Gen Z Ramai Tinggalkan Wireless Earphone, Benarkah yang Pakai Kabel Lebih Sehat?
Minggu, 19 Juli 2026 - 11:37 WIB
loading...
A
A
A
“Terbesar di Asia Tenggara dan cuma 17 persen yang dikelola dengan benar. Sisanya dibakar atau dibuang. Padahal sampah elektronik tadi mengandung timbal dan merkuri yang justru terbukti jauh lebih berbahaya dibanding gelombang bluetooth,” tutur dia.
Oleh karena itu, Bang Sap menyarankan para pengguna TWS yang mulai beralih ke earphone kabel untuk tidak membuang perangkat lama mereka ke tempat sampah domestik.
“Jangan buang TWS lama ke tempat sampah biasa. Kumpulin satu wadah sekalian HP mati dan kabel rusak. Lalu antar ke dropbox e-waste terdekat. Dinas Lingkungan Hidup DKI udah nyediain titik di halte TransJakarta sampai stasiun KRL, bahkan ada jemput gratisnya,” beber Bang Sap.
Ia menegaskan, esensi dari gaya hidup ramah lingkungan bukan dengan memusuhi teknologi, melainkan bertanggung jawab penuh atas akhir masa pakai barang elektronik yang kita konsumsi.
“Jadi yang bikin keputusanmu bener atau enggak bukan ketakutan radiasi yang belum pasti, tapi juga kemana perginya TWS yang enggak mau kamu tinggalin. Percuma takut radiasi kalau yang lama malah numpuk di laci terus dibuang sembarangan,” pungkas dia.
Oleh karena itu, Bang Sap menyarankan para pengguna TWS yang mulai beralih ke earphone kabel untuk tidak membuang perangkat lama mereka ke tempat sampah domestik.
“Jangan buang TWS lama ke tempat sampah biasa. Kumpulin satu wadah sekalian HP mati dan kabel rusak. Lalu antar ke dropbox e-waste terdekat. Dinas Lingkungan Hidup DKI udah nyediain titik di halte TransJakarta sampai stasiun KRL, bahkan ada jemput gratisnya,” beber Bang Sap.
Ia menegaskan, esensi dari gaya hidup ramah lingkungan bukan dengan memusuhi teknologi, melainkan bertanggung jawab penuh atas akhir masa pakai barang elektronik yang kita konsumsi.
“Jadi yang bikin keputusanmu bener atau enggak bukan ketakutan radiasi yang belum pasti, tapi juga kemana perginya TWS yang enggak mau kamu tinggalin. Percuma takut radiasi kalau yang lama malah numpuk di laci terus dibuang sembarangan,” pungkas dia.
(wur)
Lihat Juga :