Jangan Tunda Imunisasi Anak Saat Pandemi Covid-19
Selasa, 20 Oktober 2020 - 09:45 WIB
loading...
A
A
A
IDAI meminta orang tua tidak menunda imunisasi anak demi kemaslahatan bersama. Ketika menunda imunisasi, risiko terjadinya wabah suatu penyakit menular bertambah. Makin banyak orang menunda imunisasi, makin besarlah risiko tersebut. Sebab, imunisasi pada dasarnya bertujuan mencegah kemunculan wabah. (Baca juga: Wawancara Beasiswa Unggulan Kemendikbud Dilaukan Daring)
Sementara itu, Kementerian Kesehatan dan IDAI telah menyusun jadwal imunisasi anak sesuai dengan usianya. Pemberian imunisasi tepat jadwal penting untuk memastikan efektivitas vaksin tersebut.
Pandemi Covid-19 bisa memicu pandemi penyakit lain akibat turunnya angka imunisasi anak. Bila terjadi dua pandemi atau lebih dalam waktu bersamaan, tak terbayangkan dampak yang terasa oleh masyarakat.
IDAI menyarankan, jika memang harus menunda imunisasi anak, jangan sampai melewati jadwal rekomendasi. Ada pilihan imunisasi kejar atau catch-up immunization, yakni imunisasi untuk mengejar atau melengkapi imunisasi yang tertunda. (Lihat videonya: Diduga Depresi Sekolah Daring, Pelajar Nekat Bunuh Diri)
Contohnya anak telat atau belum menerima vaksin campak ketika umurnya 9-12 bulan. Orang tua bisa mengikutkan sang anak imunisasi campak kemudian hari, Ikuti panduan IDAI untuk mendapatkan rekomendasi imunisasi kejar yang sesuai. (Iman Firmansyah)
Sementara itu, Kementerian Kesehatan dan IDAI telah menyusun jadwal imunisasi anak sesuai dengan usianya. Pemberian imunisasi tepat jadwal penting untuk memastikan efektivitas vaksin tersebut.
Pandemi Covid-19 bisa memicu pandemi penyakit lain akibat turunnya angka imunisasi anak. Bila terjadi dua pandemi atau lebih dalam waktu bersamaan, tak terbayangkan dampak yang terasa oleh masyarakat.
IDAI menyarankan, jika memang harus menunda imunisasi anak, jangan sampai melewati jadwal rekomendasi. Ada pilihan imunisasi kejar atau catch-up immunization, yakni imunisasi untuk mengejar atau melengkapi imunisasi yang tertunda. (Lihat videonya: Diduga Depresi Sekolah Daring, Pelajar Nekat Bunuh Diri)
Contohnya anak telat atau belum menerima vaksin campak ketika umurnya 9-12 bulan. Orang tua bisa mengikutkan sang anak imunisasi campak kemudian hari, Ikuti panduan IDAI untuk mendapatkan rekomendasi imunisasi kejar yang sesuai. (Iman Firmansyah)
(ysw)
Lihat Juga :