Brain Gym Soyalympic 2026, Pembuktian Anak Cerdas dan Tangkas lewat Kompetisi
Jum'at, 17 Juli 2026 - 17:20 WIB
loading...
Sensitivitas maupun alergi terhadap susu sapi masih menjadi tantangan yang dihadapi banyak keluarga di Indonesia.
A
A
A
JAKARTA - Sensitivitas maupun alergi terhadap susu sapi masih menjadi tantangan yang dihadapi banyak keluarga di Indonesia. Kondisi ini kerap memunculkan kekhawatiran di kalangan orang tua terkait pemenuhan nutrisi dan dampaknya terhadap proses tumbuh kembang anak. Namun, kekhawatiran tersebut tidak seharusnya menjadi penghalang bagi anak untuk berkembang secara optimal.
Bertepatan dengan peringatan World Allergy Week 2026 dan menjelang Hari Anak Nasional, berbagai pihak mengajak masyarakat untuk mengubah cara pandang terhadap anak yang memiliki alergi atau sensitivitas terhadap susu sapi.
Mengubah kekhawatiran tersebut menjadi pembuktian prestasi, Kalbe Nutritionals melalui Morinaga Soya menggelar kompetisi Soyalympic 2026. Senior Brand Manager Morinaga IFFO & Specialties Fitria Dewi Astari mengatakan Allergy Week menjadi momen untuk mengedukasi masyarakat.
"Lewat kompetisi Brain Gym di Soyalympic, kami ingin memperlihatkan secara langsung bahwa anak yang tidak cocok susu sapi pun bisa tumbuh optimal, memiliki koordinasi tubuh yang baik, cerdas, dan tangkas jika diberikan dukungan nutrisi yang tepat," kata Fitria.
Berbeda dengan perlombaan anak pada umumnya, Soyalympic tahun ini mengusung format kompetisi unik bernama Brain Gym. Metode ini merupakan ajang adu ketangkasan yang menggabungkan aktivitas fisik (Gym) dan kecerdasan kognitif (Brain). Di dalam arena, anak-anak tidak hanya ditantang secara fisik seperti berlari melewati rintangan, tetapi di saat bersamaan juga diuji fokus dan konsentrasinya untuk menyelesaikan soal-soal numerik serta linguistik yang menyenangkan.
Rangkaian babak penyisihan Soyalympic telah berlangsung di Jakarta dan Bandung sejak 27 Juni hingga 12 Juli 2026. Acara ini mendapat antusiasme luar biasa dari masyarakat dengan menjaring lebih dari 3.000 peserta.
Dari seluruh peserta tersebut, akan disaring 12 finalis terbaik yang akan diundang untuk bertanding pada puncak kompetisi SOYALYMPIC Championship: The Final di Jakarta pada 26 Juli 2026 mendatang, dalam rangka merayakan Hari Anak Nasional.
Selain kompetisi offline, masyarakat di seluruh Indonesia juga dapat mengikuti tantangan ini secara online dengan mendaftar melalui tautan resmi untuk memenangkan total hadiah jutaan rupiah.
"Melalui Soyalympic, kami ingin menunjukkan bahwa proses belajar tidak hanya terjadi saat anak duduk di kelas, tetapi juga ketika mereka bergerak aktif, berpikir cepat, dan berani mencoba. Kami berharap pengalaman ini dapat membantu anak mengembangkan potensi terbaiknya sejak dini," tutur Fitria.
Keseruan Soyalympic dipastikan tidak akan berakhir di Jakarta dan Bandung saja. Untuk menyebarkan semangat "Soyakinbisa" secara merata, pihaknya akan melanjutkan perjalanan roadshow kompetisi Brain Gym ini ke 8 kota besar lainnya di Indonesia.
Para orang tua dan si kecil dapat menantikan kehadiran acara ini di Denpasar, Malang, Surabaya, Palembang, Lampung, Medan, Semarang, Yogyakarta-Solo, dan Makassar bulan Agustus-September 2026. Inisiatif ini membuka kesempatan bagi lebih banyak anak Indonesia untuk menjadi 'Star' di kota mereka dan membuktikan kapasitas dirinya tanpa dihalangi oleh batasan alergi.
