Pentolan Band Rock Kiss Mengecam Orang-Orang Antimasker
Minggu, 04 Oktober 2020 - 06:06 WIB
loading...
Gene Simmons meminta masyarakat untuk tetap mengikuti aturan selama pandemi ini, seperti melakukan etika batuk dan bersin yang benar. / Foto: Speed of Beats
A
A
A
EDMONTON - Gene Simmons, pemain bass dan vokalis band rock legendaris Kiss , mengecam orang-orang yang sangat skeptis terhadap pemakaian masker di masa pandemi Covid-19 sekarang ini. Dengan tegas dia mengatakan bahwa penolakan mereka untuk mengikuti protokol membahayakan kesehatan semua orang.
(Baca juga: Begini Cara Cegah Penyebaran Covid-19 di Tempat Umum )
Ketika diwawancarai K-97 Radio Kanada, Simmons mengutarakan bahwa dia ingin semua orang berhenti mengeluh tentang lockdown selama pandemi Covid-19, karena sebenarnya tidak sulit untuk hanya tinggal di rumah. "Saat ini pandemi tidak menyenangkan. Ini sangat menghancurkan buat keluarga yang kehilangan orang yang dicintai," tegas dia.
(Baca juga : Mengenal Imam Muslim, Ulama Ahli Hadis Kelahiran Naisabur )
"Satu juta orang meninggal di seluruh dunia —dua ratus ribu meninggal di Amerika, dan banyak, sedikit lebih banyak— terima kasih Tuhan, di Kanada, karena Anda lebih waras dan lebih, semacam, tidak mempolitisasi tentang hal itu. Tapi seperti yang bisa Anda katakan, di AS, ada area di mana segmen populasi tertentu memperhatikan kesehatan dan memakai masker, atau tidak memakai masker, sebagai politis, dan itu memalukan," tuturnya seperti dikutip Blabber Mouth.
Dampak ekonomi yang diakibatkan pandemi Covid-19 ini juga membuat musisi 71 tahun itu sangat berempati terhadap orang-orang yang kehilangan pekerjaannya, sehingga mereka kehilangan jalan untuk menghidupi keluarganya. "Saya paham. Dan pemerintah menjadi agak pintar tentang hal itu -paket stimulus dan sebagainya," ucapnya.
Simmons juga mengingatkan agar masyarakat harus bersikap yang baik antara satu dengan yang lainnya. Dia mengungkapkan hal tersebut lantaran masih terdapat perselisihan antara masyarakat yang menolak menggunakan masker dengan yang menolak masker saat mereka berada di toko atau minimarket.
(Baca juga: Begini Cara Cegah Penyebaran Covid-19 di Tempat Umum )
Ketika diwawancarai K-97 Radio Kanada, Simmons mengutarakan bahwa dia ingin semua orang berhenti mengeluh tentang lockdown selama pandemi Covid-19, karena sebenarnya tidak sulit untuk hanya tinggal di rumah. "Saat ini pandemi tidak menyenangkan. Ini sangat menghancurkan buat keluarga yang kehilangan orang yang dicintai," tegas dia.
(Baca juga : Mengenal Imam Muslim, Ulama Ahli Hadis Kelahiran Naisabur )
"Satu juta orang meninggal di seluruh dunia —dua ratus ribu meninggal di Amerika, dan banyak, sedikit lebih banyak— terima kasih Tuhan, di Kanada, karena Anda lebih waras dan lebih, semacam, tidak mempolitisasi tentang hal itu. Tapi seperti yang bisa Anda katakan, di AS, ada area di mana segmen populasi tertentu memperhatikan kesehatan dan memakai masker, atau tidak memakai masker, sebagai politis, dan itu memalukan," tuturnya seperti dikutip Blabber Mouth.
Dampak ekonomi yang diakibatkan pandemi Covid-19 ini juga membuat musisi 71 tahun itu sangat berempati terhadap orang-orang yang kehilangan pekerjaannya, sehingga mereka kehilangan jalan untuk menghidupi keluarganya. "Saya paham. Dan pemerintah menjadi agak pintar tentang hal itu -paket stimulus dan sebagainya," ucapnya.
Simmons juga mengingatkan agar masyarakat harus bersikap yang baik antara satu dengan yang lainnya. Dia mengungkapkan hal tersebut lantaran masih terdapat perselisihan antara masyarakat yang menolak menggunakan masker dengan yang menolak masker saat mereka berada di toko atau minimarket.
Lihat Juga :