Robert Pattinson Kembali Syuting Film The Batman
Rabu, 14 Oktober 2020 - 09:52 WIB
loading...
Robert Pattinson menjalani syuting The Batman di Liverpool, Inggris. Foto/Gettyimages.co.uk
A
A
A
JAKARTA - Aktor Robert Pattinson terlihat kembali menjalani syuting film "The Batman" untuk pertama kali setelah produksi ditutup karena infeksi COVID-19. Syuting secara resmi dilanjutkan pada 17 September lalu, setelah menghentikan produksi selama dua minggu ketika Pattinson dinyatakan positif terkena virus corona baru.
Pada Senin (12/10) lalu aktor 34 tahun itu terlihat di luar St. George Hall, Liverpool, Inggris, sedang merekam adegan pemakaman. Pattinson yang memerankan tokoh Bruce Wayne terlihat mengenakan setelan serbahitam.
(Baca Juga: Vision+ Hadirkan Original Pictures Perdana Bergenre Horor Komedi "Twisted" )
Warner Bros juga melibatkan sekitar 100 pemain tambahan untuk adegan tersebut. Tentu saja pemandangan itu sangat mengejutkan beberapa orang mengingat lonjakan kasus virus corona di Inggris baru-baru ini.
“Beberapa dari kami terkejut bahwa sekitar 100 orang yang berbasis di sebuah studio film di Hertfordshire diminta untuk pergi ke daerah berisiko tinggi di North West,” kata seorang sumber kepada Mail Online, seperti dilansir dari New York Post.
"Namun, agar adil untuk perusahaan produksi, mereka melakukan tes virus corona," lanjutnya.
Syuting film senilai 100 juta pounds ini diperkirakan berlangsung sekitar seminggu dengan melibatkan sekitar 100 aktor dan kru yang mematuhi aturan karantina ketat.
Pada Senin (12/10) lalu aktor 34 tahun itu terlihat di luar St. George Hall, Liverpool, Inggris, sedang merekam adegan pemakaman. Pattinson yang memerankan tokoh Bruce Wayne terlihat mengenakan setelan serbahitam.
(Baca Juga: Vision+ Hadirkan Original Pictures Perdana Bergenre Horor Komedi "Twisted" )
Warner Bros juga melibatkan sekitar 100 pemain tambahan untuk adegan tersebut. Tentu saja pemandangan itu sangat mengejutkan beberapa orang mengingat lonjakan kasus virus corona di Inggris baru-baru ini.
“Beberapa dari kami terkejut bahwa sekitar 100 orang yang berbasis di sebuah studio film di Hertfordshire diminta untuk pergi ke daerah berisiko tinggi di North West,” kata seorang sumber kepada Mail Online, seperti dilansir dari New York Post.
"Namun, agar adil untuk perusahaan produksi, mereka melakukan tes virus corona," lanjutnya.
Syuting film senilai 100 juta pounds ini diperkirakan berlangsung sekitar seminggu dengan melibatkan sekitar 100 aktor dan kru yang mematuhi aturan karantina ketat.
Lihat Juga :