Amanda Zahra Ngaku Jadi Korban Body Shaming Dokter Klinik Kecantikan
Minggu, 12 Juli 2026 - 08:15 WIB
loading...
Amanda Zahra. Foto: Instagram/@aamandazahra
A
A
A
JAKARTA - Selebgram Amanda Zahra kembali mencuri perhatian publik lantaran mengaku menjadi korban body shaming. Hal itu diduga dilakukan oleh seorang dokter di klinik kecantikan yang biasa ia kunjungi.
Kejadian tersebut diungkapkan Amanda dalam unggahan stories Instagram-nya yang kemudian mencuri perhatian netizen hingga viral di media sosial. Dalam tangkapan layar viral yang diunggah oleh salah satu netizen di platform X, ia menuliskan terkait adanya dokter klinik kecantikan yang melakukan public shaming terhadap pelanggan yang datang untuk melakukan perawatan.
Bahkan dokter tersebut melakukan body shaming melalui unggahan di akun media sosial pribadinya yang tertera jelas nama serta tempat ia bekerja.
“Sebagai pasien dan customer pasti gak nyaman banget kan mau treatment di klinik kecantikan biar lebih cantik, terus gataunya dokternya suka publicly shaming orang yang treatment dan dikatain ‘muka unoriginal’ di public account yang bahkan di bionya dan profile picturenya jelas kerja di mana,” tulis Amanda, dikutip Sabtu (11/7/2026).
Baca Juga : Terciduk Main Aplikasi Dating hingga Viral, Begini Respons Influencer Amanda Zahra
Tulisan itu rupanya menjadi tanggapan Amanda terhadap unggahan yang diduga dilakukan oleh seorang dokter klinik kecantikan. Dimana ungkapan body shaming sang dokter juga diunggah Amanda lewat instagram storiesnya.
Dalam unggahan yang diduga milik dokter tersebut, berisi tudingan tak senonoh dan menyinggung salah satu bagian fisik Amanda. Termasuk kutipan perkataan “muka unoriginal” yang disinggung Amanda sebelumnya diungkapkan dalam unggahan sang dokter.
“Maaf nih ya skali lagi maaf, para pemuja AZ. Kalo dia foto dr tampak bawah dan memamerkan pabrik susunya hanya untuk menjadi tontonan khalayak ramai, dengan muka full un original, dan masi dipuja dan disanjung, padahal kita semua tau "arahnya ni perempuan kemane" PADA KEBUKA GA SI MATA LU PADA HAH?!?,” demikian isi unggahan dokter yang ditanggapi Amanda.
Baca Juga : Desta Dilarikan ke Rumah Sakit usai Mata Terkena Bola Padel
Lebih lanjut, Amanda Zahra mengaku bahwa dirinya sebenarnya sudah terbiasa menghadapi komentar negatif netizen terkait fisiknya. Namun, dlama hal ini ia merasa sangat ironis dimana yang memberikan komentar negatif adalah seorang dokter kecantikan dan dukungan ke khalayak publik.
“Poin lainnya aku ga terlalu peduli, aku sudah berurusan dengan objektifikasi dan pelecehan sepanjang hidupku, meskipun hal-hal tersebut jelas tidak dapat diterima, namun hal-hal tersebut bukanlah hal yang baru bagi saya tetapi bekerja di bidang kedokteran estetika dan mempermalukan wanita di depan umum karena memilih perawatan estetika yang Anda anggap mereka jalani adalah... paling tidak ironis,” ungkap Amanda.
Akibat kejadian ini, ia mengaku enggan untuk kembali mendatangi klinik kecantikan tempat dokter tersebut bekerja, meskipun merasa cocok dengan pelayanan dan fasilitas yang disediakan.
“Aku pribadi gak bakal betah balik kesana, walaupun aku suka kliniknya, treatmentnya, bahkan dokter yang handle aku pun gak bermasalah, tapi ngga banget mau cantik malah dijulidin sama dokternya,” tambah dia.
Selebgram yang memiliki 1,1 juta pengikut ini juga menekankan pentingnya ruang aman bagi perempuan untuk menentukan pilihan penampilan mereka tanpa harus dihakimi, terlebih oleh dokter yang menyediakan layanan kecantikan seperti yang dialaminya saat ini.
