Rumah Mendiang Goo Hara Dirampok, Pelaku Diduga Orang Dekat
Senin, 12 Oktober 2020 - 15:45 WIB
loading...
A
A
A
Melansir laman Koreaboo pada Senin (12/10), dikatakan bahwa teman Goo Hara, K, yang tinggal bersamanya juga mengomentari perampokan tersebut. Dia mengatakan, telah mengetahui kejadian tersebut pada April 2020.
"Saya menemukan brankas itu hilang pada bulan April. Saya memeriksa CCTV bersama kakaknya. Ada adegan di mana pencuri mencoba menutupi lensa kamera dengan daun. Sepertinya mereka berusaha menyembunyikan identitas," kata K.
Pada pukul 12.30, video CCTV lain menunjukkan orang kedua menyeberang ke halaman depan rumah Goo Hara, lalu menuju pintu utama. Dia mencoba memasukkan kode sandi pintu, tetapi gagal membukanya. Sebaliknya, dia kemudian menempelkan wajah ke jendela untuk mengintip ke dalam. Setelah memastikan tidak ada orang di dalam saat itu, dia mencoba memasuki gedung lagi.
"Saya mengubah kata sandi setelah Goo Hara meninggal. Hanya Goo Ho In dan saya yang tahu sandinya. Saya pikir pencuri menekan kata sandi lama, yaitu 2 ** 2," jelas K.
Ada total empat kamera CCTV di rumah Goo Hara. Namun, hanya dua kamera CCTV yang bisa merekam pencurian di rumah tersebut. Setelah diperiksa lebih lanjut oleh seorang profesor, orang di dua kamera itu memakai sepatu yang sama. Ada juga kemiripan pada jaket yang dikenakan pria itu sehingga diduga hanya ada satu pencuri.
Ada lebih banyak alasan untuk percaya bahwa pencuri itu adalah kenalan Goo Hara. Pasalnya, di dalam brankas, Goo Hara menyimpan dokumen penting miliknya. Dulu, dia juga menyimpan ponsel lama di dalam sana. Baik Goo Ho In maupun K mengira pencurinya adalah seorang kenalan, karena mereka tahu kode sandi pintu rumah yang lama.
"Saya menemukan brankas itu hilang pada bulan April. Saya memeriksa CCTV bersama kakaknya. Ada adegan di mana pencuri mencoba menutupi lensa kamera dengan daun. Sepertinya mereka berusaha menyembunyikan identitas," kata K.
Pada pukul 12.30, video CCTV lain menunjukkan orang kedua menyeberang ke halaman depan rumah Goo Hara, lalu menuju pintu utama. Dia mencoba memasukkan kode sandi pintu, tetapi gagal membukanya. Sebaliknya, dia kemudian menempelkan wajah ke jendela untuk mengintip ke dalam. Setelah memastikan tidak ada orang di dalam saat itu, dia mencoba memasuki gedung lagi.
"Saya mengubah kata sandi setelah Goo Hara meninggal. Hanya Goo Ho In dan saya yang tahu sandinya. Saya pikir pencuri menekan kata sandi lama, yaitu 2 ** 2," jelas K.
Ada total empat kamera CCTV di rumah Goo Hara. Namun, hanya dua kamera CCTV yang bisa merekam pencurian di rumah tersebut. Setelah diperiksa lebih lanjut oleh seorang profesor, orang di dua kamera itu memakai sepatu yang sama. Ada juga kemiripan pada jaket yang dikenakan pria itu sehingga diduga hanya ada satu pencuri.
Ada lebih banyak alasan untuk percaya bahwa pencuri itu adalah kenalan Goo Hara. Pasalnya, di dalam brankas, Goo Hara menyimpan dokumen penting miliknya. Dulu, dia juga menyimpan ponsel lama di dalam sana. Baik Goo Ho In maupun K mengira pencurinya adalah seorang kenalan, karena mereka tahu kode sandi pintu rumah yang lama.
Lihat Juga :