Sebagai bentuk apresiasi sekaligus komitmen berkelanjutan terhadap pendidikan anak Indonesia, Fitria mengatakan pihaknya tidak hanya menyediakan piala, tetapi juga menyiapkan hadiah utama berupa tabungan pendidikan bagi para pemenang. Hadiah ini diharapkan dapat menjadi dukungan nyata untuk mengantar langkah mereka menggapai cita-cita masa depan.
Bertepatan dengan peringatan World Allergy Week 2026 dan menjelang Hari Anak Nasional, berbagai pihak mengajak masyarakat untuk mengubah cara pandang terhadap anak yang memiliki alergi atau sensitivitas terhadap susu sapi.
Mengubah kekhawatiran tersebut menjadi pembuktian prestasi, Kalbe Nutritionals melalui Morinaga Soya menggelar kompetisi Soyalympic 2026. Senior Brand Manager Morinaga IFFO & Specialties Fitria Dewi Astari mengatakan Allergy Week menjadi momen untuk mengedukasi masyarakat.
"Lewat kompetisi Brain Gym di Soyalympic, kami ingin memperlihatkan secara langsung bahwa anak yang tidak cocok susu sapi pun bisa tumbuh optimal, memiliki koordinasi tubuh yang baik, cerdas, dan tangkas jika diberikan dukungan nutrisi yang tepat," kata Fitria.
Berbeda dengan perlombaan anak pada umumnya, Soyalympic tahun ini mengusung format kompetisi unik bernama Brain Gym. Metode ini merupakan ajang adu ketangkasan yang menggabungkan aktivitas fisik (Gym) dan kecerdasan kognitif (Brain). Di dalam arena, anak-anak tidak hanya ditantang secara fisik seperti berlari melewati rintangan, tetapi di saat bersamaan juga diuji fokus dan konsentrasinya untuk menyelesaikan soal-soal numerik serta linguistik yang menyenangkan.
Rangkaian babak penyisihan Soyalympic telah berlangsung di Jakarta dan Bandung sejak 27 Juni hingga 12 Juli 2026. Acara ini mendapat antusiasme luar biasa dari masyarakat dengan menjaring lebih dari 3.000 peserta.
Dari seluruh peserta tersebut, akan disaring 12 finalis terbaik yang akan diundang untuk bertanding pada puncak kompetisi SOYALYMPIC Championship: The Final di Jakarta pada 26 Juli 2026 mendatang, dalam rangka merayakan Hari Anak Nasional.
Selain kompetisi offline, masyarakat di seluruh Indonesia juga dapat mengikuti tantangan ini secara online dengan mendaftar melalui tautan resmi untuk memenangkan total hadiah jutaan rupiah.
"Melalui Soyalympic, kami ingin menunjukkan bahwa proses belajar tidak hanya terjadi saat anak duduk di kelas, tetapi juga ketika mereka bergerak aktif, berpikir cepat, dan berani mencoba. Kami berharap pengalaman ini dapat membantu anak mengembangkan potensi terbaiknya sejak dini," tutur Fitria.
Keseruan Soyalympic dipastikan tidak akan berakhir di Jakarta dan Bandung saja. Untuk menyebarkan semangat "Soyakinbisa" secara merata, pihaknya akan melanjutkan perjalanan roadshow kompetisi Brain Gym ini ke 8 kota besar lainnya di Indonesia.
Para orang tua dan si kecil dapat menantikan kehadiran acara ini di Denpasar, Malang, Surabaya, Palembang, Lampung, Medan, Semarang, Yogyakarta-Solo, dan Makassar bulan Agustus-September 2026. Inisiatif ini membuka kesempatan bagi lebih banyak anak Indonesia untuk menjadi 'Star' di kota mereka dan membuktikan kapasitas dirinya tanpa dihalangi oleh batasan alergi.
Sebagai bentuk apresiasi sekaligus komitmen berkelanjutan terhadap pendidikan anak Indonesia, Fitria mengatakan pihaknya tidak hanya menyediakan piala, tetapi juga menyiapkan hadiah utama berupa tabungan pendidikan bagi para pemenang. Hadiah ini diharapkan dapat menjadi dukungan nyata untuk mengantar langkah mereka menggapai cita-cita masa depan.
(dra)
Lihat Juga :