Bocor Lagi, 13 Juta Data Bukalapak Diduga Dijual di Dark Web
Rabu, 06 Mei 2020 - 23:34 WIB
loading...
A
A
A
Ini bukan kali peratama Bukalapak diterpa kabar kebocoran data. Awal Maret tahun lalu, seorang hacker mengaku membobol 27 juta akun dari enam situs web, 13 juta akun di antaranya berasal dari platform e-commerce Bukalapak.
CEO Bukalapak, Rachmat Kaimuddin melalui keterangan resminya menjabarkan sistem pengamanan mulai penerimaan data hingga dalam penggunaannya. Seluruh tahapan menggunakan metode mutakhir dengan perlindungan berlapis yang tak mudah diretas.
Meskipun begitu, Bukalapak tetap mengingatkan pelanggannya untuk perlu melakukan langkah-langkah pencegahan seperti penggantian password secara berkala dan mengaktifkan verifikasi dua langkah.
"Sebagai mitra jutaan UMKM, Bukalapak akan berupaya sekuat tenaga guna memastikan bangsa Indonesia dapat terus memiliki pilihan dan kesempatan untuk semua orang supaya bisa hidup lebih baik," tutup Rachmat Kaimuddin.
CEO Bukalapak, Rachmat Kaimuddin melalui keterangan resminya menjabarkan sistem pengamanan mulai penerimaan data hingga dalam penggunaannya. Seluruh tahapan menggunakan metode mutakhir dengan perlindungan berlapis yang tak mudah diretas.
Meskipun begitu, Bukalapak tetap mengingatkan pelanggannya untuk perlu melakukan langkah-langkah pencegahan seperti penggantian password secara berkala dan mengaktifkan verifikasi dua langkah.
"Sebagai mitra jutaan UMKM, Bukalapak akan berupaya sekuat tenaga guna memastikan bangsa Indonesia dapat terus memiliki pilihan dan kesempatan untuk semua orang supaya bisa hidup lebih baik," tutup Rachmat Kaimuddin.
(muh)
Lihat Juga :