Hongeo, Makanan Khas Korea Selatan Paling Menantang
Kamis, 08 Oktober 2020 - 16:04 WIB
loading...
Terbuat dari skate, ikan pari yang tinggal di bawah, hongeo dianggap sebagai makanan paling bau di Korea Selatan. / Foto: TasteAtlas
A
A
A
JAKARTA - Hongeo merupakan hidangan Korea Selatan yang aneh dengan aroma menyengat yang kebanyakan orang gambarkan sebagai campuran toilet umum yang kotor dan cucian basah yang dibiarkan selama berhari-hari. Terbuat dari skate, ikan pari yang tinggal di bawah, hongeo dianggap sebagai makanan paling bau di Korsel.
(Baca juga: WHO Sebut Vaksin Covid-19 Siap Akhir Tahun Ini )
Sangat bau sehingga banyak orang Korsel tidak mau mendekatinya, apalagi memakannya. Namun menyantap makanan bau ini harus dibayar mahal, karena baunya cenderung bertahan di mulut dan juga di pakaian. Faktanya, restoran khusus hongeo menyarankan pelanggan untuk menyimpan jaket mereka di kantong plastik sebelum makan, dan menyemprotnya dengan deodoran sebelum pergi.
"Saya tidak mengerti siapa di dunia ini yang akan membayar untuk makan ikan busuk di restoran yang berbau seperti toilet umum yang kotor," kata seorang pria Korsel kepada New York Times dan dilansir Oddity Central, Rabu (7/10).
"Saya sudah makan anjing, durian dan serangga, tapi ini masih makanan paling menantang yang pernah saya makan," ujar blogger makanan Joe McPherson.
Aroma dan rasa hongeo terkait erat dengan salah satu hal yang membuat ikan skate istimewa, khususnya cara buang air kecilnya. Skate tidak buang air kecil seperti hewan lain, ia mengeluarkan air seni melalui kulitnya, dan itulah bahan-bahan yang direndam oleh koki selama sebulan untuk mendapatkan kelezatan yang mengisi perut.
Hongeo jelas merupakan cita rasa yang didapat, tetapi ini bukan hidangan yang tidak umum di Korsel. Menurut NPR, 11.000 ton hongeo dikonsumsi di negara Asia setiap tahun, dan kota-kota selatan seperti Mokpo terkenal dengan restoran hongeo mereka.
(Baca juga: WHO Sebut Vaksin Covid-19 Siap Akhir Tahun Ini )
Sangat bau sehingga banyak orang Korsel tidak mau mendekatinya, apalagi memakannya. Namun menyantap makanan bau ini harus dibayar mahal, karena baunya cenderung bertahan di mulut dan juga di pakaian. Faktanya, restoran khusus hongeo menyarankan pelanggan untuk menyimpan jaket mereka di kantong plastik sebelum makan, dan menyemprotnya dengan deodoran sebelum pergi.
"Saya tidak mengerti siapa di dunia ini yang akan membayar untuk makan ikan busuk di restoran yang berbau seperti toilet umum yang kotor," kata seorang pria Korsel kepada New York Times dan dilansir Oddity Central, Rabu (7/10).
"Saya sudah makan anjing, durian dan serangga, tapi ini masih makanan paling menantang yang pernah saya makan," ujar blogger makanan Joe McPherson.
Aroma dan rasa hongeo terkait erat dengan salah satu hal yang membuat ikan skate istimewa, khususnya cara buang air kecilnya. Skate tidak buang air kecil seperti hewan lain, ia mengeluarkan air seni melalui kulitnya, dan itulah bahan-bahan yang direndam oleh koki selama sebulan untuk mendapatkan kelezatan yang mengisi perut.
Hongeo jelas merupakan cita rasa yang didapat, tetapi ini bukan hidangan yang tidak umum di Korsel. Menurut NPR, 11.000 ton hongeo dikonsumsi di negara Asia setiap tahun, dan kota-kota selatan seperti Mokpo terkenal dengan restoran hongeo mereka.
Lihat Juga :