Mengejar Cuan
Banyak kreator pemula langsung tergiur menerima semua tawaran kerja sama. Padahal, membangun reputasi jauh lebih penting dibandingkan mengejar keuntungan sesaat.
Novita menilai kepercayaan audiens merupakan aset terbesar seorang content creator. Karena itu, ia selalu berusaha memberikan review yang jujur dan membuat konten dengan kualitas terbaik.
Kepercayaan itulah yang akhirnya membuat berbagai brand terus bekerja sama dengannya. Dari endorsement pertama yang hanya bernilai Rp50 ribu, kini ia dipercaya mengerjakan kampanye dengan nilai jutaan hingga puluhan bahkan ratusan juta rupiah. Pengalaman tersebut juga membawanya hingga berhasil memiliki produk sendiri.
“Kalau kita menjaga kualitas dan kepercayaan audiens, peluang akan datang dengan sendirinya. Jangan hanya berpikir soal uang, tapi pikirkan juga bagaimana membuat orang percaya dengan konten kita,” pungkas Novita.
Perjalanan Novita Sari menjadi bukti bahwa tidak ada kesuksesan yang datang secara instan. Berawal dari iseng mengikuti tren TikTok pada 2020, ia mampu mengubah konten review produk menjadi ladang cuan, mengumpulkan 11,5 juta pengikut, dipercaya berbagai brand besar, hingga membangun bisnis melalui produk miliknya sendiri. Bagi Novita, semua itu berawal dari satu langkah sederhana: berani memulai, terus belajar, dan konsisten menjalani proses.
(wur)
Lihat Juga :