Joe Taslim Ungkap Perbedaan Industri Film Hollywood dan Asia
Selasa, 13 Oktober 2020 - 19:37 WIB
loading...
A
A
A
Kendati demikian, Joe Taslim merasakan salah satu keunggulan Hollywood, yakni dari cara kerja cepat. "Anda tidak bisa syuting lebih dari delapan jam. Itu harus cepat karena ini melibatkan banyak uang," tandasnya.
Sementara itu, film The Swordsman menjadi pengalaman yang cukup berat bagi Joe Taslim. Dalam film yang dibintangi aktor Korsel, Jang Hyuk tersebut, Joe harus berdialog menggunakan bahasa yang baru saja dia pelajari, yakni bahasa Korea .
Dia mengaku penguasaan bahasa menjadi pelajaran utamanya, selain riset tentang dinasti di Korsel yang menjadi bagian cerita film The Swordsman. "Saya perlu memahami strukturnya karena saya tidak dapat benar-benar bisa menguasai itu dalam waktu singkat," ungkapnya.
"Jadi selama tiga bulan produksi, fokus saya adalah saya mengatakan semua dialog saya, memahami maksud yang saya katakan, dan mencoba menyelaraskan cara penyampaiannya," sambungnya.
Beruntung, orang-orang di sekitar tim produksi, mulai dari pemain, kru, hingga sutradara, sangat membantunya untuk bisa memerankan karakternya ini dengan baik. "Semua orang, mereka ingin saya bisa mendapatkan yang terbaik. Menghormati semua energi baik itu, saya seperti, 'Semua orang mempercayai saya, jadi saya perlu memberikan yang terbaik'. Tanpa mereka, tidak mungkin bagi saya untuk bermain Gurutai," tuturnya.
Sementara itu, film The Swordsman menjadi pengalaman yang cukup berat bagi Joe Taslim. Dalam film yang dibintangi aktor Korsel, Jang Hyuk tersebut, Joe harus berdialog menggunakan bahasa yang baru saja dia pelajari, yakni bahasa Korea .
Dia mengaku penguasaan bahasa menjadi pelajaran utamanya, selain riset tentang dinasti di Korsel yang menjadi bagian cerita film The Swordsman. "Saya perlu memahami strukturnya karena saya tidak dapat benar-benar bisa menguasai itu dalam waktu singkat," ungkapnya.
"Jadi selama tiga bulan produksi, fokus saya adalah saya mengatakan semua dialog saya, memahami maksud yang saya katakan, dan mencoba menyelaraskan cara penyampaiannya," sambungnya.
Beruntung, orang-orang di sekitar tim produksi, mulai dari pemain, kru, hingga sutradara, sangat membantunya untuk bisa memerankan karakternya ini dengan baik. "Semua orang, mereka ingin saya bisa mendapatkan yang terbaik. Menghormati semua energi baik itu, saya seperti, 'Semua orang mempercayai saya, jadi saya perlu memberikan yang terbaik'. Tanpa mereka, tidak mungkin bagi saya untuk bermain Gurutai," tuturnya.
Lihat Juga :