Anak Meisya Siregar Nyaris Tenggelam Terseret Ombak di Bali, Bebi Romeo Terpukul
Senin, 20 Juli 2026 - 09:06 WIB
loading...
Meisya siregar dan anak bungsunya Muhammad Bambang Arr Ray Bach. Foto: Instagram/@meisya_siregar
A
A
A
JAKARTA - Momen liburan keluarga Meisya Siregar dan Bebi Romeo di Bali mendadak berubah menjadi mimpi buruk. Anak bungsu mereka, Muhammad Bambang Arr Ray Bach, nyaris kehilangan nyawa setelah terseret ombak besar saat bermain di tepi pantai. Kejadian ini dibagikan langsung boleh Meisya melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.
Meisya menceritakan bahwa sebenarnya laut dan pantai bukan hal baru bagi Bambang. Sejak kecil, sang putra sudah terbiasa dengan suasana pantai, yang membuat Meisya dan Bebi merasa cukup tenang membiarkannya bermain. Namun, rasa aman itu justru berbuah kelengahan yang fatal.
![Anak Meisya Siregar Nyaris Tenggelam Terseret Ombak di Bali, Bebi Romeo Terpukul]()
Anak Meisya Siregar dan Bebi Romeo hampir terseret ombak saat liburan di Bali. Foto: Instagram/@mesisya_siregar
"Hingga hari itu, hari ketika kami lengah. Kami duduk agak jauh dari bibir pantai membiarkan Bambang bermain bersama sahabatnya tanpa benar-benar mengawasi setiap detiknya," tulis Meisya Siregar, dikutip Senin (20/7/2026).
Baca Juga : Meisya Siregar Curhat usai Lunasi Utang KPR Puluhan Tahun, Ingatkan Gen Z soal Hidup
"Awalnya semua terlihat biasa. Anak-anak bermain, tertawa, menikmati ombak, sampai tiba-tiba satu ombak besar datang dan Bambang menghilang. Detik itu rasanya dunia berhenti. Ternyata Bambang terseret ombak," sambungnya.
Untungnya, Irvan Farhad (Baba) dan Hamidah Rachmayanti yang juga berada di lokasi langsung sigap membantu. Kehadiran lifeguard lokal di pantai tersebut juga menjadi faktor kunci penyelamatan Bambang.
Meski sang putra selamat, insiden ini meninggalkan luka batin yang dalam bagi sang ayah, Bebi Romeo. Meisya mengungkapkan bahwa suaminya itu sangat terpukulbhingga menyalahkan diri sendiri.
Baca Juga : Bebi Romeo Pernah Jual Lagu Aku Cinta Kau dan Dia ke Ahmad Dhani Rp750 Ribu Gegara Butuh Uang
"Sepenggal cerita di Bali yang cukup memukul buat kami. Papa Bebi Romeo masih belum bisa memaafkan dirinya sampai sekarang karena merasa jadi ayah yang gagal," ungkap Meisya.
"Kejadian ini menjadi penyesalan kami sebagai orang tua karena hanya dengan beberapa menit merasa aman, kami hampir kehilangan anak yang paling kami cintai," tuturnya.
Di akhir, Meisya memberikan pesan menyentuh sekaligus peringatan keras bagi para orang tua agar tidak pernah meremehkan kekuatan alam.
"Jangan pernah lengah meskipun pantai itu sudah berkali-kali kita datangi. Laut tidak pernah bisa diprediksi. Satu detik saja bisa mengubah segalanya. Peluk anak-anak kita lebih erat hari ini karena kami hampir kehilangan kesempatan itu. Maafin Bunda sama Papa ya Nak," pungkasnya.
Meisya menceritakan bahwa sebenarnya laut dan pantai bukan hal baru bagi Bambang. Sejak kecil, sang putra sudah terbiasa dengan suasana pantai, yang membuat Meisya dan Bebi merasa cukup tenang membiarkannya bermain. Namun, rasa aman itu justru berbuah kelengahan yang fatal.

Anak Meisya Siregar dan Bebi Romeo hampir terseret ombak saat liburan di Bali. Foto: Instagram/@mesisya_siregar
"Hingga hari itu, hari ketika kami lengah. Kami duduk agak jauh dari bibir pantai membiarkan Bambang bermain bersama sahabatnya tanpa benar-benar mengawasi setiap detiknya," tulis Meisya Siregar, dikutip Senin (20/7/2026).
Baca Juga : Meisya Siregar Curhat usai Lunasi Utang KPR Puluhan Tahun, Ingatkan Gen Z soal Hidup
"Awalnya semua terlihat biasa. Anak-anak bermain, tertawa, menikmati ombak, sampai tiba-tiba satu ombak besar datang dan Bambang menghilang. Detik itu rasanya dunia berhenti. Ternyata Bambang terseret ombak," sambungnya.
Untungnya, Irvan Farhad (Baba) dan Hamidah Rachmayanti yang juga berada di lokasi langsung sigap membantu. Kehadiran lifeguard lokal di pantai tersebut juga menjadi faktor kunci penyelamatan Bambang.
Meski sang putra selamat, insiden ini meninggalkan luka batin yang dalam bagi sang ayah, Bebi Romeo. Meisya mengungkapkan bahwa suaminya itu sangat terpukulbhingga menyalahkan diri sendiri.
Baca Juga : Bebi Romeo Pernah Jual Lagu Aku Cinta Kau dan Dia ke Ahmad Dhani Rp750 Ribu Gegara Butuh Uang
"Sepenggal cerita di Bali yang cukup memukul buat kami. Papa Bebi Romeo masih belum bisa memaafkan dirinya sampai sekarang karena merasa jadi ayah yang gagal," ungkap Meisya.
"Kejadian ini menjadi penyesalan kami sebagai orang tua karena hanya dengan beberapa menit merasa aman, kami hampir kehilangan anak yang paling kami cintai," tuturnya.
Di akhir, Meisya memberikan pesan menyentuh sekaligus peringatan keras bagi para orang tua agar tidak pernah meremehkan kekuatan alam.
"Jangan pernah lengah meskipun pantai itu sudah berkali-kali kita datangi. Laut tidak pernah bisa diprediksi. Satu detik saja bisa mengubah segalanya. Peluk anak-anak kita lebih erat hari ini karena kami hampir kehilangan kesempatan itu. Maafin Bunda sama Papa ya Nak," pungkasnya.
(wur)
Lihat Juga :