Jangan Asal Makan Sebelum Olahraga, Ini Waktu yang Dianjurkan agar Tubuh Lebih Bertenaga
Senin, 27 Juli 2026 - 10:30 WIB
loading...
Peserta meriahkan Pound Fit X Musiczone di acara Musiczone Okezone, Sabtu (30/5/2026). Foto/Dok/Niko Prayoga.
A
A
A
JAKARTA - Apa yang dimakan sebelum berolahraga dapat memengaruhi performa dan proses pemulihan tubuh. Karena itu, selain memilih jenis makanan yang tepat, waktu makan sebelum workout juga perlu diperhatikan.
Dikutip dari Healthline, tubuh membutuhkan kombinasi karbohidrat, protein, dan sedikit lemak sebagai sumber energi sebelum berolahraga. Namun, komposisi makanan dan waktu makannya sebaiknya disesuaikan dengan durasi serta intensitas latihan yang akan dilakukan.
Baca juga: Tak Hanya Sehat, Olahraga Calon Ayah Berpotensi Perbaiki DNA Anak
Berikut ini panduan makan sebelum olahraga yang dianjurkan para ahli:
Jika masih memiliki waktu sekitar dua hingga tiga jam sebelum berolahraga, disarankan mengonsumsi makanan lengkap yang mengandung karbohidrat, protein, dan lemak sehat.
Baca juga: Mana Lebih Baik untuk Jantung, Kardio atau Angkat Beban? Ini Kata Dokter
Karbohidrat kompleks, seperti oatmeal, kentang, atau biji-bijian utuh dapat menjadi sumber energi yang bertahan lebih lama. Sementara itu, protein membantu mendukung fungsi otot, dan lemak sehat memberikan energi tambahan untuk aktivitas berdurasi panjang.
Jika waktu menuju olahraga lebih singkat, sekitar satu hingga satu setengah jam, pilih makanan yang lebih ringan dan mudah dicerna. Camilan yang disarankan yaitu mengandung karbohidrat dan protein, seperti pisang, oatmeal, atau protein shake.
Porsi yang lebih kecil juga membantu mengurangi rasa begah saat berolahraga.
Waktu makan sebelum olahraga juga bergantung pada jenis latihan yang dilakukan. Untuk olahraga berdurasi kurang dari satu jam, makan sebelum latihan umumnya tidak terlalu memengaruhi performa.
Sebaliknya, pada olahraga dengan durasi lebih lama atau intensitas tinggi, makan sebelum latihan dapat membantu menjaga energi dan meningkatkan performa.
Selain makanan, kebutuhan cairan juga penting dipenuhi sebelum berolahraga. Direkomendasikan untuk minum air secara bertahap setidaknya empat jam sebelum olahraga.
Jika urine masih tampak pekat atau jumlahnya sedikit, disarankan menambah asupan cairan sekitar dua jam sebelum beraktivitas. Minuman atau camilan yang mengandung natrium juga dapat membantu tubuh mempertahankan keseimbangan cairan.
Para ahli menegaskan bahwa tidak ada satu aturan makan sebelum olahraga yang berlaku untuk semua orang. Respons tubuh setiap orang berbeda, sehingga penting untuk menemukan pola makan yang membuat tubuh tetap nyaman dan berenergi saat berolahraga.
Jika setelah makan merasa kembung atau justru masih lapar saat berolahraga, cobalah menyesuaikan jenis makanan, porsi, maupun waktu makannya hingga menemukan kombinasi yang paling sesuai.
Dikutip dari Healthline, tubuh membutuhkan kombinasi karbohidrat, protein, dan sedikit lemak sebagai sumber energi sebelum berolahraga. Namun, komposisi makanan dan waktu makannya sebaiknya disesuaikan dengan durasi serta intensitas latihan yang akan dilakukan.
Baca juga: Tak Hanya Sehat, Olahraga Calon Ayah Berpotensi Perbaiki DNA Anak
Berikut ini panduan makan sebelum olahraga yang dianjurkan para ahli:
4 Panduan Makan sebelum Olahraga
1. Makan lengkap 2-3 jam sebelum olahraga
Jika masih memiliki waktu sekitar dua hingga tiga jam sebelum berolahraga, disarankan mengonsumsi makanan lengkap yang mengandung karbohidrat, protein, dan lemak sehat.
Baca juga: Mana Lebih Baik untuk Jantung, Kardio atau Angkat Beban? Ini Kata Dokter
Karbohidrat kompleks, seperti oatmeal, kentang, atau biji-bijian utuh dapat menjadi sumber energi yang bertahan lebih lama. Sementara itu, protein membantu mendukung fungsi otot, dan lemak sehat memberikan energi tambahan untuk aktivitas berdurasi panjang.
2. Pilih camilan ringan 1-1,5 jam sebelum workout
Jika waktu menuju olahraga lebih singkat, sekitar satu hingga satu setengah jam, pilih makanan yang lebih ringan dan mudah dicerna. Camilan yang disarankan yaitu mengandung karbohidrat dan protein, seperti pisang, oatmeal, atau protein shake.
Porsi yang lebih kecil juga membantu mengurangi rasa begah saat berolahraga.
3. Sesuaikan dengan jenis olahraga
Waktu makan sebelum olahraga juga bergantung pada jenis latihan yang dilakukan. Untuk olahraga berdurasi kurang dari satu jam, makan sebelum latihan umumnya tidak terlalu memengaruhi performa.
Sebaliknya, pada olahraga dengan durasi lebih lama atau intensitas tinggi, makan sebelum latihan dapat membantu menjaga energi dan meningkatkan performa.
4. Jangan lupakan hidrasi
Selain makanan, kebutuhan cairan juga penting dipenuhi sebelum berolahraga. Direkomendasikan untuk minum air secara bertahap setidaknya empat jam sebelum olahraga.
Jika urine masih tampak pekat atau jumlahnya sedikit, disarankan menambah asupan cairan sekitar dua jam sebelum beraktivitas. Minuman atau camilan yang mengandung natrium juga dapat membantu tubuh mempertahankan keseimbangan cairan.
Para ahli menegaskan bahwa tidak ada satu aturan makan sebelum olahraga yang berlaku untuk semua orang. Respons tubuh setiap orang berbeda, sehingga penting untuk menemukan pola makan yang membuat tubuh tetap nyaman dan berenergi saat berolahraga.
Jika setelah makan merasa kembung atau justru masih lapar saat berolahraga, cobalah menyesuaikan jenis makanan, porsi, maupun waktu makannya hingga menemukan kombinasi yang paling sesuai.
(nnz)
Lihat Juga :