30 Tahun Berkarya, Project Pop Siapkan Konser Forever Young – Forever Fun
Jum'at, 10 Juli 2026 - 16:47 WIB
loading...
Grup musik Project Pop bersiap merayakan perjalanan 30 tahun berkarya di industri hiburan Indonesia melalui konser bertajuk Forever Young – Forever Fun.
A
A
A
JAKARTA - Grup musik Project Pop bersiap merayakan perjalanan 30 tahun berkarya di industri hiburan Indonesia melalui konser bertajuk Forever Young – Forever Fun. Pertunjukan yang akan digelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, pada 8 Agustus 2026 itu dirancang sebagai perayaan besar yang menggabungkan nostalgia, hiburan, dan semangat lintas generasi.
Konser yang dipromotori Northstar Entertainment tersebut tidak hanya menghadirkan deretan lagu populer Project Pop, tetapi juga menawarkan pengalaman interaktif melalui tata panggung modern, permainan multimedia, koreografi massal, dan visual penuh warna yang mencerminkan karakter khas grup tersebut.
Chairi Ibrahim selaku perwakilan Northstar Entertainment mengatakan bahwa konser ini menjadi bentuk penghormatan terhadap perjalanan panjang Project Pop sebagai salah satu ikon budaya populer Indonesia.
“Project Pop bukan sekadar grup musik; mereka adalah warisan budaya populer Indonesia yang berhasil mempertahankan relevansi selama 30 tahun. Karakter komedi cerdas yang dibalut aransemen musik multi-genre menjadi kekuatan utama mereka. Melalui konser ‘Forever Young – Forever Fun’, Northstar Entertainment ingin menghadirkan the ultimate nostalgia party dengan standar produksi panggung berskala besar untuk merayakan legasi luar biasa ini,” kata Chairi Ibrahim.
Konser ini juga akan menghadirkan sejumlah kolaborator spesial yang dipilih bukan hanya sebagai kejutan panggung, tetapi sebagai bagian dari narasi besar perjalanan Project Pop. Kehadiran Abang-abang P Project, NPD atau New Pusat Dunia, dan Inul Daratista, yang akan tampil berkolaborasi bersama Project Pop, menjadi simbol pertemuan antara akar, masa kini, dan masa depan Project Pop.
P Project adalah representasi akar komedi musikal yang turut membentuk DNA kreatif Project Pop sejak awal. Kehadirannya dalam bentuk kolaborasi akan membawa penonton kembali pada semangat humor, parodi, dan kecerdasan panggung yang menjadi fondasi penting perjalanan Project Pop.
Sedangkan NPD atau New Pusat Dunia merepresentasikan koneksi Project Pop dengan generasi muda dan budaya digital masa kini. Kehadiran NPD menjadi jembatan antara Project Pop sebagai ikon lintas zaman dengan pendengar baru yang tumbuh bersama media sosial, konten digital, dan bentuk humor yang terus berkembang.
Sementara Inul Daratista, sebagai salah satu figur besar dalam musik dangdut Indonesia, akan memperkaya warna konser ini dari sisi musikalitas lintas genre. Kolaborasi bersama Inul ini mempertegas karakter Project Pop yang sejak lama berani bermain di berbagai warna musik, mulai dari pop, dance, hip-hop, dangdut, reggae, hingga rock, dengan tetap membawa lirik jenaka dan satire sosial yang mudah diterima masyarakat luas.
Selama 30 tahun berkarya sejak dibentuk pada 1996, Project Pop telah melahirkan sedikitnya 10 album, lebih dari 80 lagu, serta puluhan lagu populer Project Pop yang menjadi bagian dari memori kolektif budaya pop Indonesia. Konsistensi berkarya, kemampuan menjaga relevansi, serta solidaritas para personel setelah berpulangnya Oon pada 2017 menjadikan Project Pop sebagai salah satu grup paling bertahan dan dicintai di industri hiburan Tanah Air.
Bagi Project Pop, konser ini bukan hanya perayaan musikal, tetapi juga bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang bersama para penggemar, atau yang akrab disebut Popop.
“30 tahun bersama adalah sebuah anugerah tak ternilai. Konser ini kami definisikan sebagai perayaan syukur dan reuni keluarga besar bersama Popop yang tumbuh bersama lagu-lagu kami. Kami ingin konser ini menjadi tempat bagi semua yang hadir untuk melepaskan kepenatan, melepas stres, dan pulang dengan perasaan bahagia,” tutur Yosi Mokalu, personel Project Pop.
Dari sisi musikalitas, Project Pop juga menyiapkan penampilan khusus. Gugum mengungkapkan bahwa grup ini menjalani sesi musik intensif untuk mengaransemen ulang berbagai nomor hits legendaris agar terasa lebih segar dan menghentak, tanpa menghilangkan memori asli dari lagu-lagu tersebut. Mereka juga menyiapkan setlist spesial, termasuk beberapa lagu rare yang jarang dibawakan di atas panggung.
“Yang pasti kami melakukan persiapan musikal dengan usaha ekstra untuk konser ini. Setlist sudah kami siapkan khusus dan nantinya bakal asyik banget untuk dinyanyikan bersama. Akan ada aransemen baru, medley yang dinamis, dan koreografi khusus yang menantang buat kami maupun Popop yang hadir untuk bergoyang bareng. Seru deh pokoknya!” ujar Gugum.
