Eddie Van Halen Kalah Lawan Kanker Tenggorokan, Seperti Ini Gejalanya!
Rabu, 07 Oktober 2020 - 12:40 WIB
loading...
Musisi Eddie Van Halen meninggal dunia karena kanker tenggorokan. Foto/Getty Images
A
A
A
JAKARTA - Gitaris band rock Van Halen, Eddie Van Halen , meninggal dunia. Eddie menutup mata untuk selamanya di St. John's Hospital, Santa Monica, California, AS, pada Selasa (6/10) waktu setempat akibat kanker tenggorokan. Dia mengembuskan napas terakhir dalam usia 65 tahun.
Dokter menemukan kanker yang menggerogoti tenggorokannya telah menjalar ke bagian tubuh lain, termasuk otak. Kabar duka ini disampaikan langsung oleh putra Eddie, Wolfgang, di akun Twitternya, Selasa (6/10). (Baca Juga: Eddie Van Halen Wafat, Mantan Istri: "Sampai Bertemu di Kehidupan Kita Selanjutnya" )
"Saya tidak percaya harus menulis ini, tapi ayah saya, Edward Lodewijk Van Halen, telah kalah dari perjuangan panjang dan beratnya melawan kanker pagi ini. Dia adalah ayah terbaik yang pernah saya miliki. Tiap saat bersamanya baik di dan luar panggung adalah anugerah,” tulis Wolfgang.
Dilansir dari Mayo Clinic, Rabu (7/10), penyakit kanker tenggorokan mengacu pada tumor yang berkembang di tenggorokan, kotak suara, atau amandel. Tenggorokan adalah saluran berotot yang dimulai di belakang hidung dan berakhir di leher. Kanker tenggorokan paling sering dimulai pada sel datar yang melapisi bagian dalam tenggorokan.
Kotak suara berada tepat di bawah tenggorokan dan juga rentan terhadap kanker tenggorokan. Kotak suara terbuat dari tulang rawan dan berisi pita suara yang bergetar untuk mengeluarkan suara saat berbicara.
Dokter menemukan kanker yang menggerogoti tenggorokannya telah menjalar ke bagian tubuh lain, termasuk otak. Kabar duka ini disampaikan langsung oleh putra Eddie, Wolfgang, di akun Twitternya, Selasa (6/10). (Baca Juga: Eddie Van Halen Wafat, Mantan Istri: "Sampai Bertemu di Kehidupan Kita Selanjutnya" )
"Saya tidak percaya harus menulis ini, tapi ayah saya, Edward Lodewijk Van Halen, telah kalah dari perjuangan panjang dan beratnya melawan kanker pagi ini. Dia adalah ayah terbaik yang pernah saya miliki. Tiap saat bersamanya baik di dan luar panggung adalah anugerah,” tulis Wolfgang.
Dilansir dari Mayo Clinic, Rabu (7/10), penyakit kanker tenggorokan mengacu pada tumor yang berkembang di tenggorokan, kotak suara, atau amandel. Tenggorokan adalah saluran berotot yang dimulai di belakang hidung dan berakhir di leher. Kanker tenggorokan paling sering dimulai pada sel datar yang melapisi bagian dalam tenggorokan.
Kotak suara berada tepat di bawah tenggorokan dan juga rentan terhadap kanker tenggorokan. Kotak suara terbuat dari tulang rawan dan berisi pita suara yang bergetar untuk mengeluarkan suara saat berbicara.
Lihat Juga :