Mahasiswa Mencoba Berkebun, Supaya Hemat dan Dapat Uang
Rabu, 06 Mei 2020 - 16:00 WIB
loading...
A
A
A
Rhea juga bilang, bahwa berkebun sama sekali gak makan waktu dan bahkan bisa dijadikan terapi saat lagi capek atau pikiran penat. Menurutnya, melihat proses tanaman tumbuh dari benih hingga bisa dipanen adalah hal yang menakjubkan.
Saat ditanya soal kesulitan berkebun di tempat kos, Rhea mengatakan hampir gak ada. Paling hanya soal keterbatasan lahan yang bikin dia gak bisa menanam banyak tanaman.
![Mahasiswa Mencoba Berkebun, Supaya Hemat dan Dapat Uang]()
Foto: Dok. RheaLaras Thehawijaya
Berbeda dengan Rhea yang berkebun untuk konsumsi pribadi, Dwi Rangga Septiana Fajar, mahasiswa Arsitektur Lanskap di Institut Pertanian Bogor (IPB) memilih untuk menjadikan berkebun sebagai salah satu ladang bisnis.
![Mahasiswa Mencoba Berkebun, Supaya Hemat dan Dapat Uang]()
Foto: Dok.Dwi Rangga Septiana Fajar
“Gue tertarik banget sama tanaman tropis. Terus harga tanaman tropis, tuh, gak murah. Jadi, gue memperbanyak tanaman yang gue punya dengan teknik-teknik tertentu, terus gue jual. Nah, uang hasil jualannya gue beliin tanaman-tanaman tropis lain yang menarik,” ujar cowok yang akrab dipanggil Rangga itu.
Rangga memulai berkebun sejak 2019. Tanaman pertama yang ditanamnya adalah tanaman hias aglonema.
Menurutnya, untuk berkebun itu susah-susah gampang, ia sendiri banyak belajar lewat YouTube dan membaca artikel-artikel di internet. Selain itu, ia juga sering berguru pada pedagang tanaman hias yang ia temui.
![Mahasiswa Mencoba Berkebun, Supaya Hemat dan Dapat Uang]()
Foto: Dok.Dwi Rangga Septiana Fajar
Saat ditanya soal kesulitan berkebun di tempat kos, Rhea mengatakan hampir gak ada. Paling hanya soal keterbatasan lahan yang bikin dia gak bisa menanam banyak tanaman.

Foto: Dok. RheaLaras Thehawijaya
Berbeda dengan Rhea yang berkebun untuk konsumsi pribadi, Dwi Rangga Septiana Fajar, mahasiswa Arsitektur Lanskap di Institut Pertanian Bogor (IPB) memilih untuk menjadikan berkebun sebagai salah satu ladang bisnis.

Foto: Dok.Dwi Rangga Septiana Fajar
“Gue tertarik banget sama tanaman tropis. Terus harga tanaman tropis, tuh, gak murah. Jadi, gue memperbanyak tanaman yang gue punya dengan teknik-teknik tertentu, terus gue jual. Nah, uang hasil jualannya gue beliin tanaman-tanaman tropis lain yang menarik,” ujar cowok yang akrab dipanggil Rangga itu.
Rangga memulai berkebun sejak 2019. Tanaman pertama yang ditanamnya adalah tanaman hias aglonema.
Menurutnya, untuk berkebun itu susah-susah gampang, ia sendiri banyak belajar lewat YouTube dan membaca artikel-artikel di internet. Selain itu, ia juga sering berguru pada pedagang tanaman hias yang ia temui.

Foto: Dok.Dwi Rangga Septiana Fajar
Lihat Juga :