Kuasa Hukum Ruben Onsu Tantang Sarwendah Tunjukkan Surat Lelang Rumah
Senin, 27 Juli 2026 - 16:18 WIB
loading...
Sarwendah ditantang kuasa hukum Ruben onsu untuk menunjukkan surat lelang rumah. Foto: Instagram
A
A
A
JAKARTA - Kuasa hukum Ruben Onsu , Minola Sebayang, membantah pernyataan kubu Sarwendah yang menyebut telah menerima surat lelang rumah dari pihak bank. Menurutnya, hingga kini tidak ada pemberitahuan resmi terkait proses lelang aset tersebut.
Minola bahkan menantang pihak Sarwendah untuk menunjukkan bukti surat lelang yang dimaksud.
“Tunjukkan! Tunjukkan surat lelangnya. Tunjukkan pemberitahuan lelangnya. Kan ada mekanisme bank,” ujar Minola.
Ia menjelaskan, proses penanganan kredit bermasalah memiliki prosedur yang jelas dan tidak bisa dilakukan secara sembarangan oleh pihak bank. Karena itu, jika memang rumah tersebut akan dilelang, pemilik aset yang atas namanya terdaftar juga wajib menerima pemberitahuan resmi.
Baca Juga : Sarwendah Mengaku Mampu Nafkahi Anak secara Mandiri, Ruben Onsu Tegaskan Hak Ayah Tak Bisa Dihapus
“Janganlah bikin kita seperti orang bodoh yang nggak mengerti bagaimana mekanisme bank, bagaimana penanganan kredit macet. Semuanya kan ada aturannya,” katanya.
Menurut Minola, rumah yang dijadikan jaminan masih atas nama Ruben Onsu. Karena itu, ia menilai tidak masuk akal apabila proses lelang dilakukan tanpa adanya surat pemberitahuan kepada Ruben.
Minola juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengonfirmasi langsung kepada bank terkait status kredit tersebut. Berdasarkan informasi yang diterima, prosesnya masih berada dalam tahap penyelesaian dan belum memasuki tahapan lelang.
Baca Juga : Ruben Onsu Bongkar Bukti Transfer Rp11,3 Miliar untuk Rumah Sarwendah
“Kami sudah konfirmasi ke pihak bank, dan bank menjawabnya adalah masih dalam proses prosedur penyelesaian,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Minola meminta agar kubu Sarwendah tidak terus memposisikan diri sebagai korban. Di mana hal tersebut juga secara tidak langsung menyalahkan semuanya kepada Ruben.
Minola menegaskan bahwa pihaknya hanya menuntut agar anak diizinkan berkumpul bersama ayah kandungnya.
“Janganlah main drama-drama, mengarang sesuatu hanya untuk kelihatan sebagai korban dan kemudian menyalahkan semuanya ke Ruben. Kita hanya mau anak itu diberi waktu untuk berkumpul bersama ayah kandungnya. Itu saja,” pungkasnya.
Minola bahkan menantang pihak Sarwendah untuk menunjukkan bukti surat lelang yang dimaksud.
“Tunjukkan! Tunjukkan surat lelangnya. Tunjukkan pemberitahuan lelangnya. Kan ada mekanisme bank,” ujar Minola.
Ia menjelaskan, proses penanganan kredit bermasalah memiliki prosedur yang jelas dan tidak bisa dilakukan secara sembarangan oleh pihak bank. Karena itu, jika memang rumah tersebut akan dilelang, pemilik aset yang atas namanya terdaftar juga wajib menerima pemberitahuan resmi.
Baca Juga : Sarwendah Mengaku Mampu Nafkahi Anak secara Mandiri, Ruben Onsu Tegaskan Hak Ayah Tak Bisa Dihapus
“Janganlah bikin kita seperti orang bodoh yang nggak mengerti bagaimana mekanisme bank, bagaimana penanganan kredit macet. Semuanya kan ada aturannya,” katanya.
Menurut Minola, rumah yang dijadikan jaminan masih atas nama Ruben Onsu. Karena itu, ia menilai tidak masuk akal apabila proses lelang dilakukan tanpa adanya surat pemberitahuan kepada Ruben.
Minola juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengonfirmasi langsung kepada bank terkait status kredit tersebut. Berdasarkan informasi yang diterima, prosesnya masih berada dalam tahap penyelesaian dan belum memasuki tahapan lelang.
Baca Juga : Ruben Onsu Bongkar Bukti Transfer Rp11,3 Miliar untuk Rumah Sarwendah
“Kami sudah konfirmasi ke pihak bank, dan bank menjawabnya adalah masih dalam proses prosedur penyelesaian,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Minola meminta agar kubu Sarwendah tidak terus memposisikan diri sebagai korban. Di mana hal tersebut juga secara tidak langsung menyalahkan semuanya kepada Ruben.
Minola menegaskan bahwa pihaknya hanya menuntut agar anak diizinkan berkumpul bersama ayah kandungnya.
“Janganlah main drama-drama, mengarang sesuatu hanya untuk kelihatan sebagai korban dan kemudian menyalahkan semuanya ke Ruben. Kita hanya mau anak itu diberi waktu untuk berkumpul bersama ayah kandungnya. Itu saja,” pungkasnya.
(wur)
Lihat Juga :