“Aku ga pernah banget yapping di akun pertama gini, tapi aku percaya wanita berhak merasa aman dan tidak malu atas pilihan yang mereka ambil, terutama oleh dokter yang justru menyediakan jasa tersebut,” pungkas Amanda.
Kejadian tersebut diungkapkan Amanda dalam unggahan stories Instagram-nya yang kemudian mencuri perhatian netizen hingga viral di media sosial. Dalam tangkapan layar viral yang diunggah oleh salah satu netizen di platform X, ia menuliskan terkait adanya dokter klinik kecantikan yang melakukan public shaming terhadap pelanggan yang datang untuk melakukan perawatan.
Bahkan dokter tersebut melakukan body shaming melalui unggahan di akun media sosial pribadinya yang tertera jelas nama serta tempat ia bekerja.
“Sebagai pasien dan customer pasti gak nyaman banget kan mau treatment di klinik kecantikan biar lebih cantik, terus gataunya dokternya suka publicly shaming orang yang treatment dan dikatain ‘muka unoriginal’ di public account yang bahkan di bionya dan profile picturenya jelas kerja di mana,” tulis Amanda, dikutip Sabtu (11/7/2026).
Baca Juga : Terciduk Main Aplikasi Dating hingga Viral, Begini Respons Influencer Amanda Zahra
Tulisan itu rupanya menjadi tanggapan Amanda terhadap unggahan yang diduga dilakukan oleh seorang dokter klinik kecantikan. Dimana ungkapan body shaming sang dokter juga diunggah Amanda lewat instagram storiesnya.
Dalam unggahan yang diduga milik dokter tersebut, berisi tudingan tak senonoh dan menyinggung salah satu bagian fisik Amanda. Termasuk kutipan perkataan “muka unoriginal” yang disinggung Amanda sebelumnya diungkapkan dalam unggahan sang dokter.
“Maaf nih ya skali lagi maaf, para pemuja AZ. Kalo dia foto dr tampak bawah dan memamerkan pabrik susunya hanya untuk menjadi tontonan khalayak ramai, dengan muka full un original, dan masi dipuja dan disanjung, padahal kita semua tau "arahnya ni perempuan kemane" PADA KEBUKA GA SI MATA LU PADA HAH?!?,” demikian isi unggahan dokter yang ditanggapi Amanda.
Baca Juga : Desta Dilarikan ke Rumah Sakit usai Mata Terkena Bola Padel
Lebih lanjut, Amanda Zahra mengaku bahwa dirinya sebenarnya sudah terbiasa menghadapi komentar negatif netizen terkait fisiknya. Namun, dlama hal ini ia merasa sangat ironis dimana yang memberikan komentar negatif adalah seorang dokter kecantikan dan dukungan ke khalayak publik.
“Poin lainnya aku ga terlalu peduli, aku sudah berurusan dengan objektifikasi dan pelecehan sepanjang hidupku, meskipun hal-hal tersebut jelas tidak dapat diterima, namun hal-hal tersebut bukanlah hal yang baru bagi saya tetapi bekerja di bidang kedokteran estetika dan mempermalukan wanita di depan umum karena memilih perawatan estetika yang Anda anggap mereka jalani adalah... paling tidak ironis,” ungkap Amanda.
Akibat kejadian ini, ia mengaku enggan untuk kembali mendatangi klinik kecantikan tempat dokter tersebut bekerja, meskipun merasa cocok dengan pelayanan dan fasilitas yang disediakan.
“Aku pribadi gak bakal betah balik kesana, walaupun aku suka kliniknya, treatmentnya, bahkan dokter yang handle aku pun gak bermasalah, tapi ngga banget mau cantik malah dijulidin sama dokternya,” tambah dia.
Selebgram yang memiliki 1,1 juta pengikut ini juga menekankan pentingnya ruang aman bagi perempuan untuk menentukan pilihan penampilan mereka tanpa harus dihakimi, terlebih oleh dokter yang menyediakan layanan kecantikan seperti yang dialaminya saat ini.
“Aku ga pernah banget yapping di akun pertama gini, tapi aku percaya wanita berhak merasa aman dan tidak malu atas pilihan yang mereka ambil, terutama oleh dokter yang justru menyediakan jasa tersebut,” pungkas Amanda.
(wur)
Lihat Juga :