Jon Bon Jovi Beri Penghormatan Korban Meninggal Covid-19 di Album Baru
Selasa, 06 Oktober 2020 - 18:07 WIB
loading...
Jon Bon Jovi kehilangan teman dan tetangganya karena virus corona. Dia pun mempersiapkan album baru sebagai penghormatan kepada para korban covid-19. Foto/Instagram.
A
A
A
JAKARTA - Jon Bon Jovi kehilangan teman dan tetangganya karena virus corona. Putra Jon, Jacob yang berusia 18 tahun dan rekan bandnya, David Bryan serta Everett Bradley dikabarkan sembuh dan dalam keadaan sehat, setelah dinyatakan positif COVID-19 awal tahun ini.
"Virus itu ada di sekitar kita," kata Jon kepada Daily Mail dilansir Aceshowbiz, Selasa (6/10/2020). (Baca juga: Brisia Jodie Cerita Falsafah Kehidupan di Album "Kisahku" )
"Kami berada di bullseye di New York dan New Jersey dan saya kehilangan teman dan tetangga. Seorang teman baik saya kehilangan ibunya. Orang yang menjual apartemen ini kepada saya mengalahkan kanker, tetapi kehilangan nyawanya karena COVID-19," lanjutnya.
Pandemi juga memengaruhi rencana musik Bon Jovi. Di mana tur musim panas yang sudah direncanakan harus batal untuk memungkinkan penonton dapat menggunakan uang pengembalian tiket konser untuk membeli bahan makanan.
"Mengingat masa-masa sulit ini, kami telah membuat keputusan untuk membatalkan tur sepenuhnya," bunyi pernyataan band tersebut.
"Ini akan memungkinkan pemegang tiket mendapatkan pengembalian uang untuk membantu membayar tagihan mereka atau membeli bahan makanan. Ini adalah masa-masa sulit. Anda selalu ada untuk kami dan kami akan selalu ada untuk Anda. Kami berharap dapat melihat semua orang lagi dalam tur ketika kita semua bisa bersama dengan aman," lanjutnya.
Sementara, perilisan album baru Bon Jovi, 2020 ditunda. Ini membuat mereka dapat menulis dan merekam lagu baru yang membahas masalah yang dihadapi penggemar selama pandemi.
"Virus itu ada di sekitar kita," kata Jon kepada Daily Mail dilansir Aceshowbiz, Selasa (6/10/2020). (Baca juga: Brisia Jodie Cerita Falsafah Kehidupan di Album "Kisahku" )
"Kami berada di bullseye di New York dan New Jersey dan saya kehilangan teman dan tetangga. Seorang teman baik saya kehilangan ibunya. Orang yang menjual apartemen ini kepada saya mengalahkan kanker, tetapi kehilangan nyawanya karena COVID-19," lanjutnya.
Pandemi juga memengaruhi rencana musik Bon Jovi. Di mana tur musim panas yang sudah direncanakan harus batal untuk memungkinkan penonton dapat menggunakan uang pengembalian tiket konser untuk membeli bahan makanan.
"Mengingat masa-masa sulit ini, kami telah membuat keputusan untuk membatalkan tur sepenuhnya," bunyi pernyataan band tersebut.
"Ini akan memungkinkan pemegang tiket mendapatkan pengembalian uang untuk membantu membayar tagihan mereka atau membeli bahan makanan. Ini adalah masa-masa sulit. Anda selalu ada untuk kami dan kami akan selalu ada untuk Anda. Kami berharap dapat melihat semua orang lagi dalam tur ketika kita semua bisa bersama dengan aman," lanjutnya.
Sementara, perilisan album baru Bon Jovi, 2020 ditunda. Ini membuat mereka dapat menulis dan merekam lagu baru yang membahas masalah yang dihadapi penggemar selama pandemi.
Lihat Juga :