7 Hal yang Dapat Dilakukan Generasi Milenial untuk Kalahkan Krisis Quarter Life
Minggu, 04 Oktober 2020 - 15:09 WIB
loading...
A
A
A
Salah satu kegiatan yang dapat membantu dalam mengidentifikasi tujuan adalah melalui proses menulis obituari diri sendiri. Untuk melakukan kegiatan ini, kamu perlu menyisihkan waktu untuk duduk dengan tenang. Mungkin kamu bisa mulai dengan membaca obituari satu atau dua orang terkenal yang menjadi inspirasimu. Setelah berefleksi, mulailah menuliskan bagaimana kamu ingin obituarimu dibaca.
6. Keseimbangan - Menjaga Semuanya Tetap Terkendali
![7 Hal yang Dapat Dilakukan Generasi Milenial untuk Kalahkan Krisis Quarter Life]()
Keseimbangan di sini tidak mengacu pada semua peran dan tanggung jawab berbeda yang perlu kamu penuhi setiap hari. Melainkan menyeimbangkan tiga elemen yang memungkinkan untuk memenuhi peran tersebut sejak awal yaitu tubuh, pikiran, dan keyakinan.
Untuk tubuh, artinya kamu harus makan dengan benar, istirahat yang cukup, dan berolahraga. Bagi pikiran, ini bisa berarti bahwa setelah detoksifikasi mental, kamu dapat melakukan beberapa kebiasaan baru ke dalam pikiran kamu. Bergantung pada keyakinan, semangat kamu mungkin sesederhana perasaan.
Emosi yang kita rasakan bisa menjadi suara penuntun mengenai situasi tertentu. Bukan berarti kamu harus diatur oleh emosi, tetapi sama-sama, jangan mengabaikan suara hatimu. (Baca Juga: Drama Terbaru Suzy-Nam Joo Hyuk Start-Up: Intip Keseruan Pemain di Balik Layar )
7. Letakkan Hidup di Tangan Kamu - Miliki Rencana Tertulis
![7 Hal yang Dapat Dilakukan Generasi Milenial untuk Kalahkan Krisis Quarter Life]()
Jika kamu pernah merencanakan sesuatu yang penting, kamu memiliki rencana tertulis. Seperti memegang dokumen di tangan yang berisi rencana untuk lima tahun hidup ke depan. Mengidentifikasi tiga nilai teratas adalah awal yang baik. Dari sana, kamu dapat melanjutkan untuk membuat daftar keinginan.
Kemudian, pilih hal teratas yang ingin kamu prioritaskan untuk dicapai dalam 12 bulan ke depan. Kemudian, tuliskan daftar segala hal yang perlu kamu lakukan untuk mewujudkannya. Apa batu loncatan utama untuk mencapai hal itu? Apa tugas spesifik yang perlu kamu lakukan untuk mencapai setiap langkah tersebut? Kapan kamu akan melakukan setiap langkah ini?
Itu adalah beberapa pertanyaan dasar yang perlu ditanyakan pada diri sendiri untuk memberi diri kamu kesempatan besar untuk mewujudkannya.
Jika kamu melakukan tindakan pada setiap langkah ini secara teratur, maka kamu akan mengurangi risiko terkena Quarter Life Crisis. Quarter Life Crisis bukanlah transisi menuju kedewasaan penuh, kamu pasti bisa menemukan cara untuk mengatasinya.
Anisyafa Firda Dwi Damaranti
Kontributor Gen Sindo
Universitas Singaperbangsa Karawang
Instagram: @anisyafa_firda
6. Keseimbangan - Menjaga Semuanya Tetap Terkendali

Keseimbangan di sini tidak mengacu pada semua peran dan tanggung jawab berbeda yang perlu kamu penuhi setiap hari. Melainkan menyeimbangkan tiga elemen yang memungkinkan untuk memenuhi peran tersebut sejak awal yaitu tubuh, pikiran, dan keyakinan.
Untuk tubuh, artinya kamu harus makan dengan benar, istirahat yang cukup, dan berolahraga. Bagi pikiran, ini bisa berarti bahwa setelah detoksifikasi mental, kamu dapat melakukan beberapa kebiasaan baru ke dalam pikiran kamu. Bergantung pada keyakinan, semangat kamu mungkin sesederhana perasaan.
Emosi yang kita rasakan bisa menjadi suara penuntun mengenai situasi tertentu. Bukan berarti kamu harus diatur oleh emosi, tetapi sama-sama, jangan mengabaikan suara hatimu. (Baca Juga: Drama Terbaru Suzy-Nam Joo Hyuk Start-Up: Intip Keseruan Pemain di Balik Layar )
7. Letakkan Hidup di Tangan Kamu - Miliki Rencana Tertulis

Jika kamu pernah merencanakan sesuatu yang penting, kamu memiliki rencana tertulis. Seperti memegang dokumen di tangan yang berisi rencana untuk lima tahun hidup ke depan. Mengidentifikasi tiga nilai teratas adalah awal yang baik. Dari sana, kamu dapat melanjutkan untuk membuat daftar keinginan.
Kemudian, pilih hal teratas yang ingin kamu prioritaskan untuk dicapai dalam 12 bulan ke depan. Kemudian, tuliskan daftar segala hal yang perlu kamu lakukan untuk mewujudkannya. Apa batu loncatan utama untuk mencapai hal itu? Apa tugas spesifik yang perlu kamu lakukan untuk mencapai setiap langkah tersebut? Kapan kamu akan melakukan setiap langkah ini?
Itu adalah beberapa pertanyaan dasar yang perlu ditanyakan pada diri sendiri untuk memberi diri kamu kesempatan besar untuk mewujudkannya.
Jika kamu melakukan tindakan pada setiap langkah ini secara teratur, maka kamu akan mengurangi risiko terkena Quarter Life Crisis. Quarter Life Crisis bukanlah transisi menuju kedewasaan penuh, kamu pasti bisa menemukan cara untuk mengatasinya.
Anisyafa Firda Dwi Damaranti
Kontributor Gen Sindo
Universitas Singaperbangsa Karawang
Instagram: @anisyafa_firda
(tsa)
Lihat Juga :