Awali Karier sebagai Pengamen, Didi Kempot Terus 'Naik Kelas'
Selasa, 05 Mei 2020 - 11:41 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai seniman, Didi tetap berkarya tanpa melihat tren atau zaman saat ini. Dirinya tidak mau berdiam diri. Karena itu, berkat kerja kerasnya, saat ini pria yang dipanggil sebagai Godfather of Broken Heart itu menjadi perbincangan banyak orang hingga digemari penikmat musik berbagai usia, khususnya anak muda. Penggemar Didi kini menyebut diri mereka sebagai Sobat Ambyar.
"Bahwa seni tidak ada batas umur kalau kita berkarya terus, Insya Allah pasti bisa diterima," tutur pelantun Sewu Kutha ini.
Penyanyi kelahiran Surakarta, 31 Desember 1966 ini pun berterima kasih pada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya penggemar Sobat Ambyar dan kalangan milenial yang begitu mengapresiasi karya-karyanya. Dia pun berharap konser ini menjadi wadah temu kangen dengan para penggemar yang setia mendukung untuk terus berkarya.
"Sepanjang saya berkarya, ada banyak momen tak terlupakan. Salah satunya adalah saat saya bernyanyi dan penonton ikut menyanyi, berjoget, bahkan menangis, menghayati lagu-lagu saya. Terima kasih buat apresiasi untuk 30 tahun karier saya," kata Didi.
Didi adalah salah satu penulis lagu paling aktif di Indonesia. Sepanjang kariernya, dia telah menulis ratusan lagu. Sebagian besar lagu-lagu itu bertema patah hati dan dikenal para penggemarnya. Selain Cidro, Sewu Kutha, Stasiun Balapan, Didi juga dikenal telah menelurkan hit seperti Sri Minggat, Jambu Alas, Suket Teki, Terminal Tirtonadi, Banyu Langit, Cendol Dawetdan lain-lain. Penampilannya pun kini senantiasa dinantikan para Sobat Ambyar ini. Dan, Didi pun jarang mengecewakan mereka. Setiap kali tampil, dia selalu sukses meng-ambyar-kan para penggemarnya ini.
Sugeng Tindak, Mas Didi Kempot …
(Deslita Krissanta)
"Bahwa seni tidak ada batas umur kalau kita berkarya terus, Insya Allah pasti bisa diterima," tutur pelantun Sewu Kutha ini.
Penyanyi kelahiran Surakarta, 31 Desember 1966 ini pun berterima kasih pada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya penggemar Sobat Ambyar dan kalangan milenial yang begitu mengapresiasi karya-karyanya. Dia pun berharap konser ini menjadi wadah temu kangen dengan para penggemar yang setia mendukung untuk terus berkarya.
"Sepanjang saya berkarya, ada banyak momen tak terlupakan. Salah satunya adalah saat saya bernyanyi dan penonton ikut menyanyi, berjoget, bahkan menangis, menghayati lagu-lagu saya. Terima kasih buat apresiasi untuk 30 tahun karier saya," kata Didi.
Didi adalah salah satu penulis lagu paling aktif di Indonesia. Sepanjang kariernya, dia telah menulis ratusan lagu. Sebagian besar lagu-lagu itu bertema patah hati dan dikenal para penggemarnya. Selain Cidro, Sewu Kutha, Stasiun Balapan, Didi juga dikenal telah menelurkan hit seperti Sri Minggat, Jambu Alas, Suket Teki, Terminal Tirtonadi, Banyu Langit, Cendol Dawetdan lain-lain. Penampilannya pun kini senantiasa dinantikan para Sobat Ambyar ini. Dan, Didi pun jarang mengecewakan mereka. Setiap kali tampil, dia selalu sukses meng-ambyar-kan para penggemarnya ini.
Sugeng Tindak, Mas Didi Kempot …
(Deslita Krissanta)
(alv)
Lihat Juga :