Joe Taslim Ungkap Perbedaan Industri Film Hollywood dan Asia

Selasa, 13 Oktober 2020 - 19:37 WIB
loading...
Joe Taslim Ungkap Perbedaan...
Tidak hanya di Indonesia, Joe Taslim juga sukses membintangi film Hollywood, dan bahkan terbaru aktor 39 tahun itu turut terlibat dalam film Korea Selatan. / Foto: Instagram @joe_taslim
A A A
JAKARTA - Johannes Taslim atau yang dikenal Joe Taslim merupakan aktor laga yang kemampuannya sudah tidak diragukan lagi. Tidak hanya di Indonesia, Joe Taslim juga sukses membintangi film Hollywood , dan bahkan terbaru aktor 39 tahun itu turut terlibat dalam film Korea Selatan berjudul The Swordsman.

(Baca juga: Bintangi Film Korea, Joe Taslim Pamerkan Kepiawaian Bermain Pedang )

Seperti diketahui, Joe Taslim pernah memerankan karakter Jah dalam film Fast n Furious 6. Selain itu, aktor yang mengawali kariernya sebagai atlet beladiri ini juga hadir di film Mortal Kombat sebagai Sub Zero. Mortal Kombat dijadwalkan rilis pada tahun depan.

Joe Taslim pun membagikan pengalaman keterlibatannya tampil di industri-industri film yang berbeda. "Industri film Hollywood sangat berbeda karena industrinya sudah raksasa dan ada pendekatan dari segi bisnis. Sedangkan Korea Selatan terus berkembang, dan di Asia, Indonesia atau Korea Selatan relationship kekeluargaannya sangat kuat, enggak melulu bicara bisnis jadi terasa kekeluargaan di dalamnya," terangnya dalam jumpa pers virtual, Senin (13/10).

Kemudian, dia menjabarkan sejumlah kesamaan produksi film di Korea dan Indonesia, yakni rasa hormat yang tinggi pada semua orang yang terlibat. "Saya pikir getaran keluarga di Korea dan Indonesia lebih kuat dibandingkan dengan Hollywood ," tukasnya.

Kendati demikian, Joe Taslim merasakan salah satu keunggulan Hollywood, yakni dari cara kerja cepat. "Anda tidak bisa syuting lebih dari delapan jam. Itu harus cepat karena ini melibatkan banyak uang," tandasnya.

Sementara itu, film The Swordsman menjadi pengalaman yang cukup berat bagi Joe Taslim. Dalam film yang dibintangi aktor Korsel, Jang Hyuk tersebut, Joe harus berdialog menggunakan bahasa yang baru saja dia pelajari, yakni bahasa Korea .

Dia mengaku penguasaan bahasa menjadi pelajaran utamanya, selain riset tentang dinasti di Korsel yang menjadi bagian cerita film The Swordsman. "Saya perlu memahami strukturnya karena saya tidak dapat benar-benar bisa menguasai itu dalam waktu singkat," ungkapnya.

"Jadi selama tiga bulan produksi, fokus saya adalah saya mengatakan semua dialog saya, memahami maksud yang saya katakan, dan mencoba menyelaraskan cara penyampaiannya," sambungnya.

Beruntung, orang-orang di sekitar tim produksi, mulai dari pemain, kru, hingga sutradara, sangat membantunya untuk bisa memerankan karakternya ini dengan baik. "Semua orang, mereka ingin saya bisa mendapatkan yang terbaik. Menghormati semua energi baik itu, saya seperti, 'Semua orang mempercayai saya, jadi saya perlu memberikan yang terbaik'. Tanpa mereka, tidak mungkin bagi saya untuk bermain Gurutai," tuturnya.

Di sisi lain, Jang Hyuk memberikan pujiannya kepada Joe Taslim. Menurutnya, Joe Taslim merupakan aktor yang berada di tingkat lain. "Dia dari Indonesia, dia pernah jadi atlet nasional untuk judo. Levelnya memang beda," ucapnya.

(Baca juga: Tampil dalam Film Korea Swords Man, Joe Taslim Berharap Ditonton Masyarakat Indonesia )

Selama menjalani proses syuting, Jang Hyuk menuturkan jika tidak mengalami banyak kendala karena perbedaan bahasa. "Kami lebih banyak berkomunikasi dengan bahasa tangan, jadi kami tidak mengalami kendala bahasa," kata dia.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Industri Perfilman Indonesia...
Industri Perfilman Indonesia Masuki Era Baru Pendanaan Digital, Puluhan Proyek Film Siap Dikembangkan
Didukung BNN, Sarah...
Didukung BNN, Sarah Sechan Cegah Narkotika Masuk Dunia Anak lewat Film Maju
Berangkat dari Kisah...
Berangkat dari Kisah Viral, Cerita Lila Menjelma Jadi Horor Layar Lebar
Lagu-lagu Sheila On...
Lagu-lagu Sheila On 7 Jadi Jembatan Emosi di Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis
Pembuktian Irish Bella...
Pembuktian Irish Bella jadi Produser di Film Horor Dosa, Tayang 11 Juni
Film Menjadi Medium...
Film Menjadi Medium Inklusi, Empati, dan Ruang Kolaborasi bagi Anak Muda Indonesia
Ketika Karakter Marvel...
Ketika Karakter Marvel dan Star Wars Dibajak oleh AI Seedance 2.0, Hollywood Marah Besar
Amar Bank–JAFF Market...
Amar Bank–JAFF Market Dorong Film Indonesia Go Global
Film Laga-Drama “BELIEVE...
Film Laga-Drama BELIEVE – Takdir, Mimpi, Keberanian Gelar Gala Premier di Jakarta
Rekomendasi
Gol Jonathan Tah Dibatalkan,...
Gol Jonathan Tah Dibatalkan, VAR Rampas Mimpi Jerman?
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Putusan Kasus Chromebook Hari Ini
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Berita Terkini
Ruben Onsu Siap Daftarkan...
Ruben Onsu Siap Daftarkan Gugatan Hak Asuh Anak Usai Pulang Umrah
Kasus Hanania Group,...
Kasus Hanania Group, Awkarin Tegaskan Kerja Sama Hanya Barter Fasilitas Umrah
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan...
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan soal Kerja Sama dengan Hanania Group
Gaya Hidup Sehat, Konsumen...
Gaya Hidup Sehat, Konsumen Perkotaan Kian Selektif Pilih Pangan Harian
Kisah Inspiratif Suparto:...
Kisah Inspiratif Suparto: Bangkit dari Keterbatasan Lewat Konten eFootball Timnas
5 Artis yang Ramaikan...
5 Artis yang Ramaikan HYROX Jakarta 2026, Luna Maya hingga Cinta Laura
Infografis
5 Presiden dan Ibu Negara...
5 Presiden dan Ibu Negara Miliki Perbedaan Usia Sangat Jauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved