Cukup Istirahat Tingkatkan Imunitas Cegah Virus Corona
Jum'at, 09 Oktober 2020 - 11:18 WIB
loading...
Istirahat yang cukup guna menjaga imunitas tubuh bisa mencegah virus corona. Foto/dok
A
A
A
JAKARTA - Menerapkan protokol kesehatan, makan bergizi seimbang, dan olahraga harus ditegakkan guna mencegah penularan virus corona. Tapi jangan lupakan pentingnya istirahat yang cukup guna menjaga imunitas tubuh.
Hal ini dibuktikan lewat penelitian yang menemukan fakta bahwa tidur merupakan salah satu upaya terbaik dalam pencegahan penyakit. Sebaliknya, kurang tidur dapat meningkatkan risiko terserang penyakit sepertu flu misalnya. (Baca: Keajaiban Surah Al-Fatihah Menyembuhkan Penyakit dan Penawar Racun)
Nathaniel Watson, seorang neurologist dan sleep specialist dari University of Washington School of Medicine menjabarkan, kurang istirahat dapat menutup proses genetik yang spesifik di dalam sel. Hal ini berkaitan dengan sistem imunitas tubuh yang bertanggungjawab terhadap perlawanan infeksi dan penyakit.
Sebut saja flu, hingga penyakit kronik. "Sistem imunitas (daya tahan tubuh) tidak berfungsi sebagaimana harusnya apabila waktu tidur berkurang," ujar Watson dikutip dari laman Huffingtonpost.
Mengelola stres juga amat penting agar tidur tidak terganggu. Sebab, ketika level stres sedang naik, hal ini akan berimbas pada pola tidur. “Akibatnya akan meningkatkan tekanan di tempat kerja, kekhawatiran akan finansial dan stres akan pandemik, dan stresor lain akhirnya mengganggu kualitas tidur,” kata Annie Miller Psychoterapist sekaligus Ahli Pengobatan Tidur. (Baca juga: Miris, UU Ciptaker Tempatkan Pendidikan Sebagai Komoditas yang Diperdagangkan)
Hal ini dibuktikan lewat penelitian yang menemukan fakta bahwa tidur merupakan salah satu upaya terbaik dalam pencegahan penyakit. Sebaliknya, kurang tidur dapat meningkatkan risiko terserang penyakit sepertu flu misalnya. (Baca: Keajaiban Surah Al-Fatihah Menyembuhkan Penyakit dan Penawar Racun)
Nathaniel Watson, seorang neurologist dan sleep specialist dari University of Washington School of Medicine menjabarkan, kurang istirahat dapat menutup proses genetik yang spesifik di dalam sel. Hal ini berkaitan dengan sistem imunitas tubuh yang bertanggungjawab terhadap perlawanan infeksi dan penyakit.
Sebut saja flu, hingga penyakit kronik. "Sistem imunitas (daya tahan tubuh) tidak berfungsi sebagaimana harusnya apabila waktu tidur berkurang," ujar Watson dikutip dari laman Huffingtonpost.
Mengelola stres juga amat penting agar tidur tidak terganggu. Sebab, ketika level stres sedang naik, hal ini akan berimbas pada pola tidur. “Akibatnya akan meningkatkan tekanan di tempat kerja, kekhawatiran akan finansial dan stres akan pandemik, dan stresor lain akhirnya mengganggu kualitas tidur,” kata Annie Miller Psychoterapist sekaligus Ahli Pengobatan Tidur. (Baca juga: Miris, UU Ciptaker Tempatkan Pendidikan Sebagai Komoditas yang Diperdagangkan)
Lihat Juga :