50 Tahun, #YamahaMusik50 Menginspirasi lewat Suara dan Musik
Selasa, 13 Oktober 2020 - 10:37 WIB
loading...
Dalam kiprahnya selama 50 tahun di Indonesia, Yamaha Musik banyak terlibat dalam berbagai kegiatan musik. Salah satunya kompetisi band Light Music Contest. Foto/Istimewa.
A
A
A
JAKARTA - Dalam kiprahnya selama 50 tahun di Indonesia, Yamaha Musik telah banyak terlibat dalam berbagai kegiatan musik baik menjadi penyelenggara, sebut saja kompetisi band Light Music Contest yang kemudian berganti nama menjadi Band Explosion, dimana banyak musisi ternama Indonesia ikut berpartisipasi, antara lain Yovie Widianto (Kahitna), Trie Utami (Krakatau Band), Ruth Sahanaya, Emerald dan beberapa musisi Indonesia lainnya.
Yamaha juga menjadi sponsor acara musik berskala nasional hingga internasional, seperti Festival Lagu Populer Tingkat Nasional yang sangat terkenal pada masanya serta Java Jazz Festival. (Baca juga: Melly Goeslaw Tegaskan Omnibus Law Tidak Terkait Keluarga Goeslaw )
Perjalanan 50 tahun menapaki music Indonesia, diawali Yamaha ketika perusahaan asal Jepang ini tertarik menjalin kerja sama dalam pengembangan pendidikan popularisasi musik di Indonesia. Dari sinilah Yamaha Musik memulai sejarah perjalanannya di Indonesia sebagai perusahaan yang ingin dapat menginspirasi masyarakat di tanah air dan membantu mereka melangkah maju dalam mengekpresikan kepribadian, emosi dan kreativitas mereka.
Pada 1970, Mr. Yasuke Sato (perwakilan Yamaha Jepang) bertemu dengan Sri Sultan Hamengkubuwono IX untuk membicarakan kemungkinan jalinan kerja sama mengenai popularisasi musik di Indonesia.
Pada pertemuan tersebut Sri Sultan mengatakan bahwa yang beliau tahu hanyalah kesenian tradisional, karena hal tersebut kemudian Sri Sultan merekomendasikan sebuah nama yaitu Jenderal Polisi Hoegeng Iman Santoso, sebagai seseorang yang tepat untuk memulai kerjasama tersebut dan melalui kecintaan beliau terhadap musik, terbentuklah Yayasan Musik Yamaha, kemudian berganti nama menjadi Yayasan Musik Indonesia.
Yamaha juga menjadi sponsor acara musik berskala nasional hingga internasional, seperti Festival Lagu Populer Tingkat Nasional yang sangat terkenal pada masanya serta Java Jazz Festival. (Baca juga: Melly Goeslaw Tegaskan Omnibus Law Tidak Terkait Keluarga Goeslaw )
Perjalanan 50 tahun menapaki music Indonesia, diawali Yamaha ketika perusahaan asal Jepang ini tertarik menjalin kerja sama dalam pengembangan pendidikan popularisasi musik di Indonesia. Dari sinilah Yamaha Musik memulai sejarah perjalanannya di Indonesia sebagai perusahaan yang ingin dapat menginspirasi masyarakat di tanah air dan membantu mereka melangkah maju dalam mengekpresikan kepribadian, emosi dan kreativitas mereka.
Pada 1970, Mr. Yasuke Sato (perwakilan Yamaha Jepang) bertemu dengan Sri Sultan Hamengkubuwono IX untuk membicarakan kemungkinan jalinan kerja sama mengenai popularisasi musik di Indonesia.
Pada pertemuan tersebut Sri Sultan mengatakan bahwa yang beliau tahu hanyalah kesenian tradisional, karena hal tersebut kemudian Sri Sultan merekomendasikan sebuah nama yaitu Jenderal Polisi Hoegeng Iman Santoso, sebagai seseorang yang tepat untuk memulai kerjasama tersebut dan melalui kecintaan beliau terhadap musik, terbentuklah Yayasan Musik Yamaha, kemudian berganti nama menjadi Yayasan Musik Indonesia.
Lihat Juga :