Waspada! Pria Berisiko Tinggi Alami Henti Jantung Seperti Didi Kempot
Selasa, 05 Mei 2020 - 17:30 WIB
loading...
A
A
A
Di sisi lain, pria juga merupakan kelompok yang paling berisiko mengalami henti jantung. Mereka yang menggunakan obat-obatan terlarang, seperti kokain atau amfetamin, ketidakseimbangan nutrisi, seperti kadar kalium atau magnesium yang rendah, sleep apnea obstruktif hingga penyakit ginjal kronis juga berisiko tinggi.
Sementara, henti jantung merupakan kondisi hilangnya fungsi jantung, pernapasan, dan kesadaran secara mendadak. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh gangguan listrik di jantung yang mengganggu aksi pemompaan sehingga menghentikan aliran darah ke tubuh.
Didi Kempot diduga meninggal dunia karena henti jantung . Hal itu diungkap pihak Rumah Sakit Kasih Ibu Solo, Selasa (5/5/2020). Didi menghembuskan napas terakhirnya di usia 53 tahun dan jenazah dimakamkan di Ngawi, Jawa Timur.
Sementara, henti jantung merupakan kondisi hilangnya fungsi jantung, pernapasan, dan kesadaran secara mendadak. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh gangguan listrik di jantung yang mengganggu aksi pemompaan sehingga menghentikan aliran darah ke tubuh.
Didi Kempot diduga meninggal dunia karena henti jantung . Hal itu diungkap pihak Rumah Sakit Kasih Ibu Solo, Selasa (5/5/2020). Didi menghembuskan napas terakhirnya di usia 53 tahun dan jenazah dimakamkan di Ngawi, Jawa Timur.
(tdy)
Lihat Juga :