Waspada! Seks Oral Bisa Sebabkan Kanker Tenggorokan
Jum'at, 09 Oktober 2020 - 15:35 WIB
loading...
Meskipun kehati-hatian selalu disarankan dalam hal perlindungan terhadap masalah kesehatan seksual, penting untuk mengetahui fakta-faktanya. / Foto: Ilustrasi/Daily Express
A
A
A
JAKARTA - Human papillomavirus (HPV) dapat menyebar selama seks oral sehingga meningkatkan kemungkinan kanker . Di Amerika Serikat, HPV adalah virus menular seksual yang paling umum. Kesehatan seksual menghadirkan berbagai risiko, tetapi mengkhawatirkan masalah kesehatan potensial dapat menurunkan keintiman di antara pasangan dan, pada akhirnya, kualitas hidup.
(Baca juga: Kurangi Risiko Kanker, Ini Beberapa Manfaat Kunyit Lainnya buat Kesehatan )
Meskipun kehati-hatian selalu disarankan dalam hal perlindungan terhadap masalah kesehatan seksual, penting untuk mengetahui fakta-faktanya. Meskipun merokok dan minum alkohol merupakan faktor risiko utama kanker tenggorokan , virus HPV juga dapat dikaitkan dengan kanker tenggorokan. Diperkirakan 35% kanker tenggorokan terkait dengan infeksi HPV.
HPV telah dibuktikan sebagai salah satu faktor risiko utama kanker mulut dan tenggorokan, yang dikenal sebagai kanker orofaring. Infeksi tidak secara langsung menyebabkan kanker mulut. Virus memicu perubahan pada sel yang terinfeksi. Materi genetik virus menjadi bagian dari sel kanker, menyebabkannya tumbuh. Hal ini dapat mengarah pada deteksi HPV pada orang yang menderita kanker yang disebabkan oleh faktor lain.
Nantinya, sel-sel tersebut bisa menjadi kanker. Namun, hanya sedikit orang dengan infeksi HPV yang akan mengembangkan kanker. Faktanya, tubuh membersihkan sekitar 90% dari infeksi HPV dalam waktu 2 tahun. Subtipe HPV yang ditemukan di mulut hampir semuanya ditularkan secara seksual, jadi kemungkinan penyebabnya adalah seks oral.
(Baca juga: Kurangi Risiko Kanker, Ini Beberapa Manfaat Kunyit Lainnya buat Kesehatan )
Meskipun kehati-hatian selalu disarankan dalam hal perlindungan terhadap masalah kesehatan seksual, penting untuk mengetahui fakta-faktanya. Meskipun merokok dan minum alkohol merupakan faktor risiko utama kanker tenggorokan , virus HPV juga dapat dikaitkan dengan kanker tenggorokan. Diperkirakan 35% kanker tenggorokan terkait dengan infeksi HPV.
HPV telah dibuktikan sebagai salah satu faktor risiko utama kanker mulut dan tenggorokan, yang dikenal sebagai kanker orofaring. Infeksi tidak secara langsung menyebabkan kanker mulut. Virus memicu perubahan pada sel yang terinfeksi. Materi genetik virus menjadi bagian dari sel kanker, menyebabkannya tumbuh. Hal ini dapat mengarah pada deteksi HPV pada orang yang menderita kanker yang disebabkan oleh faktor lain.
Nantinya, sel-sel tersebut bisa menjadi kanker. Namun, hanya sedikit orang dengan infeksi HPV yang akan mengembangkan kanker. Faktanya, tubuh membersihkan sekitar 90% dari infeksi HPV dalam waktu 2 tahun. Subtipe HPV yang ditemukan di mulut hampir semuanya ditularkan secara seksual, jadi kemungkinan penyebabnya adalah seks oral.
Lihat Juga :