Donald Trump Diberi Deksametason, Obat Pasien COVID-19 Berat yang Dijuluki Obat Dewa
Senin, 05 Oktober 2020 - 17:33 WIB
loading...
A
A
A
Terkait keputusan pemberian deksametason kepada Trump, Garibaldi menambahkan bahwa bakal dilanjutkan untuk saat ini. "Menanggapi tingkat oksigen rendah sementara, seperti yang telah didiskusikan oleh dr. Conley, kami memulai terapi deksametason, dan dia menerima dosis pertamanya kemarin," tambah Garibaldi.
Dr Rochelle Walensky, Kepala Penyakit Menular di Rumah Sakit Umum Massachusetts memaparkan, penggunaan deksametason disarankan untuk orang dengan penyakit parah. Dia mencatat bahwa video yang diunggah pada Sabtu lalu tentang Trump di Pusat Medis Walter Reed tampaknya tidak menunjukkan sesak napas atau batuk.
"Umumnya Anda memulai deksametason ketika khawatir mereka menuju ke jalan yang salah. Tidak jelas bagi saya mengapa mereka memberinya itu jika dia tidak membutuhkan oksigen tambahan," papar Walensky. (Baca Juga: Pasien COVID-19 Tak Bisa Cium 2 Aroma Ini )
Hal senada diungkapkan dr. Carlos del Rio, spesialis penyakit menular di Emory School of Medicine. Menurutnya, deksametason hanya boleh diberikan kepada pasien yang sakit parah. Namun, berdasarkan apa yang dikatakan dokter, Trump bisa jadi sakit parah. "Dia kemudian mengembangkan saturasi oksigen di bawah 94%," pungkas del Rio.
Dr Rochelle Walensky, Kepala Penyakit Menular di Rumah Sakit Umum Massachusetts memaparkan, penggunaan deksametason disarankan untuk orang dengan penyakit parah. Dia mencatat bahwa video yang diunggah pada Sabtu lalu tentang Trump di Pusat Medis Walter Reed tampaknya tidak menunjukkan sesak napas atau batuk.
"Umumnya Anda memulai deksametason ketika khawatir mereka menuju ke jalan yang salah. Tidak jelas bagi saya mengapa mereka memberinya itu jika dia tidak membutuhkan oksigen tambahan," papar Walensky. (Baca Juga: Pasien COVID-19 Tak Bisa Cium 2 Aroma Ini )
Hal senada diungkapkan dr. Carlos del Rio, spesialis penyakit menular di Emory School of Medicine. Menurutnya, deksametason hanya boleh diberikan kepada pasien yang sakit parah. Namun, berdasarkan apa yang dikatakan dokter, Trump bisa jadi sakit parah. "Dia kemudian mengembangkan saturasi oksigen di bawah 94%," pungkas del Rio.
(tsa)
Lihat Juga :