Waspada! Seks Oral Bisa Sebabkan Kanker Tenggorokan
Jum'at, 09 Oktober 2020 - 15:35 WIB
loading...
A
A
A
Seperti mengutip Medical News Today, orang yang merokok cenderung tidak dapat membersihkan infeksi HPV karena merokok merusak sel kekebalan di kulit. Ini biasanya membantu melindungi dari kerusakan akibat virus. Dalam sebuah studi yang diterbitkan dalam New England Journal of Medicine pada 2007, para peneliti menyarankan bahwa orang yang melakukan seks oral dengan setidaknya enam pasangan berbeda memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker tenggorokan secara signifikan.
Tim merekrut 100 pasien yang baru-baru ini didiagnosis dengan kanker orofaring, serta kelompok kontrol yang terdiri dari 200 orang sehat. Mereka menemukan bahwa orang yang memiliki setidaknya enam pasangan seks oral selama hidup mereka 3,4 kali lebih mungkin terkena kanker tenggorokan. Mereka yang memiliki 26 atau lebih pasangan seks vaginal memiliki risiko 3,1 kali lipat terkena kanker tenggorokan.
(Baca juga: Orang Tua Harus Ekstra Perhatian Lindungi Anak dari Covid-19 )
Kehadiran HPV oral yang dapat menyebabkan kanker ditemukan dalam penelitian lain sebesar 14,9% pada pria yang merokok tembakau dan memiliki lebih dari lima pasangan seks oral. Pria dengan salah satu faktor risiko tersebut mengalami penurunan risiko kanker tenggorokan sebesar 7,3%. Prevalensi jauh lebih rendah untuk pria (1,7%) dan wanita (0,7%) yang memiliki satu pasangan seks oral seumur hidup atau kurang.
Tim merekrut 100 pasien yang baru-baru ini didiagnosis dengan kanker orofaring, serta kelompok kontrol yang terdiri dari 200 orang sehat. Mereka menemukan bahwa orang yang memiliki setidaknya enam pasangan seks oral selama hidup mereka 3,4 kali lebih mungkin terkena kanker tenggorokan. Mereka yang memiliki 26 atau lebih pasangan seks vaginal memiliki risiko 3,1 kali lipat terkena kanker tenggorokan.
(Baca juga: Orang Tua Harus Ekstra Perhatian Lindungi Anak dari Covid-19 )
Kehadiran HPV oral yang dapat menyebabkan kanker ditemukan dalam penelitian lain sebesar 14,9% pada pria yang merokok tembakau dan memiliki lebih dari lima pasangan seks oral. Pria dengan salah satu faktor risiko tersebut mengalami penurunan risiko kanker tenggorokan sebesar 7,3%. Prevalensi jauh lebih rendah untuk pria (1,7%) dan wanita (0,7%) yang memiliki satu pasangan seks oral seumur hidup atau kurang.
(nug)
Lihat Juga :