Antusiasme terhadap konser ini telah terlihat dari penjualan tiket awal, dibuka pada 13 Maret lalu yang terjual habis dalam waktu kurang dari satu jam. Sementara, penjualan tiket umum atau General Sale dibuka mulai 25 Juni, dengan tambahan dua kategori baru, yaitu Goyang Duo berupa bundling 2 tiket festival dan Goyang Rame berupa bundling 4 tiket festival.
Konser yang dipromotori Northstar Entertainment tersebut tidak hanya menghadirkan deretan lagu populer Project Pop, tetapi juga menawarkan pengalaman interaktif melalui tata panggung modern, permainan multimedia, koreografi massal, dan visual penuh warna yang mencerminkan karakter khas grup tersebut.
Chairi Ibrahim selaku perwakilan Northstar Entertainment mengatakan bahwa konser ini menjadi bentuk penghormatan terhadap perjalanan panjang Project Pop sebagai salah satu ikon budaya populer Indonesia.
“Project Pop bukan sekadar grup musik; mereka adalah warisan budaya populer Indonesia yang berhasil mempertahankan relevansi selama 30 tahun. Karakter komedi cerdas yang dibalut aransemen musik multi-genre menjadi kekuatan utama mereka. Melalui konser ‘Forever Young – Forever Fun’, Northstar Entertainment ingin menghadirkan the ultimate nostalgia party dengan standar produksi panggung berskala besar untuk merayakan legasi luar biasa ini,” kata Chairi Ibrahim.
Konser ini juga akan menghadirkan sejumlah kolaborator spesial yang dipilih bukan hanya sebagai kejutan panggung, tetapi sebagai bagian dari narasi besar perjalanan Project Pop. Kehadiran Abang-abang P Project, NPD atau New Pusat Dunia, dan Inul Daratista, yang akan tampil berkolaborasi bersama Project Pop, menjadi simbol pertemuan antara akar, masa kini, dan masa depan Project Pop.
P Project adalah representasi akar komedi musikal yang turut membentuk DNA kreatif Project Pop sejak awal. Kehadirannya dalam bentuk kolaborasi akan membawa penonton kembali pada semangat humor, parodi, dan kecerdasan panggung yang menjadi fondasi penting perjalanan Project Pop.
Sedangkan NPD atau New Pusat Dunia merepresentasikan koneksi Project Pop dengan generasi muda dan budaya digital masa kini. Kehadiran NPD menjadi jembatan antara Project Pop sebagai ikon lintas zaman dengan pendengar baru yang tumbuh bersama media sosial, konten digital, dan bentuk humor yang terus berkembang.
Sementara Inul Daratista, sebagai salah satu figur besar dalam musik dangdut Indonesia, akan memperkaya warna konser ini dari sisi musikalitas lintas genre. Kolaborasi bersama Inul ini mempertegas karakter Project Pop yang sejak lama berani bermain di berbagai warna musik, mulai dari pop, dance, hip-hop, dangdut, reggae, hingga rock, dengan tetap membawa lirik jenaka dan satire sosial yang mudah diterima masyarakat luas.
Selama 30 tahun berkarya sejak dibentuk pada 1996, Project Pop telah melahirkan sedikitnya 10 album, lebih dari 80 lagu, serta puluhan lagu populer Project Pop yang menjadi bagian dari memori kolektif budaya pop Indonesia. Konsistensi berkarya, kemampuan menjaga relevansi, serta solidaritas para personel setelah berpulangnya Oon pada 2017 menjadikan Project Pop sebagai salah satu grup paling bertahan dan dicintai di industri hiburan Tanah Air.
Bagi Project Pop, konser ini bukan hanya perayaan musikal, tetapi juga bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang bersama para penggemar, atau yang akrab disebut Popop.
“30 tahun bersama adalah sebuah anugerah tak ternilai. Konser ini kami definisikan sebagai perayaan syukur dan reuni keluarga besar bersama Popop yang tumbuh bersama lagu-lagu kami. Kami ingin konser ini menjadi tempat bagi semua yang hadir untuk melepaskan kepenatan, melepas stres, dan pulang dengan perasaan bahagia,” tutur Yosi Mokalu, personel Project Pop.
Dari sisi musikalitas, Project Pop juga menyiapkan penampilan khusus. Gugum mengungkapkan bahwa grup ini menjalani sesi musik intensif untuk mengaransemen ulang berbagai nomor hits legendaris agar terasa lebih segar dan menghentak, tanpa menghilangkan memori asli dari lagu-lagu tersebut. Mereka juga menyiapkan setlist spesial, termasuk beberapa lagu rare yang jarang dibawakan di atas panggung.
“Yang pasti kami melakukan persiapan musikal dengan usaha ekstra untuk konser ini. Setlist sudah kami siapkan khusus dan nantinya bakal asyik banget untuk dinyanyikan bersama. Akan ada aransemen baru, medley yang dinamis, dan koreografi khusus yang menantang buat kami maupun Popop yang hadir untuk bergoyang bareng. Seru deh pokoknya!” ujar Gugum.
Antusiasme terhadap konser ini telah terlihat dari penjualan tiket awal, dibuka pada 13 Maret lalu yang terjual habis dalam waktu kurang dari satu jam. Sementara, penjualan tiket umum atau General Sale dibuka mulai 25 Juni, dengan tambahan dua kategori baru, yaitu Goyang Duo berupa bundling 2 tiket festival dan Goyang Rame berupa bundling 4 tiket festival.
(dra)
Lihat Juga :