Studi: Gejala Depresi Selama Kehamilan Turunkan Kekebalan Anak

Rabu, 15 April 2020 - 17:32 WIB
loading...
Studi: Gejala Depresi...
Alami gejala depresi selama trimester ketiga atau terus-menerus selama kehamilan sebabkan ibu dua kali lebih mungkin memiliki bayi dengan tingkat imunoglobulin A terendah dalam usus. Foto/Joslin.org
A A A
JAKARTA - Penelitian terbaru menunjukkan bahwa kesehatan mental ibu selama masa kehamilan secara langsung akan memengaruhi perkembangan sistem kekebalan anak.

Para peneliti memeriksa catatan kesehatan dari 1.043 pasangan ibu-bayi yang berpartisipasi dalam Studi Cohort Anak, yang memantau kesehatan ribuan anak Kanada hingga remaja.

Laman Times Now News menulis, studi tersebut dilakukan oleh para peneliti pediatrik di University of Alberta. Untuk penelitian ini, para ibu mengisi kuesioner rutin tentang suasana hati mereka selama dan setelah masa kehamilan.

"Studi kami menunjukkan bahwa apa yang terjadi pada ibu selama kehamilan dapat memengaruhi kadar dan fungsi sel-sel yang memproduksi imunoglobulin pada anak," kata Anita Kozyrskyj, seorang ahli epidemiologi anak-anak dan peneliti mikroba usus.

Peneliti mengambil sampel tinja dari bayi untuk dilakukan pemeriksaan. Ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan imunoglobulin A sekresi usus (sIgA), suatu antibodi yang memainkan peran penting dalam sistem kekebalan tubuh.

"Imunoglobulin ini sangat penting dalam microbiome untuk mengembangkan toleransi oral terhadap antigen lingkungan," jelas pimpinan tim penulis studi, Liane Kang.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu yang melaporkan gejala depresi selama trimester ketiga atau secara terus-menerus sebelum dan sesudah kelahiran, dua kali lebih mungkin memiliki bayi dengan tingkat imunoglobulin A terendah dalam usus mereka.

Gejala ibu tidak harus parah untuk diagnosis klinis depresi. Tak ada hubungan yang ditemukan dengan depresi pascapersalinan. Hasilnya tetap benar, bahkan ketika faktor-faktor variabel seperti menyusui dan penggunaan antibiotik oleh ibu beserta bayi diperhitungkan.

Para peneliti mengatakan, penurunan kekebalan membuat bayi berisiko terkena infeksi saluran pernapasan atau pencernaan serta asma dan alergi. Juga dapat menyebabkan peningkatan risiko depresi, obesitas, serta penyakit autoimun seperti diabetes.

Kozyrskyj berpendapat bahwa kadar hormon stres (kortisol) yang lebih tinggi dapat ditransfer dari ibu yang depresi ke janin mereka dan mengganggu produksi sel yang akan membuat imunoglobulin setelah lahir. Dia menyarankan penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami hubungan antara microbiome ibu dan perkembangan kekebalan bayi. Kedua peneliti mengatakan, penelitian mereka menunjukkan bahwa lebih banyak dukungan kesehatan mental diperlukan oleh wanita hamil.
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral Mitos Lemak Berbahaya...
Viral Mitos Lemak Berbahaya untuk MPASI Anak, Ini Penjelasan Dokter!
Peringatan WDHD 2026,...
Peringatan WDHD 2026, Orang Tua Diajak Pahami Kesehatan Saluran Cerna Anak
Jangan Paksa Anak Makan...
Jangan Paksa Anak Makan Saat Demam, Ini Penjelasan Dokter!
Jangan Tunggu Keluhan,...
Jangan Tunggu Keluhan, Pemeriksaan Mata Anak Perlu Dilakukan Sejak Dini
1 dari 5 Anak Indonesia...
1 dari 5 Anak Indonesia Stunting, Dampaknya Bisa Ganggu Kecerdasan dan Prestasi
Instan Plong Rilis Produk...
Instan Plong Rilis Produk Anak setelah Laku Puluhan Ribu di 2025
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
Menerapkan Cukai MBDK...
Menerapkan Cukai MBDK 2026: Menyelamatkan Masa Depan Anak Indonesia
Studi IHDC: Keterkaitan...
Studi IHDC: Keterkaitan Stunting, Anemia, dan Gizi terhadap Daya Ingat Anak
Rekomendasi
Liga Bintang Juara Hari...
Liga Bintang Juara Hari Kedua: 32 Tim Bertarung Rebut 16 Tiket ke Babak Utama Jakarta
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
Tegang Sejak Pagi! 32...
Tegang Sejak Pagi! 32 Tim Terbaik Liga Bintang Juara Bersaing Menuju Jakarta
Berita Terkini
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Tak Hanya Ganggu Mental,...
Tak Hanya Ganggu Mental, Sering Marah-marah Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuh
Babak Baru Kasus Erin...
Babak Baru Kasus Erin Wartia, Pelapor Serahkan Dokumen LPSK ke Penyidik
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
Cut Meyriska Syok Hanania...
Cut Meyriska Syok Hanania Travel Bermasalah, Padahal Sudah Kantongi Akreditasi dan Rekor MURI
Desainer Indonesia Ditantang...
Desainer Indonesia Ditantang Jadi Agen Perubahan, Tak Lagi Sekadar Estetika
Infografis
Pendidikan Sugiono,...
Pendidikan Sugiono, Anak Ideologis Prabowo yang Jadi Sekjen Gerindra
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved