Pemerintah Tetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Selasa, 07 Juli 2026 - 19:30 WIB
loading...
A
A
A
“Negara hadir untuk memastikan bahwa setiap warga negara mempunyai ruang yang setara menjalankan keyakinan, melestarikan tradisi, mewariskan nilai-nilai luhur kepada generasi penerus, dan hadirnya ketetapan ini juga sebagai komitmen pemerintah dalam rangka melayani pemenuhan hak bagi penghayat kepercayaan,” harap Fadli.
Sementara itu, Dirjen Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan, Restu Gunawan mengungkapkan bahwa penetapan hari tersebut bukan terjadi secara instan. Melainkan telah melalui jalan panjang karena telah diusulkan sejak tahun 2005. Hingga akhirnya MLKI kembali mengusulkan melalui surat yang dikirim kepada Menteri Kebudayaan dengan nomor 10/DMP.MLKI/K.I/I/2026 perihal Usulan Penetapan Hari Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa yang juga berisi latar belakang historis pemilihan tanggal 13 Juli.
“Jadi kepada Bapak Menteri yang saya laporkan pada bahwa pembahasan mengenai usulan Hari Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa itu sudah diusulkan sejak tahun 2005. Jadi alhamdulillah atas kepemimpinan Bapak, temen-temen penghayat bisa mempunyai Hari Kepercayaan. Pembahasan ini diikuti oleh para penghayat kepercayaan dan berbagai organisasi kepercayaan Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia (MLKI) yang difasilitasi oleh Direktorat Bina Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat,” pungkas dia.
Sementara itu, Dirjen Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan, Restu Gunawan mengungkapkan bahwa penetapan hari tersebut bukan terjadi secara instan. Melainkan telah melalui jalan panjang karena telah diusulkan sejak tahun 2005. Hingga akhirnya MLKI kembali mengusulkan melalui surat yang dikirim kepada Menteri Kebudayaan dengan nomor 10/DMP.MLKI/K.I/I/2026 perihal Usulan Penetapan Hari Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa yang juga berisi latar belakang historis pemilihan tanggal 13 Juli.
“Jadi kepada Bapak Menteri yang saya laporkan pada bahwa pembahasan mengenai usulan Hari Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa itu sudah diusulkan sejak tahun 2005. Jadi alhamdulillah atas kepemimpinan Bapak, temen-temen penghayat bisa mempunyai Hari Kepercayaan. Pembahasan ini diikuti oleh para penghayat kepercayaan dan berbagai organisasi kepercayaan Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia (MLKI) yang difasilitasi oleh Direktorat Bina Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat,” pungkas dia.
(nnz)
Lihat Juga :